Berbekal kreativitas dari drum bekas, Bripka Agus Supriyanto, salah satu anggota Polres Kutim meraih penghargaan dari Polres Kutim. Penghargaan tersebut diberikan pasca upacara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-72 yang digelar di Halaman Polres Kutim, kemarin.
—DHEDDY, SANGATTA—-
Bripka Agus mendapatkan penghargaan lantaran berhasil menyulap drum bekas menjadi perahu cantik. Perahu berukuran 1 X 3 meter tersebut dibuatnya saat Kutim dilanda banjir beberapa waktu lalu.
Sudah beberapa perahu yang dibuat. Diantaranya untuk Polres Kutim dan PMI. Bripka Agus menargetkan 10 perahu untuk Kutim. Saat ini masih berjalan proses pembuatan perahu lainnya. Ditarget beberapa lokasi yang berpotensi banjir akan kebagian perahu tersebut.

“Saya sendiri tidak menyangka akan diberi penghargaan seperti ini,” ujar Bripka Agus.
Untuk diketahui, perahu drum anti bocor ini dibuat lantaran saat itu perahu di Kutim terbilang minim. Berbekal inisiatif, panggilan jiwa, dan dorongan dari atasan yakni Kapolres Kutim, dirinya memutuskan untuk membuat perahu tersebut.
Perahu yang menyerupai sekoci itu dibuat dengan menggunakan dana sendiri. Dirinya juga membuka bantuan drum kosong untuk mempercepat proses pembuatan. Sebab, drum kosong terbilang sulit. Jikapun beli, harganya terbilang mahal.
“Apalagi, untuk mengerjakan perahu itu hanya menggunakan waktu luang. Yakni setelah pulang kerja. Biasa kami kerjakan sore hingga malam hari,” katanya.
Selain Bripka Agus, Bripka Josan Damayanto dari Sabhara, dan Bripda Fahrul M dari Propam Polres juga mendapatkan penghargaan yang serupa. Mereka berhasil meraih juara 1 bulu tangkis dalam Polda Kaltim.
Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Kutim, Ismunandar, yang dalam upacara tersebut bertindak sebagai inspektur upacara.
“Mereka merupakan anggota Polres yang berprestasi. Makanya kami berikan penghargaan,” kata Kapolres AKBP Teddy Ristiawan. (dy)







