• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Mana Lebih Tepat untuk Anak, Susu Sapi atau Susu Kedelai?

by M Zulfikar Akbar
8 Februari 2019, 18:30
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi. (fakta.news)

Ilustrasi. (fakta.news)

Share on FacebookShare on Twitter

Para ahli dan organisasi kesehatan merekomendasikan pemberian ASI kepada anak selama enam bulan pertama, dan bisa dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun atau lebih.

Bagi anak yang sudah berhenti minum ASI, biasanya orang tua akan memberikan susu sapi atau susu kedelai sebagai gantinya.

Terkadang sebagai orang tua, Anda mungkin bingung dengan banyaknya produk susuyang tersedia di pasaran. Tapi, susu untuk anak seperti apakah yang lebih tepat diberikan untuk si kecil? Biasanya, para orang tua kerap merasa bimbang antara memilih susu sapi atau susu kedelai.

Pilih susu sapi atau susu kedelai?

Di masa lalu, pilihan susu untuk anak tidak terlalu banyak, sehingga susu sapi menjadi salah satu pilihan populer. Susu formula yang banyak dikonsumsi di masa sekarang pun berbahan dasar susu sapi. Karena itu, tak heran susu sapi masih sering kali diberikan pada anak hingga saat ini.

Meski begitu, kini susu kedelai tengah menjadi produk susu yang dilirik para orang tua. Bila dilihat dari bahannya, kedelai merupakan salah jenis kacang yang biasa dikonsumsi sehari-hari, misalnya saja dalam bentuk tahu atau tempe. Jika dihancurkan, kacang ini dapat menghasilkan susu kedelai.

Baca Juga:  Ini Solusi Jitu Atasi Kutu Rambut

Saat ini, susu kedelai dipilih sebagai asupan alternatif bagi anak-anak yang memiliki alergi susu sapi. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan. Karena diperkirakan setengah dari anak dengan alergi susu sapi juga bisa bereaksi terhadap susu kedelai.

Susu sapi mengandung berbagai nutrisi. Umumnya, dalam satu cangkir susu sapi terkandung 146 kalori dengan kandungan protein 8 g, lemak 8 g (biasanya lemak jenuh), dan karbohidrat 13 g. Susu sapi tidak mengandung zat besi.

Pada susu kedelai, umumnya dalam satu cangkir susu kedelai terkandung 100 kalori dengan kandungan protein 8 g, lemak 4 g (biasanya lemak tak jenuh), dan karbohidrat atau gula 4 g.

Jika dibandingkan, jumlah kalori yang diberikan susu sapi lebih banyak daripada susu kedelai. Selain itu, kandungan lemak pada susu sapi pun lebih banyak. Walau lemak sering kali dikaitkan dengan zat yang tidak menyehatkan, namun pada anak-anak, konsumsi lemak justru sangat dibutuhkan.

Baca Juga:  Cegah DBD, Diskes Bentuk Jumantik Cilik

Adanya konsumsi sumber lemak yang sesuai dengan rekomendasi kebutuhan harian pada anak-anak akan membantu perkembangan otaknya.

Oleh karena itu, konsumsi susu kedelai tidak disarankan bagi anak di bawah dua tahun, mengingat perkembangan otak anak berjalan dengan pesat pada dua tahun pertama kehidupannya.

Apabila anak alergi susu sapi

Selain lemak, terdapat beberapa perbedaan kandungan gizi antara susu sapi dan susu kedelai. Misalnya, susu kedelai umumnya tidak mengandung vitamin A, D dan B sementara susu sapi memiliki vitamin-vitamin tersebut. Namun, bagi anak yang alergi susu sapi, orang tua biasanya akan memilih susu kedelai.

Jika ingin memberi anak susu kedelai, pastikan pilih produk yang sudah terfortifikasi dengan vitamin tersebut. Kandungan kalsium pada susu sapi umumnya lebih banyak daripada susu kedelai. Oleh karena itu, kalsium pun sering kali ditambahkan pada kemasan susu kedelai.

Di sisi lain, susu kedelai mengandung phytate, yaitu suatu zat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium. Jadi, jika Anda memilih susu kedelai untuk anak, pastikan ia banyak makan atau minum sumber vitamin C bersamaan dengan konsumsi susu kedelai untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuhnya.

Baca Juga:  Makan Es Krim Saat Haid Picu Kanker Serviks?

Sebuah studi menemukan konsumsi susu dapat memengaruhi tinggi anak. Dalam penelitian tersebut, anak berusia 3 tahun yang biasa mengonsumsi tiga cangkir susu sapi dalam satu hari, ternyata lebih tinggi 1,5 cm dibandingkan teman sebayanya yang mengkonsumsi tiga cangkir susu selain susu sapi dalam satu hari.

Diperkirakan, hasil ini berkaitan dengan jumlah protein dan lemak yang ditemukan lebih banyak pada susu sapi. Dari kandungan di dalamnya, susu sapi memang lebih baik daripada jenis susu lainnya. Tapi, apabila anak alergi terhadap susu sapi, tidak masalah bila minum susu kedelai.

Jadi, memilih susu sapi atau susu kedelai untuk anak tergantung pada berbagai pertimbangan. Misalnya saja usia anak (apakah di bawah atau di atas dua tahun), adanya alergi terhadap susu sapi, pola makan anak, dan sebagainya. Oleh karena sejumlah pertimbangan tersebut, maka pilihlah susu yang sesuai untuk si Kecil agar tumbuh kembang anak optimal.(NP/RVS/klikdokter)

Tags: anakkesehatansusu kedelaisusu sapi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penderita Mag, Hindari Konsumsi 4 Makanan ini

Next Post

Bendungan Marangkayu Dibangun, PDAM Bontang Bakal Dapat Air Baku

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.