• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Berkunjung ke Kaltim, Prabowo: Kekayaan Kaltim Harus untuk Rakyatnya

by M Zulfikar Akbar
18 Maret 2019, 18:57
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
DISAMBUT MERIAH: Prabowo Subianto saat menyapa pendukungnya di GOR Segiri, Samarinda, kemarin.RAMA SHITOANG/KALTIM POST

DISAMBUT MERIAH: Prabowo Subianto saat menyapa pendukungnya di GOR Segiri, Samarinda, kemarin.RAMA SHITOANG/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, bertandang ke Samarinda kemarin (17/3). Kehadiran ketua umum Gerindra di Kompleks GOR Segiri Samarinda itu disambut ribuan pendukung dan simpatisannya.

Dari pantauan Kaltim Post, awalnya diagendakan Prabowo tiba pukul 15.00 Wita. Namun, molor hingga pukul 17.30 Wita. Kendati demikian, tidak menyurutkan minat para simpatisan, pendukung, dan kader partai pendukungnya yang telah menunggu.

Tak hanya di dalam gedung, di luar GOR Segiri pun dipenuhi pendukungnya. Cuaca panas pun tak menghalangi para warga menunggu Prabowo di luar. Warga yang hadir juga tidak hanya berasal dari Samarinda. Ada pula yang jauh-jauh datang dari Kutai Kartanegara (Kukar), Bontang, Kutai Timur, dan daerah lainnya di Kaltim.

Ketika Prabowo menaiki panggung, suara simpatisan bergemuruh. Suara tersebut terdengar hingga luar gedung. Sembari menyampaikan beberapa sambutan, Prabowo mengucapkan selawat sebelum memulai pidato kebangsaan. Setiap kalimat yang diucapkan Prabowo selalu disambut dengan teriakan simpatisan yang bersemangat.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku sudah mengelilingi daerah di Indonesia. Dia kagum, kedatangannya disambut riang oleh warga yang hadir. “Luar biasa, saya merasakan getaran dari rakyat. Saya melihat keinginan yang besar dari rakyat untuk mendukung perubahan di republik ini (Indonesia),” ujarnya.

Melihat reaksi simpatisan, dia merasa rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi. Rakyat jelas menginginkan perbaikan kualitas hidup untuk seluruh bangsa. Di mana-mana rakyat sudah mengerti kekayaan bangsa hanya dinikmati segelintir orang. “Terlalu banyak kebohongan, kebocoran, dan banyak uang rakyat yang dicuri serta dikorupsi,” bebernya.

Baca Juga:  Maju Caleg, Wartawan Diminta Mundur

“Elite di Jakarta menganggap rakyat bodoh dan gampang dibohongi. Bagi kaus atau mi instan. Memang rakyat seharga empat bungkus mi instan. Kalau bisa kasih enam bungkus sehari selama setahun baru diucapkan terima kasih,” tutur Prabowo.

Meski begitu, dia menyarankan agar rakyat menerima apapun yang diberikan para elite pusat. Namun, rakyat disarankan tidak perlu terlalu banyak berterima kasih. “Itu uang rakyat. Kan habis dicuri dibagi-bagi sedikit. Habis ngutang di bank-bank baru dibagi sedikit,” jelasnya.

Dia mengaku baru saja mengunjungi Kalimantan Barat. Tetapi, provinsi lainnya di Kalimantan sudah disambanginya. Dia menganggap Kalimantan merupakan pulau terkaya di dunia. Bahkan Kaltim menyumbang gas alam terbesar dan batu bara paling banyak di Indonesia. “Belum kelapa sawit dan lainnya. Tapi, saya rasa rakyat bisa merasakan, apakah hasil keuntungan itu sudah dinikmati rakyat,” ungkap dia.

Menurutnya, masalah di Indonesia bukan hal baru. Bahkan, dia sudah berkali-kali menyampaikan. Misalnya, kekayaan Tanah Air yang banyak dibawa keluar. Bahkan, kekayaan Bumi Pertiwi hanya dinikmati segelintir orang. “Bagaimana emak-emak?,” tanya dia. Pertanyaan Prabowo itu disambut gemuruh ibu-ibu yang hadir.

Baca Juga:  Kapolres Imbau Jaga Persaudaraan 

“Yang saya lihat emak-emak paling bersemangat. Minta ampun pokoknya. Kalau dikasih tangan tidak mau dilepas. Saya tidak mengerti dari mana kekuatan emak-emak ini. Baju saya hampir robek ditarik-tarik, celana juga. Untung saya pakai ikat pinggang, kalau tidak bisa kacau,” ucap Prabowo sambil tersenyum.

