• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Masalah KDRT Jadi Perhatian Paslon

by Fitri Wahyuningsih
21 November 2020, 14:48
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi KDRT

Ilustrasi KDRT

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id –  Angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Bontang terus naik kurun 2 tahun terakhir. Pada 2019, tercatat ada 40 kasus. Sementara pada 2020 naik 79 kasus.

Persoalan sosial lain yang membelenggu perempuan dan anak di Bontang ialah meningkatnya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung perceraian. Banyak pelaku usaha yang mempekerjakan anak di bawah umur. Hingga prostitusi dan perdagangan perempuan.

“Apa peran dan program yang Anda siapkan untuk menghadirkan peran negara terhadap persoalan ini,” tanya Najirah kepada pasangan Neni-Joni.

Neni mengatakan, pihaknya komitmen terhadap isu perempuan dan anak. Dimulai dengan memisahkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPKB) Bontang dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Agar tugas dan fungsinya lebih fokus menyasar isu perempuan dan anak, dan menggarap program pemberdayaan perempuan.

Baca Juga:  Neni Minta Warga Tidak Bangun Rumah di Daerah Resapan

Lanjutnya, Bontang di era kepemimpinannya telah mendirikan rumah singgah. Ini dapat digunakan bagi anak dan perempuan yang mengalami kekerasan, serta untuk mendapat pendampingan dan perlindungan.

“Sesungguhnya program pemerintah Kota Bontang sangat fokus dalam isu ini,” katanya.

Najirah merespons, bila dirinya dan Basri dipercaya memimpin Bontang, maka pemerintah akan lebih responsif. Layanan panggilan darurat (Emergency call) bakal disebar. Aduan masyarakat langsung direspons, yang langsung mengarah ke OPD yang bersangkutan.

Kemudian memperluas sosialisasi dan edukasi terhadap orangtua dan anak. Agar tindak kekerasan bisa dicegah, dan paham konsekuensi hukum yang menanti bila tindak kekerasan terjadi.

“Juga diberikan sertifikasi nikah di atas 10 tahun. Nantinya akan diberi berbagai kemudahan yang memiliki sertifikasi tersebut. Seperti kemudahan mencari kerja dan menerima bantuan pemerintah,” janji Najirah.Untuk sosialisasi, edukasi, dan pemberdayaan perempuan pun sudah dilakukan di DPP-KB Bontang. Kemudian soal kasus cerai. Kata Neni, kawasan industri cenderung tinggi angka kasus cerai. Kalau pun perceraian kadung terjadi, pemerintah sudah melakukan pendampingan sebaik mungkin.

Baca Juga:  Basri Sebut Perda Tenaga Kerja Lokal Jangan Cuma Disimpan, Neni Klaim Turunkan Angka Pengangguran

Ditambahkan Joni, peran penggiat agama juga akan ditingkatkan. Melalui siraman rohani yang massif, diharapkan kasus cerai bisa ditekan. Sebagai rewardnya, insentif penggiat agama bakal ditingkatkan.

“Kami akan menaikkan insentif penggiat agama,” beber Joni. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Debat Publik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni-Joni Tanya Urusan Konkuren Pilihan, Basri-Najirah Jawab Pengembangan Ekonomi Mikro

Next Post

Flu Burung Merebak, Penjualan Ayam Potong Merosot

Related Posts

Dorong UMKM Melalui Digital Marketing
Bontang

Neni-Joni Tanya Urusan Konkuren Pilihan, Basri-Najirah Jawab Pengembangan Ekonomi Mikro

21 November 2020, 14:33
Neni Ingatkan Potensi Hukum, Basri Optimistis Berdayakan Penjahit Lokal
Bontang

Neni Ingatkan Potensi Hukum, Basri Optimistis Berdayakan Penjahit Lokal

20 November 2020, 15:44
Pdamm
Bontang

Ini Strategi Calon Wakil Wali Kota Benahi Layanan PDAM

20 November 2020, 14:43
Bontang

Basri Sebut Perda Tenaga Kerja Lokal Jangan Cuma Disimpan, Neni Klaim Turunkan Angka Pengangguran

19 November 2020, 17:22
Banjir Guntung Minim Disinggung, Warga Minta Turut Diperhatikan
Bontang

Basri Optimistis Tangani Banjir dalam Tiga Tahun, Joni Ingin Bangun Polder

19 November 2020, 11:05
Neni Minta Warga Tidak Bangun Rumah di Daerah Resapan
Bontang

Neni Minta Warga Tidak Bangun Rumah di Daerah Resapan

18 November 2020, 20:55

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan, Polisi Ringkus 24 Tersangka Narkoba, Kasus Terbanyak di Bontang Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.