• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Mafia Minyak Goreng Bisa Didenda Rp 50 Miliar

Mendagri Instruksikan Semua Sekda Pimpin Operasi Pasar

by Redaksi Bontang Post
23 Maret 2022, 09:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Jakarta. (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Jakarta. (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta satgas pangan pemerintah daerah (pemda) memantau ketat suplai dan distribusi pangan. Sebab, menjelang Ramadan, sering terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengatakan, satgas daerah harus terus bergerak.

Sebab, momen saat ini tengah berada dalam fase kritis karena Ramadan sudah dekat. “Awal April ini sudah masuk puasa, kecenderungan naik 10 persen menjelang Ramadan,” ujarnya Senin (21/3).

Satgas diminta mengontrol suplai pangan yang menumpuk. Mereka juga didorong untuk berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polri. Dengan begitu, apabila ada pelanggaran, segera dilakukan penindakan.

Suhajar menegaskan, distribusi pangan di lapangan juga wajib dipantau. Satgas diharapkan melakukan pendekatan persuasif guna memastikan kebutuhan pangan, terutama sembako, dapat tersalurkan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ibu Rumah Tangga Meninggal saat Antre Minyak Goreng di Berau

’’Hari ini operasi kita adalah bagaimana agar distribusi itu bergerak dengan cepat dan minyak goreng serta gula itu cepat sampai ke konsumen yang membutuhkan,’’ imbuhnya.

Karena itu, berdasar arahan Mendagri, Suhajar meminta jajaran sekretaris daerah, baik di provinsi, kabupaten, maupun kota, agar dapat memimpin operasi pasar. Harapannya, persoalan pangan seperti kelangkaan barang yang kerap terjadi di pasar dapat terselesaikan dengan baik.

’’Ini mari kita anggap sebagai ibadah. Karena kalau kita mampu menstabilkan harga pangan yang terjangkau kepada rakyat dan rakyat merasa terlindungi oleh negara, mereka akan mendoakan kita,” tegas Suhajar.

Melambungnya harga bahan kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng, menjadi sorotan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI). Ketua BEM UI Bayu Satria Utomo mengatakan, krisis minyak goreng tidak akan separah seperti saat ini jika pemerintah memiliki skenario mitigasi. Jika ditarik ke belakang, terjadi kenaikan cukup signifikan terhadap harga CPO di dunia.

Baca Juga:  Menko Luhut Perintahkan Hapus Minyak Goreng Curah

’’Harga CPO naik sekitar 29 persen selama 2021,’’ katanya kemarin (21/3). Dari kondisi tersebut, produsen CPO di Indonesia lebih memilih menjual ke luar negeri. Sehingga membuat produsen minyak goreng di Indonesia membeli bahan baku dengan harga tinggi.

Pemerintah seperti kaget, kemudian menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng. Misalnya, untuk minyak goreng kemasan, HET-nya dipatok Rp 14.000 per liter. Kebijakan itu ternyata membuat minyak goreng langka di pasaran. Selama beberapa pekan banyak ditemukan rak minyak goreng di toko modern kosong.

Sementara itu, Satgas Pangan Polri masih berupaya mendeteksi dugaan pelanggaran hukum dalam kelangkaan minyak goreng (migor). Kasatgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika memberikan peringatan terhadap setiap orang yang mengambil keuntungan di tengah kelangkaan migor.

Baca Juga:  Agus Haris Kritisi Kartu Vaksin Jadi Syarat Beli Minyak Goreng Murah

Dia menuturkan, Polri mendukung penuh pemerintah dalam upaya menjamin ketersediaan dan kestabilan harga pangan, termasuk migor. ’’Saya ingatkan ada ancaman hukuman untuk mafia pangan,’’ tegasnya dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dalam pasal 107 Undang-Undang 7/2014 tentang Perdagangan, disebutkan bahwa mafia pangan bisa dijerat dengan hukuman penjara dan denda maksimal Rp 50 miliar. “Pada pasal 29 ayat 1 melarang pelaku usaha menyimpan barang pokok dengan jumlah tertentu saat terjadi kelangkaan,” jelasnya.

Satgas secara rutin melakukan evaluasi terkait perkembangan stok, distribusi, dan harga bahan pokok. ’’Satgas pangan tidak bisa bekerja sendiri, butuh kerja sama semua pihak menjaga stabilitas harga,’’ ungkapnya. (jawapos)

Tags: minyak goreng
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Vonis Hakim Kasus Lahan Bandara Terlalu Ringan, JPU Tempuh Banding

Next Post

Tol IKN Mulai Dibangun Juni 2022, Telan Anggaran Rp 27,49 Triliun

Related Posts

Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Nasional

Susul Beras, Harga Minyak Goreng Mulai Naik Pekan Ini

29 Februari 2024, 19:15
Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Nasional

Ritel Ancam Setop Beli Minyak Goreng dari Produsen Jika Pemerintah Tak Bayar Utang Rp 344 Miliar

4 Mei 2023, 18:15
Pedagang Belum Siap Jual Minyak Goreng Pakai Aplikasi
Nasional

Pedagang Belum Siap Jual Minyak Goreng Pakai Aplikasi

4 Juli 2022, 15:58
Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Nasional

Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

28 Juni 2022, 16:30
Gelapkan 4 Tangki Minyak Sawit, 2 Sopir Ditangkap, 2 Masuk DPO
Kriminal

Gelapkan 4 Tangki Minyak Sawit, 2 Sopir Ditangkap, 2 Masuk DPO

19 Juni 2022, 12:09
Menko Luhut Perintahkan Hapus Minyak Goreng Curah
Nasional

Menko Luhut Perintahkan Hapus Minyak Goreng Curah

17 Juni 2022, 14:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.