Menurutnya, kewajiban konstitusional dan kewajiban bernegara. Sudah seharusnya agar rakyat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya. Apalagi, pemilu tidak lama lagi digelar pada 17 April. Dia menganggap, menit-menit pelaksanaan pemilu kekuasaan tertinggi Indonesia ada di tangan rakyat.

“Saat pemilihan tidak ada jenderal, kopral, petani, buruh, dan nelayan. Setiap orang punya hak sama. Ini untuk anak cucu kita, jangan disia-siakan. Saudara (rakyat) harus datang ke TPS dan menjaga di TPS. Di Indonesia bisa asal-asalan. Di kecamatan saja main bola bisa dicurangi. Jadi, kalau tidak netral jangan diteruskan. Apalagi menyangkut dengan masa depan,” paparnya.

Apalagi dia telah menulis empat buku. Salah satu buku tersebut menyampaikan bahwa di Indonesia setiap tahun mengalami kebocoran hingga lebih Rp 1.000 triliun. Jika ini terus terjadi, peluang untuk membangun kembali lebih sulit. “Kita harus berdiri di atas kaki sendiri dan menjadi bangsa yang terhormat,” jelas dia.

Baca Juga:  Upacara Gabungan TNI-Polri, Kapolres: Bijak Pakai Medsos Jelang Pemilu 2019

Sehingga, jika mendapat amanah untuk menjabat, dia memastikan akan membangun pemerintah bersih korupsi. Menteri-menteri akan dipilih dari pakar yang bekerja tanpa pamrih. “Kalau bekerja ada kepentingan untuk keluarga tidak akan saya pilih. Yang kita inginkan keadilan dan kemakmuran. Ingat, Kaltim sangat kaya. Rakyatnya harus menikmati kekayaan itu,” paparnya.

“Tim pakar sudah dibentuk. Mereka (para pakar) mengatakan sanggup menurunkan harga keperluan pokok. Agar rakyat tidak kesulitan. Ini bukan asal janji, sudah kami perhitungkan,” tambah Prabowo.

Kalau perlu, dia menyarankan kaum perempuan bawa tikar, ketupat, dan lainnya ke TPS. Proses pemilu harus dijaga untuk mengamankan Indonesia. “Ingat setiap TPS dan setiap suara berarti. Jangan sampai ‘hantu’ ikut menyoblos. Begitu juga usia ratusan tahun dan anak anak. Apalagi orang gila sampai nyoblos. Elite di Jakarta merasa bisa mengakali, tapi kali ini tidak bisa. Ayo bersama-sama bangun Indonesia,” imbuhnya.

Dia menyimpulkan, gemuruh rakyat yang hadir di dalam maupun di luar gedung paham permasalahan Indonesia. Prabowo menangkap itu dari pandangan, sorot mata, dan senyuman asli nan tulus. “Bukan senyum politikus di Jakarta. Senyum politikus itu senyum bohong. Kalau istilahnya muka penuh tipu. Senyum serba-palsu, janji hanya bertahan 15 menit,” bebernya. (*/dq/rom/k16/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pemilu 2019Pilpres 2019prabowo subianto
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berlusconi

Next Post

Ekspor Batu Bara, India Berpotensi Jadi Pasar Terbesar

Related Posts

Momen Langka, Prabowo, Megawati, dan Gibran Kumpul di Satu Acara
Nasional

Momen Langka, Prabowo, Megawati, dan Gibran Kumpul di Satu Acara

2 Juni 2025, 12:49
Prabowo Bakal Dapat Kenaikan Pangkat Jenderal Bintang Empat
Nasional

Prabowo Bakal Dapat Kenaikan Pangkat Jenderal Bintang Empat

27 Februari 2024, 19:00
Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota
Bontang

Caleg Terpilih Resmi Ditetapkan, KPU Segera Surati Wali Kota

5 Agustus 2019, 16:00
Songsong Tahun Politik 2019, Parpol Bidik Kursi di Bontang Lestari
Nasional

Caleg Baru Belum Ditetapkan, Gedung Dewan Bisa Kosong

26 Juli 2019, 14:00
Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda
Bontang

Berkarya Menggugat, Penetapan Anggota DPRD Bontang Ditunda

23 Juli 2019, 13:50
KPU, Bawaslu maupun saksi parpol masih menunggu hasil dari MK terkait putusan Dismisal (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Pleno Penetapan Anggota DPRD Terpilih Diskorsing, Ini Alasannya

22 Juli 2019, 14:27

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.