• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Mau Ke Nunukan, Warga Krayan Harus ke Malaysia

by M Zulfikar Akbar
10 Januari 2017, 08:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TAK ADA PENERBANGAN: Pesawat milik Kalstar saat akan lepas landas di Bandara Nunukan. Sedangkan, angkutan pesawat untuk untuk rute Krayan awal tahun ini terhenti pasca maskapai Air Born telah menyelesaikan kontrak penerbangannya 2016 lalu. (RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN)

TAK ADA PENERBANGAN: Pesawat milik Kalstar saat akan lepas landas di Bandara Nunukan. Sedangkan, angkutan pesawat untuk untuk rute Krayan awal tahun ini terhenti pasca maskapai Air Born telah menyelesaikan kontrak penerbangannya 2016 lalu. (RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN)

Share on FacebookShare on Twitter

Tokoh Adat Bersurat ke Pemerintah Pusat, Minta Garuda Bisa Layani Krayan

NUNUKAN – Setelah kontrak Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang selesai di 2016 lalu, akhirnya masyarakat Krayan tidak dapat lagi terlayani dengan angkutan udara sebagai satu-satunya akses menuju atau ke Krayan. Akibatnya, warga Krayan jika ingin ke ibukota Kabupaten Nunukan harus melalui Malaysia terlebih dahulu.

Persoalan inipun membuat tokoh adat Krayan melayangkan surat ke pemerintah pusat perihal persoalan tersebut yang tiap tahun mendera Krayan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, Drs. Tommy Harun mengatakan, saat ini tokoh adat di Krayan telah bersurat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, serta ke salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Garuda Indonesia (Persero).

Baca Juga:  Dituduh Bunuh Kim Jong Nam, Alhamdulillah Siti Aisyah Bebas

“Tokoh adat meminta kepada PT Garuda Indonesia bisa membantu pesawat untuk daerah terpencil seperti di Krayan ini,” kata Tommy Harun kepada Radar Nunukan, Senin (9/1).

Menurutnya, bantuan dari BUMN sangat dibutuhkan di daerah perbatasan, karena salama ini penerbangan untuk di daerah perbatasan hanya dilakukan perusahaan swasta. Sehingga, terkadang mengalami kendala, terbukti Air Born yang beroperasi beberapa kali mengalami gangguan selama 2016.

Surat dari tokoh adat tersebut telah ditembuskan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terkait persoalan yang ada di Kecamatan Krayan saat ini. Namun surat tersebut belum mendapat respon.

“Pemkab dan Pemprov dalam hal ini bisa membantu dan mendukung atas solusi yang ditawarkan dari tokoh adat tersebut, karena hanya satu solusi untuk saat ini penerbangan di Krayan harus dikelola perusahaan plat merah,” tuturnya.

Baca Juga:  Mahathir Mundur dari Jabatan PM Malaysia

Sementara, anggota DPRD Nunukan asal Krayan, Aprem mengungkapkan, untuk angkutan SOA penumpang di 2017 telah dianggarkan di APBD 2017 sebesar Rp 7 miliar. Namun proses lelang penerbangan belum dilakukan. “Saya tahu anggaran SOA 2017 Rp 7 Miliar, tapi prosesnya memakan waktu lama, biasa mencapai sebulan lebih,” kata Aprem kepada media ini.

Menurutnya, saat ini masyarakat Krayan tidak bisa lagi ke Nunukan, karena di Malinau sendiri angkutan pesawat juga sedang terhenti. Saat ini angkutan udara mati total. Bagi masyarakat yang ingin ke Nunukan harus ke Tawau, Malaysia terlebih dahulu.

“Jalan satu-satunya hanya lewat Tawau saja, karena tidak ada lagi pesawat yang bisa ke Nunukan saat ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Polisi Malaysia Tahan Tersangka Baru

Melalui hal tersebut, ia berharap Pemkab Nunukan segera melalukan kembali lelang SOA penumpang, agar ada pesawat yang bisa mengangkut penumpang kembali. Sambil menunggu balasan surat yang diajukan tokoh adat dari Krayan. “Masyarakat tentu berharap ada angkutan pesawat secepatnya dari Nunukan ke Krayan, jika seperti ini terus tentu akan bermasalah lagi ke depannya,” tambahnya. (nal/eza)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: malaysianunukan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tim Saber Geledah SMPN 6 Mataram

Next Post

Provinsi Kedodoran, Selamat Tinggal SMA Gratis…….

Related Posts

Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19
Internasional

Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19

10 Juli 2020, 10:00
Razia di Jalan Poros Bontang-Samarinda, 65 Kilogram Sabu Malaysia Gagal Beredar di Kaltim
Kaltim

Razia di Jalan Poros Bontang-Samarinda, 65 Kilogram Sabu Malaysia Gagal Beredar di Kaltim

14 Mei 2020, 12:00
Muhyiddin Yassin
Internasional

Muhyiddin Yassin Perdana Menteri Baru Malaysia

2 Maret 2020, 12:45
Mahathir
Internasional

Mahathir Mundur dari Jabatan PM Malaysia

25 Februari 2020, 10:00
Tertibkan Penangkapan Ikan Ilegal, Kapal Indonesia Bersitegang dengan Malaysia
Nasional

Tertibkan Penangkapan Ikan Ilegal, Kapal Indonesia Bersitegang dengan Malaysia

11 April 2019, 10:30
Malaysia-Singapura Akhiri Sengketa Ruang Udara dan Perairan
Internasional

Malaysia-Singapura Akhiri Sengketa Ruang Udara dan Perairan

8 April 2019, 15:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.