• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Nyaris Punah, Kini Usaha Gasing Kian Menjanjikan 

by BontangPost
3 Januari 2017, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
SEMAKIN MENJANJIKAN: Sahabuddin sedang membuat gasing di depan rumahnya, yang kini terus digelutinya karena semakin menjanjikan.  (VERI SAKAL/BONTANG POST)

SEMAKIN MENJANJIKAN: Sahabuddin sedang membuat gasing di depan rumahnya, yang kini terus digelutinya karena semakin menjanjikan.  (VERI SAKAL/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Permainan tradisional gasing yang  hampir punah, kini kian digemari. Ternyata hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi Sahabuddin, warga RT 53 Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan. Pasalnya, ia kini mulai mengeluti usaha membuat gasing tersebut. Saat ini menurutnya usaha tersebut kian menjanjikan. Sebab selain  anak-anak, orang dewasa pun saat ini mulai memesan mainan tersebut.

Sahabuddin menjelaskan, awalnya ia hanya membuat gasing untuk dirinya sendiri. Kemudian ia mengikuti lomba 17 Agustus dalam rangka HUT RI. Setelah lomba itu berakhir, permainan itu bukannya berakhir, ternyata semakin banyak warga di RT-nya bahkan wilayah lain, seperti  Tanjung Laut, Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Limau hingga Guntung yang meminta  untuk dibuatkan gasing.

Baca Juga:  Karst Kutim Tak Ada Samanya di Dunia, Bisa Jadi Asal Mula Tatto Kalimantan

Dari situ lahir lah ide untuk menggeluti usaha tersebut. Begitu digeluti, ternyata hingga saat ini orang yang memesan tidak pernah berhenti, baik dari anak sekolah hingga orang dewasa. Bahkan belum lama ini ada yang memesan hingga 150 gasing. Kemudian tiap harinya ada tujuh hingga sepuluh orang yang memesan tiap harinya.

“Sebenarnya saya sehari-hari bekerja sebagai nelayan, karena usaha ini lagi laris-larisnya, sudah lama ini saya tidak melaut karena banyaknya pesanan,” ujarnya, Senin (2/1) kemarin.

Dia menambahkan, gasing yang dijualkan harganya bervariatif, mulai dari ukuran ceper 10 sentimeter dengan harga Rp 7 ribu beserta talinya. Sedangkan gasing yang berukuran 15 sentimeter, harganya mencapai Rp 35 ribu dengan talinya. Namun harga tersebut, termasuk dalam kategori gasing yang berbahan dasar dari jenis kayu biasa. Sedangkan yang memiliki  kualitas bagus adalah gasing yang terbuat dari jenis kayu bangris, harganya bisa mencapai Rp 75 ribu per buah bila dijualkan,  menurutnya itu dikarenakan kayu jenis tersebut sangat sulit untuk didapat.

Baca Juga:  Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba

“Dengan membuat gasing, sekarang saya bisa dapat Rp 100 ribu per hari, sedangkan melaut kadang-kadang dapat, ya kadang-kadang juga tidak sama sekali,” pungkasnya. (ver)

Tags: budayagasing
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

2017, PLN Target Kutim Bebas Byar-Pet 

Next Post

Terkait Wacana Tarif Air Naik, Warga Beda Pendapat

Related Posts

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan
Kaltim

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan

1 Juni 2022, 13:00
Kenalkan Kearifan Lokal dengan Menampilkan Adat Dayak
Feature

Kenalkan Kearifan Lokal dengan Menampilkan Adat Dayak

10 Oktober 2018, 11:00
Semarak Erau Pelas Benua Guntung
Bontang

Semarak Erau Pelas Benua Guntung

26 September 2018, 11:55
Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan
Bontang

Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan

19 September 2018, 11:52
Komunitas Gasing Sangatta Kenalkan Permainan Tradisional pada Warga
Feature

Komunitas Gasing Sangatta Kenalkan Permainan Tradisional pada Warga

8 September 2018, 11:00
Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba
Kaltim

Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba

26 Agustus 2018, 11:30

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.