• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Melihat Penampilan Para Capres saat Debat: Jokowi Kaya Data, Prabowo Lebih Rileks

by M Zulfikar Akbar
18 Februari 2019, 13:00
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Debat Capres kedua di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/19). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Debat Capres kedua di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/19). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Debat pilpres edisi kedua berakhir semalam. Penampilan capres tampak lebih meyakinkan. Setidaknya, mereka terlihat lebih rileks bila dibandingkan dengan debat pertama. Itu terlihat dari gestur-gestur yang mereka tunjukkan selama debat berlangsung.

Dalam paparan visi dan misi, Prabowo menitikberatkan pada tiga hal. Yakni, energi, pangan, dan air. Menurut dia, dalam tiga hal tersebut, Indonesia harus mandiri dan berdikari. ’’Kita harus swasembada pangan, energi, dan air, agar kita bisa survive,’’ ujarnya.

Apalagi, tiga hal itu juga dijadikan tolok ukur PBB dalam menilai sebuah negara berhasil atau tidak. Prabowo pun menjanjikan sejumlah hal. ’’Kalau kami berkuasa, mendapat mandat dari rakyat, kami akan jamin pangan tersedia dengan harga terjangkau,’’ lanjutnya.

Langkah lain adalah menurunkan harga listrik dan menyediakan pupuk dengan jumlah berapa pun yang dibutuhkan. Dia mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Jokowi, tetapi menawarkan strategi yang lebih cepat.

Sementara itu, Jokowi menitikberatkan visinya pada energi, infrastruktur, dan pangan. ’’Kita ingin sebanyak-banyaknya mengurangi penggunaan energi fosil,’’ ujarnya. Seperti sebelumnya, dia menceritakan yang sudah dikerjakan selama memerintah. Salah satunya, produksi biodiesel dan biofuel B20 yang akan diteruskan hingga B100.

Baca Juga:  Jokowi Semakin Berjarak dengan Rakyat

Di bidang infrastruktur, dia menceritakan pembangunan 191 ribu km jalan desa, 58 ribu unit irigasi, dan sejumlah pembangunan lain. Dalam hal pangan, Jokowi membanggakan keberhasilannya mengurangi impor jagung.

Fokus itu pula yang tampak saat kedua paslon mendapatkan berbagai pertanyaan dari para panelis. Misalnya, saat ditanya mengenai infrastruktur, dia menjawab dengan sejumlah capaian di pemerintahannya. Misalnya, pembangunan jalan tol, pelabuhan, hingga bandara. Sebagai bagian dari upaya mempercepat konektivitas antardaerah.

Salah satu yang dibanggakan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur digital. ”Kita sudah bangun Palapa Ring. Indonesia Barat dan Tengah sudah 100 persen, Indonesia Timur 90 persen,” lanjutnya.

Hal itu pula yang menjadi pertanyaan kunci Jokowi kepada Prabowo di segmen kelima. Tentang strategi pembangunan infrastruktur untuk memperbanyak unicorn Indonesia.

Dalam paparannya mengenai revolusi industri 4.0, Jokowi mengandalkan konektivitas data untuk mempermudah UMKM. Para petani dikenalkan dengan marketplace sehingga bisa menjual hasil pertaniannya secara online.

Penguasaan infrastruktur juga menjadi pembelaan Jokowi ketika ditanya Prabowo dalam beberapa isu infrastruktur. Misalnya mengenai efisiensi dalam pembangunan infrastruktur. Termasuk di dalamnya penyediaan dana untuk ganti rugi lahan yang akan digunakan pembangunan infrastruktur.

Menurut Jokowi, selama 4,5 tahun belakangan, pemerintahannya tidak mengenal ganti rugi dalam pembebasan lahan untuk infrastruktur. Yang ada lebih ganti untung. Selama ini anggaran pembebasan lahan umumnya mencakup 2–3 persen dari nilai infrastruktur. Selama pemerintahannya, dia sudah meminta porsi anggaran itu dinaikkan menjadi 4–5 persen.

Baca Juga:  Gerindra Bontang Gelar Nobar Debat Perdana Capres-Cawapres RI

Di bidang pangan, Jokowi memiliki paparan tersendiri ketika Prabowo mengingatkan janjinya tidak akan impor selama pemerintahannya. Menurut dia, yang dimaksud tidak impor adalah berupaya menekan impor sampai ke titik nol.

