• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

MEMANAS!!! Mahasiswa Kutim Tuntut Transparansi Anggaran 

by BontangPost
23 Februari 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
SEMPAT MEMANAS: Aksi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan di depan Kantor Bupati Kutim, Rabu (22/2) kemarin.(Lela Ratu Simi/Sangatta Post)

SEMPAT MEMANAS: Aksi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan di depan Kantor Bupati Kutim, Rabu (22/2) kemarin.(Lela Ratu Simi/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan demo menuntut realisasi kinerja Ismunandar-Kasmidi yang sudah berjalan dua tahun. Aksi itu dimulai di simpang tiga lampu merah jalan AW Sjahranie (eks Pendidikan) Pukul 09.30 Wita.

Dalam orasi yang disampaikan oleh koordinator lapangan, Aziz mengatakan ada lima perihal yang harus didengar oleh pemerintah. Pertama meminta pemerintah agar fokus melakukan pelunasan hutang, bahkan mereka mengusulkan agar rencana proyek pembangunan pada 2019 dialihkan saja untuk membayar utang.

Selain itu mahasiswa tersebut mendesak bupati dan wakilnya untuk mengevaluasi proses rekrutmen Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D). Selain itu wajib membuka hasil tes TK2D pada 2016 lalu.

Disisi lain mereka juga meminta pemerintah transparan dalam pengelolaan anggaran dengan menggunakan E-bugeting sehingga prinsip good governance dapat diimplementasikan. Selain itu mahasiswa juga menuntut menuntut tidak menjadikan Musrembang sebagai kegiatan seremonial saja.

Baca Juga:  Mahasiswa Taat Syariat atau Radikal
SEMPAT MEMANAS: Aksi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan di depan Kantor Bupati Kutim, Rabu (22/2) kemarin.(Lela Ratu Simi/Sangatta Post)

Dalam permintaannya yang kelima ia menegaskan pada pemerintah untuk membayar insentif PNS, Guru, dan membayar gaji RT.

“Kami hanya membela rakyat, mana realisasi janji mereka saat kampanye dua tahun lalu. Penuhi lima keinginan kami. Stop pembangunan 2019 dan 2020 kita harus membayar semua utang. Jelaskan hasil test TK2D 2016 silam. Transparasi anggaran. Musrembang bukan seremonial. Bayarkan insentif PNS, guru, juga RT. Itu saja yang kami minta,” ujar Aziz saat berorasi.

Aksi tersebut sempat menimbulkan kemacetan. Beberapa kendaraan tepantau ramai menekan klakson. Sejumlah mahasiswa menganggap bunyi klakson karena ada instruksi dari pihak kepolisian. Sejumlah pendemopun sempat terpancing emosi.

“Kenapa polisi menghalangi demo kami. Ini tidak boleh terjadi. Karena polisi harus netral. Kami siap mati, walaupun harus ditabrak mobil. Ini perlakuan tidak adil. Dimana polisi menyuruh warga menekan klakson. Kami tidak takut,” teriak Khair orator lainnya.

Baca Juga:  Sekprov Didemo Mahasiswa
SEMPAT MEMANAS: Aksi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan di depan Kantor Bupati Kutim, Rabu (22/2) kemarin.(Lela Ratu Simi/Sangatta Post)

Tidak terima atas perlakuan tersebut, mereka sempat beradu argumen dengan kepolisian. Kejadian saling tarik ban pun terjadi. Aksi bakar ban berhasil digagalkan polisi. Tak terima dengan kejadian itu, mereka memblokir jalan. Seluruh barisan demo semakin memenuhi jalur tengah.

“Kami sudah melakukan izin aksi. Lagi-lagi polisi menghalangi. Kami tidak akan anarkis jika polisi tidak banyak melarang ini itu. Biarkan kami menyalurkan aspirasi kami,” ungkapnya dalam orasi.

Tidak puas dengan kegiatannya. Mereka melanjutkan demo di halaman Kantor Bupati Kutim. Kembali meneriakan isi aksinya. Mereka memaksa masuk ke dalam gedung untuk menemui pemerintah daerah. Aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dengan petugas penjaga benteng pertahanan Polisi dan Satpol PP.

Baca Juga:  Sopir Truk Ancam Demo

“Kami minta pemerintah keluar dari gedung. Temui kami, dengarkan kami. Jangan hanya janji-janji. Janji sekadar janji. Janji kampanye dua tahun lalu. Yang mana yang akan direalisasikan,” ungkapnya.

Sekira satu jam menyampaikan orasinya. Kabag Pemerintahan Setkab Kutim, Alexander Siswanto mendatangi peserta demo. Sesuai hasil negosisasi, mereka diizinkan masuk ke dalam gedung untuk melakukan mediasi. Beberapa aspirasi kembali disampaikan. Serta dijawab langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kutim, Rupiansyah.

Dirinya mengatakan akan mengkaji tuntutan demo tersebut.

“Saya menyambut kedatangan rekan-rekan mahasiswa. Perihal lima tuntutan yang diajukan, tidak semuanya bisa saya jawab. Namun saya akan tampung. Kemudian setelah ini saya akan melaporkan pada bupati dan wakil. Kami upayakan untuk mengkaji kembali mengingat semua kegiatan pemerintah mengacu pada kebijakan yang berlaku,” tutupnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: demomahasiswaTrasparansi Anggaran
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polres ‘Buka Lagi’ Kasus Pembantaian Orang Utan 2 Tahun Lalu

Next Post

GAWAT!!! Rumah Warga Terancam Longsor

Related Posts

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah

30 Agustus 2025, 09:30
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09
Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot
Bontang

Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot

12 September 2022, 15:43
Depresi Skripsi Tak Selesai, Mahasiswa di Samarinda Bunuh Diri
Kaltim

Depresi Skripsi Tak Selesai, Mahasiswa di Samarinda Bunuh Diri

13 Juli 2020, 14:09
Genjot Mahasiswa Menulis, Ilmu Komunikasi UMM Rilis Sepuluh Buku Sekali Terbit
Nasional

Genjot Mahasiswa Menulis, Ilmu Komunikasi UMM Rilis Sepuluh Buku Sekali Terbit

15 Juni 2020, 19:09

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.