• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Marak Produk ‘Haram’, MUI Minta Masyarakat Waspada

by BontangPost
22 Agustus 2017, 12:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Produk tak berlabel halal tengah marak beredar di Kutim. Hampir ada disemua toko tradisional maupun modern. Diantara produk tersebut ialah permen tengkorak asal Cina.

Padahal, hal ini bertentangan dengan peraturan. Dengan tegas dikatakan jika produk yang masuk, diedarkan, dan diperdagangkan di Indonesia termasuk Kutim wajib berlabel halal.

Banyak yang membahas hal ini. Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Dijelaskan bahwa, produk halal adalah barang dan atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga:  PKH Harus Diterima Ibu-Ibu

Berdasarkan hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kutim meminta kepada masyarakat untuk ekstra waspada terhadap produk yang meragukan. Satu diantaranya tak berlabel halal.

“Kami minta kepada masyarakat untuk jeli dalam membeli produk. Lihat kemasan dan label halalnya. Jika tidak berlabel jangan dibeli,” pinta Ketua MUI Muhammad Adam.

Untuk mengantisipasi hal itu, dirinya berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bisa bertindak. Sehingga masyarakat bisa terbebas dari belenggu produk tersebut.

“Kan jelas kalau tak ada label halalnya dilarang jual secara bebas. Seharusnya sebelum masuk itu diseleksi dulu. Baik dalam terlebih dari luar,” pintanya.

Dalam waktu dekat ini juga pihaknya berencana mensosialisasikan produk berlabel halal. Sehingga masyarakat tahu manfaat dan pentingnya label tersebut.

Baca Juga:  ‘Keker’ Penyebar Hoax, Konsekuensi Hukum Mananti 

“Kami juga berharap Kutim memiliki kewenangan untuk memberi label sendiri kepada produk di Kutim. Karena selama ini masih ke Provinsi. Sehingga cukup menyulitkan,” katanya. (dy)

Tags: Produk HaramSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkab Gelar Panggung Kebudayaan  

Next Post

Kemendag Minta Kutim Bangun Pergudangan

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.