• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Momentum untuk Menjadi Perenungan Diri 

by BontangPost
2 Januari 2018, 11:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
KHIDMAT: Jemaat Gereja Toraja Jemaat Imanuel Bontang melaksanakan ibadah buka tahun secara khidmat.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

KHIDMAT: Jemaat Gereja Toraja Jemaat Imanuel Bontang melaksanakan ibadah buka tahun secara khidmat.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Menyambut tahun baru, seluruh umat Kristiani di Bontang melaksanakan ibadah buka tahun yang digelar kemarin (1/1). Salah satunya, Gereja Toraja Jemaat Imanuel Bontang (GT-JIB) menjadikan momen tersebut sebagai perenungan diri.

ADIEL KUNDHARA, Bontang

Ketika lonceng berbunyi tiga kali pertanda seluruh jemaat gereja yang terletak di Jalan Zamrut, RT 41, Nomor 14 ini, untuk mempersiapkan diri memasuki prosesi ibadah. Pendeta dan majelis gereja memasuki gedung diiringi alunan piano yang syahdu. Hal ini tampak berbeda, mengingat kemarin bukanlah Minggu melainkan seluruh orang merayakan hari pertama di tahun 2018.

Kendati malam sebelumnya, tiap keluarga melaksanakan ibadah sebelum pukul 24.00 Wita. Namun, raut muka segar terlihat riang ketika beberapa pujian dikumandangkan.

Baca Juga:  Call Center 112 Masih Tunggu Antrean

Adapun pesan tahun baru disampaikan oleh pendeta Christina Lebang dalam khotbahnya. Ia mengambil tiga nats Alkitab yakni kitab Pengkhotbah 3:1-15, Wahyu 21:1-6a, dan Matius 25:31-46.

Menurut pendeta Christina Lebang perlunya jemaat untuk memahami pemaknaan terhadap tahun baru. Pasalnya, pasang-surut kehidupan telah dialami oleh setiap individu selama 365 hari di tahun sebelumnya. Tepat saat malam tahun baru, ia menanyakan kepada jemaatnya apakah perayaan yang diselenggarakan oleh masing-masing berdampak pada pengorbanan diri.

“Pukul 24.00 Wita tadi (kemarin, Red.) kita tutup dengan kegembiraan sekarang apa maknanya. Itu cukup atau harus membawa kita berkorban secara sakit,” kata pendeta Christina dalam khotbahnya.

Ia menilai jangan sampai segala perayaan yang dibuat hanya untuk kepuasan diri. Contohnya dengan pembelian petasan dan memasak dengan skala besar.

Baca Juga:  3.196 Siswa SD Akan Hadapi USBN

Akan tetapi, pendeta Christina mengungkapkan pengorbanan untuk Tuhan sangat sulit dilakukan. Wujudnya ialah dengan mengubah paradigma yang semula hanya fokus pada diri sendiri, kini menjadi membahagiakan orang lain.

“Itulah yang dinamakan proses perubahan, sulit memang tetapi harus berubah,” ungkapnya.

Dalam Pengkhotbah pasal 3 ayat 1 hingga 15, Tuhan memperlihatkan sesuatu ada waktunya dengan membandingkan dua hal yang sangat bertentangan. Terdapat kondisi menyenangkan maupun menyengsarakan. Oleh karena itu, pendeta Christina meminta kepada jemaat mempuat grafik kehidupan masing-masing, apakah lebih tinggi skala mendekatkan atau menjauhkan diri kepada Tuhan.

“Evalausi sejauh mana grafik untuk Tuhan. Jika grafiknya tinggi untuk Tuhan, Ia akan menyebut kita domba yang akan ditempatkan sebelah kiri-Nya,” paparnya.

Baca Juga:  Ketika Anggota DPRD Tak Lagi Menggunakan Mobil Dinas (3-Habis); Kompak Pakai Mobil Pribadi, Tawarkan Solusi Penjemputan

Di akhir khotbahnya, ia menekankan tiga hal yakni jangan larut di waktu yang membuat kecewa dan menangis terus-menerus, sebagai manusia tentu tidak bisa menyelami pekerjaan Tuhan, serta Allah menjadikan segala sesuatu menjadi indah pada waktunya.

Ibadah ini juga diisi dengan persembahan pujian dari Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Jemaat Imanuel Bontang dan persekutuan lansia. (***)

Tags: bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HOAX!!! Ledakan Mustahil Akibat Ponsel

Next Post

PT BPR Ingin Pisah dari Perusda AUJ

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.