SAMARINDA – DPD I Golkar Kaltim resmi menutup pendaftaran bakal calon wakil gubernur (cawagub), Sabtu (30/4) kemarin. Ada sembilan pelamar. Lima kader dan empat nonkader.
Kader Golkar yang melamar adalah ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan DPP Golkar H Andi Sofyan Hasdam, ketua harian DPD I Golkar Kaltim H Makmur HAPK, wakil ketua Bidang Industri & Ketenagakerjaan DPD I Golkar Kaltim H Mohammad Djailani, wakil ketua Bidang Kerohanian DPD I Golkar Kaltim HM Ghufron Yusuf, dan terakhir ketua Majelis Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kaltim H Adi Darma.
Sedangkan pelamar dari luar beringin adalah mantan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Farid Wadjdy, Ali Mustapa, Suryansyah, serta anggota DPR RI Awang Ferdian Hidayat.
“Pendaftaran sudak kami close (tutup, Red.). Ada sembilan yang melamar. Nanti dirapatkan,” kata sekretaris Tim Pilkada Golkar Kaltim, H Asli Arpani, Sabtu (30/4) kemarin.
Sementara ketua Tim Pilkada Golkar Kaltim, Hatta Zainal mengatakan, sembilan orang itu dinyatakan resmi melamar karena persyaratan administrasi mereka penuhi keseluruhannya. Selanjutnya, mereka akan menjalani proses sosialisasi di sepuluh kabupaten/ota se-Kaltim, untuk mengampanyekan visi-misinya.
Usai sosialisasi yang dijadwalkan akan dilaksanakan pekan ketiga di Mei ini, lanjutnya, mereka kemudian akan disurvei secara internal, untuk dibawa ke Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) Golkar Kaltim.
“Rapimdasus untuk memutuskan minimal tiga nama untuk diajukan ke DPP. Insyaallah di pertengahan Juli nanti sudah kami sorong minimal tiga nama ke DPP. Nah yang memutuskan siapa yang akan mendampingi Ibu Rita, adalah DPP,” ujarnya.
Diperkirakan, Agustus sudah muncul satu nama dengan acuan keputusan DPP yang akan menjadi cawagub Rita dalam Pilgub Kaltim 2018.
“Kami menghitungnya, Agustus itu sudah mulai tahapan pilgub, jadi pas, muncul satu nama dari DPP, langsung kami daftarkan ke KPU Kaltim, secepatnya disosialisasikan ke masyarakat,” tambahnya.
Seperti diketahui, Rita sudah resmi diusung Golkar sebagai cagub. DPP sudah menerbitkan keputusan bahwa Rita sebagai cagub tunggal. Kini Golkar yang adalah satu-satu partai yang bisa mengusung sendiri pasangan calon (paslon), hanya tinggal menunggu hasil penjaringan cawagub tersebut. (gun)







