• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

“Masih Banyak Buruh yang Tertindas”

by BontangPost
2 Mei 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MAYDAY: Perwakilan buruh berorasi di halaman Kantor DPRD Kutim, sebelum menghadiri hearing antara buruh dan DPRD serta Pemkab Kutim, Selasa (1/5) kemarin. (LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

MAYDAY: Perwakilan buruh berorasi di halaman Kantor DPRD Kutim, sebelum menghadiri hearing antara buruh dan DPRD serta Pemkab Kutim, Selasa (1/5) kemarin. (LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Memperingati hari buruh nasional atau yang biasa disebut ‘May Day’, ribuan buruh yang tergabung atas 19 Persaudaraan Pekerja Anggota (PPA) dari masing-masing perwakilan perusahaan, yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerja Muslim (PPMI) Kutai Timur (Kutim), melakukan hearing bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, Asisten 1, Kapolres, Dandim dan Kadisnaker Kutim, di gedung DRPD, Selasa (1/5).

Ketua DPW PPMI Kutim, Abdul Jasmin mengatakan dirinya melakukan kegiatan seperti ini untuk memperjuangkan hak buruh. Mengangkat isu kasus pekerja dengan upah yang tidak sesuai.

“Masih banyak perusahaan yang senang sekali menindas namun tidak memberikan upah sesuai kinerja. Saya merasa prihatin dengan kondisi seperti itu. Terutama teman-teman yang berstatus outsourching,” terangnya saat menyampaikan tuntutan.

Baca Juga:  Indexim Kembali Cemari Lingkungan

Permen No 19 tahun 2012 yang mengatur perihal outsourching tidak sesuai dengan aturan. Pasalnya banyak sekali warga asli Kutim yang tidak menjadi karyawan tetap. Mayoritas masyarakat asli daerah hanya menjadi buruh.

“Bagaimana nasib kami nanti, jika perusahaan sudah tidak beroperasi. Malah warga luar daerah yang menjadi karyawan. Kami hanya menjadi buruh yang setelah tidak terpakai akan dibuang begitu saja,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PPMI, Nanang Guprani menjelaskan banyak hal lain yang ingin diperjuangkannya. Seperti ketidak adilan yang dilakukan perusahaan pada persatuan buruh.

“Kami bingung terhadap perusahaan. Jika melakukan kesalahan, mereka selalu bersembunyi. Tetapi jika kami para buruh melakukan aksi, pihak perusahaan selalu mengambil tindakan yang tidak sesuai. Terkadang ketua buruh dimutasi ke luar daerah bahkan membuat pekerja menjadi tidak nyaman,” jelasnya.

Baca Juga:  Sekolah Jorok, Siap-Siap Disemprot

Ketua aksi, Hartola membandingkan upah minimum di Kutim dan di Jawa sangat berbeda jauh. Selain itu, ia meminta agar hukum yang berlaku dapat berimbang. “Saya merasa tidak sesuai sekali, ketika kami buruh tambang yang notabenenya bekerja 12 jam hanya mendapat upah di bawah standar. Dengan jumlah gaji pokok Rp. 2,7 juta. Sedangkan buruh di pabrik tisu di daerah jawa, memiliki gaji sebanyak empat juta rupiah,” terangnya.

Selain itu, Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi mengaharapkan adanya aturan yang dibuat agar tidak bertentangan. Hal tersebut bertujuan supaya aturan yang dibuat dapat diterima pemerintah dan dapat digunakan. “Buatlah aturan yang jelas, nanti kami kaji. Agar tidak ada lagi buruh yang kesulitan. Saya minta Perda tersebut ditargetkan sudah diusulkan pada pemerintah di tahun 2018 ini,” jelas Mahyunadi.

Baca Juga:  WADUH!!! Ada Mini Bus Mogok hingga Supir Tak Puya Sim

Menanggapi hal tersebut, wakil bupati Kasmidi Bulang menjelaskan jika ada aspirasi dapat langsung menyampaikan padanya. “Jika memang ada aturan yang pemerintah turunkan pada perusahaan, namun mereka enggan menaati peraturan tersebut, silahkan laporkan pada kami. Tidak hanya itu. Kami dari pemerintah akan membuatkan usulan perihal kesejahteraan buruh. Saya sudah sampaikan pada buruh untuk membuat referensi draft. Yang akan digunakan oleh buruh sendiri,” kata Kasmidi sapaan akrabnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: May DaySangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

TK2D juga Buruh

Next Post

May Day, 10 Pemuda TK2D Ngadu ke DPRD

Related Posts

Penanganan Banjir Bontang Disinggung dalam Aksi May Day
Bontang

Penanganan Banjir Bontang Disinggung dalam Aksi May Day

1 Mei 2023, 19:03
Perlindungan Buruh Minim, Perda Tenaga Kerja Bontang Dinilai Tumpul
Bontang

Perlindungan Buruh Minim, Perda Tenaga Kerja Bontang Dinilai Tumpul

1 Mei 2023, 18:47
Aksi May Day di Simpang Ramayana, Jalan MH Thamrin Ditutup Sementara
Bontang

Aksi May Day di Simpang Ramayana, Jalan MH Thamrin Ditutup Sementara

1 Mei 2023, 15:05
Aksi Hari Buruh, Massa Sebut Pekerja dari Luar Bontang Tambah Angka Pengangguran
Bontang

Aksi Hari Buruh, Massa Sebut Pekerja dari Luar Bontang Tambah Angka Pengangguran

1 Mei 2023, 14:58
Pemkot Gandeng 19 Serikat Pekerja Peringati May Day, Ini Kata Wawali Basri Rase
Advertorial

Aksi Sosial Warnai Peringatan May Day

2 Mei 2019, 15:10
Polri Klaim May Day Aman, Padahal di Bandung Terjadi Intimidasi pada Dua Wartawan
Nasional

Polri Klaim May Day Aman, Padahal di Bandung Terjadi Intimidasi pada Dua Wartawan

2 Mei 2019, 14:30

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.