Jagung misalnya. Pada 2014 Indonesia mengimpor 3,5 juta ton jagung. Empat tahun kemudian, Indonesia hanya mengimpor 180 ribu ton jagung. ”Tidak mungkin seperti membalikkan (telapak) tangan, sehari dua hari. Itu perlu waktu,” ucapnya.

Selama debat, Prabowo lebih banyak tersenyum saat mendengarkan Jokowi berbicara. Namun sebaliknya, Jokowi yang awalnya tidak bereaksi raut wajahnya sempat berubah.

Selain itu, ada gaya yang berbeda hampir di setiap jeda antarsegmen. Pantauan Jawa Pos, hampir di setiap jeda, Prabowo selalu masuk ke belakang panggung. Alhasil, aktivitasnya tidak bisa terpantau dengan jelas. Hanya, masuknya Prabowo ke belakang panggung selalu diikuti para petinggi partai koalisi pendukungnya.

Sementara itu, Jokowi memilih berbaur dengan audiens. Lebih tepatnya menuju tempat timnya berada dan menyapa sang istri. Dia juga beberapa kali tampak berdiskusi dengan Seskab Pramono Anung. Dari gesturnya, tampak keduanya mengevaluasi penampilan Jokowi di setiap segmen debat.

Baca Juga:  Berkunjung ke Kaltim, Prabowo: Kekayaan Kaltim Harus untuk Rakyatnya

Segmen keempat yang paling ditunggu publik justru berakhir antiklimaks. Harapan akan adanya debat yang dinamis karena tidak dibatasi waktu justru berakhir dengan penyamaan persepsi di antara keduanya. ”Kalau nggak ada banyak perbedaan, untuk apa kita berseteru?” ujar Prabowo. ”Saya setuju,” sahut Jokowi.

Padahal, sejatinya ada sejumlah hal yang masih bisa digali keduanya. Terutama di video kedua yang ada perbedaan cukup tajam antara Jokowi dan Prabowo. Prabowo sempat menuding Jokowi hanya mendapatkan laporan yang baik-baik dari bawahannya. Sementara Jokowi membantah dengan mengatakan selalu datang mengecek langsung. Prabowo pun berhenti mendebat setelah dua kali beradu argumen. ”Terima kasih, cukup jelas, Pak,” ucap Prabowo yang disambut sorakan penonton.

Jokowi pun membalas dengan kembali membela diri. Bahwa bila ada yang belum dilakukan, itu menjadi koreksi yang harus dilakukan. ”Kita ini manusia biasa. Ada yang sudah kita lakukan dan ada yang belum kita lakukan,” ucapnya. (byu/git/jpg)

Tags: Debat capresJokowi-Ma'rufPilpres 2019Prabowo-Sandi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cuaca Ekstrem, Tiga Hektare Lahan di Bontang Lestari Terbakar

Next Post

Ledakan Terdengar di Lokasi Debat, Kapolda: Itu Petasan

Related Posts

Lokasi Calon Ibu Kota Berbukit-bukit, Jokowi: Arsiteknya Pasti Senang
Nasional

Jokowi Semakin Berjarak dengan Rakyat

22 Oktober 2020, 08:53
Susunan Menteri Jokowi-Ma’ruf Beredar, Ini Kata DPP PDIP
Hoaks atau Tidak?

Susunan Menteri Jokowi-Ma’ruf Beredar, Ini Kata DPP PDIP

17 Juli 2019, 09:24
Menang di MK, Jokowi Sebut Ini ke Prabowo-Sandi
Nasional

Menang di MK, Jokowi Sebut Ini ke Prabowo-Sandi

28 Juni 2019, 07:30
Prabowo-Sandi Hormati Putusan MK, Serahkan Semua pada Allah
Nasional

Prabowo-Sandi Hormati Putusan MK, Serahkan Semua pada Allah

28 Juni 2019, 07:00
Majelis hakim konstitusi yang diketuai Anwar Usman menolak seluruh permohonan Prabowo-Sandi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Breaking News

MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres Prabowo

27 Juni 2019, 22:35
Hak Angket Digugat ke MK
Nasional

Prabowo – Sandi Ajukan Gugatan Sengketa Pemilu ke MK Usai Salat Jumat

24 Mei 2019, 07:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.