• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tim Saber Geledah SMPN 6 Mataram

by M Zulfikar Akbar
10 Januari 2017, 07:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PERIKSA: Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim (berdiri) menunggu tim penyidik Saber Pungli NTB saat melakukan pemeriksaan dugaan pungli di SMPN 6 Mataram, kemarin (9/1). (Sirtu/Lombok Post)

PERIKSA: Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim (berdiri) menunggu tim penyidik Saber Pungli NTB saat melakukan pemeriksaan dugaan pungli di SMPN 6 Mataram, kemarin (9/1). (Sirtu/Lombok Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Diduga Lakukan Pungli ke Siswa

MATARAM-Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) NTB terus melakukan penyisiran terhadap praktik pungutan liar. Kali ini, SMPN 6 Mataram mendapat giliran diperiksa karena diduga melakukan pungli terhadap siswa.

Sejak pagi, sekitar pukul 09.00 Wita beberapa orang petugas gabungan dari Polda NTB dan Inspektorat NTB mendatangi sekolah. Mereka melakukan pemeriksaan dan mengkonfirmasi sejumlah temuan di ruang kepala sekolah.

Tapi saat pemeriksaan, kepala sekolah sedang tidak ada di tempat karena masih berada di Bima. Tim Saber Pungli akhirnya ditemui Wakil Kepala SMPN 6 Mataram Azizudin. Pemeriksaan selama berjam-jam ini tidak membuat aktivitas belajar mengajar terganggu, para siswa belajar seperti biasa. Tim kemudian memeriksa laboratorium komputer sekolah, karena dana pungutan liar kabarnya digunakan untuk melengkapi fasilitas di laboratorium tersebut.

Baca Juga:  Warga Laporkan Pungutan di Pantai Kenyamukan

Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim menjelaskan, tim melakukan pemeriksaan atau konfirmasi ke sekolah sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang menduga ada praktik pungutan liar di SMPN 6 Mataram. Di mana masing-masing siswa dimintai uang sumbangan sebesar Rp 300 ribu.

Setelah dilakukan konfirmasi, tim mendapat keterangan dari sekolah bahwa dana tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pihak sekolah dan wali siswa. Agar orang tua memberikan dana sumbangan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Salah satu sarana prasarananya adalah komputer, kemudian dana untuk memasang jaringan internet dan sebagainya. Total dana yang dipungut dari orang tua sekitar Rp 200 juta. ”Lebih jelasnya nanti, ini masih tahap permintaan keterangan,” ujar mantan Kasat Pol PP NTB ini.

Baca Juga:  Mencatut Nama Dispenda Kutim, Jukir PIS Diciduk Tim Saber Pungli

Menurutnya, jika pungutan tersebut tidak memiliki landasan hukum yang jelas maka tidak boleh. Kalau ada payung hukum tentu tidak akan dilarang. Tetapi jika tidak ada dasar hukum yang jelas, maka tim saber akan bisa menilai apakah masuk pungutan liar atau tidak nanti. ”Sementara ini didalami dulu, apakah ada aturan, apakah ada perdanya atau tidak,” kata Ibnu.

Ibnu menyebutkan, jumlah laporan yang masuk ke provinsi saja sekitar 40-an dugaan pungli. Paling banyak di sektor perizinan dan pendidikan. Dugaan pungli di pasar juga banyak. Tapi tidak semua laporan itu bisa ditindaklanjuti, kecuali ada data dan fakta yang nyata tim saber akan cepat merespons.

Sementara itu, Wakil Kepala SMPN 6 Mataram Azizudin menjelaskan, tidak ada operasi tangkap tangan (OTT) dari Tim Saber Pungli. Mereka datang hanya untuk mengklarifikasi saja. Menurutnya, pihak sekolah tidak pernah melakukan pungli. Dana tersebut menurutnya tidak diputuskan oleh komite sebesar Rp 300 ribu per siwa. ”Itu sumbangan, suka rela sifatnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Semua Pelayan Desa Gratis

Orang tua memberikan sumbangan ke sekolah untuk mendukung pelaksanaan UNBK. Tapi tidak semua siswa dikenakan, mereka yang mengeluarkan hanya 379 orang siswa kelas IX yang ujian dan secara sukarela. Sebab saat itu, sekolah kesulitan untuk melaksanakan UNBK. Tapi saat ditanya wartawan, apakah dana operasional sekolah (BOS) yang diberikan masih kurang, ia terdiam dan memohon pamit. ”Yah, jadi terima kasih-terima kasih, ya sukarela,” tandasnya. (ili/r7)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: lombokmataramsaber pungli
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pejabat Nonjob Tak Jelas Nasibnya

Next Post

Mau Ke Nunukan, Warga Krayan Harus ke Malaysia

Related Posts

Breaking News

INOVATIF! Mahasiswa ini Gagas Aplikasi Saber Pungli

28 Maret 2018, 15:45
Oknum Pegawai Disdukcapil Diciduk Saber Pungli
Breaking News

Oknum Pegawai Disdukcapil Diciduk Saber Pungli

16 Maret 2018, 11:06
Pemkot Gelar Sosialisasi Saber Pungli 
Advertorial

Pemkot Gelar Sosialisasi Saber Pungli 

1 Maret 2018, 00:03
Semua Pelayan Desa Gratis
Breaking News

Semua Pelayan Desa Gratis

17 November 2017, 11:01
Oknum Pegawai Desa yang Terjaring OTT Tim Saber Pungli
Breaking News

Oknum Pegawai Desa yang Terjaring OTT Tim Saber Pungli

2 Juni 2017, 12:27
Saber Pungli Kutim Terima 50 Laporan Pungli, Dua OTT 
Breaking News

Saber Pungli Kutim Terima 50 Laporan Pungli, Dua OTT 

26 Mei 2017, 12:30

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.