SAMARINDA – Musyawarah Provinsi (Musprov) VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim tinggal menghitung hari. Ada tiga bakal calon ketua yang sudah mengembalikan formulir untuk diverifikasi kembali. Mereka adalah Dayang Donna Walfiaries Tania Faroek, Khairuddin SP, serta Fakhruddin Noor.
Di antara tiga kandidat, Donna merupakan satu-satunya calon wanita. Saat ini, putri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak itu menjabat sebagai ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kaltim.
Lalu, apa alasan ibunda dari Fionalita Aifa Savitri bertarung memperebutkan pucuk pimpinan organisasi para pengusaha itu? Donna yang merupakan CEO PT Aifa Kutai Energy itu menyebut, maju sebagai salah satu calon ketua Kadin Kaltim adalah hal yang wajar.
“Kebetulan jabatan saya di Kadin Kaltim sekarang adalah wakil ketua. Kebetulan juga, sekarang jabatan saya ketua Hipmi Kaltim, asosiasi profesi di bawah Kadin. Jadi, sangat wajar apabila saya mencalonkan diri. Karena jenjang organisasi yang harus saya lewati memang sangat wajar,” kata Donna kepada Metro Samarinda (Bontang Post/Kaltim Post Group), Rabu (8/3) kemarin.
Terlebih, kata dia, kecintaannya kepada organisasi pengusaha itu. “Ini membuat saya memberanikan diri untuk maju meskipun umur saya masih sangat muda, jika dibandingkan dengan senior-senior yang sudah berada di Kadin sekarang,” katanya.
Donna menyebut, tiga tahun menahkodai Hipmi Kaltim, fokus programnya adalah membina calon dan pengusaha muda. “Tujuannya, bagaimana caranya agar pemuda bisa berwirausaha dan mandiri,” bebernya.
Begitu juga saat dirinya memimpin KNPI Kaltim. “Selama menjabat sebagai ketua KNPI, saya fokus pada kegiatan sosial dan pembinaan pemuda,” sambungnya.
Atas dasar itulah, Donna menjadi bersemangat untuk memimpin Kadin. “Karena Kadin ruang lingkupnya lebih luas dan global. Serta, fokus dan konsentrasinya pada dunia bisnis,” jelasnya.
Menurutnya, fungsi dan peranan Kadin tidak lepas dari apa yang sudah dilakukannya selama memimpin Hipmi, KNPI, dan organisasi lain.
“Dengan sendirinya, akan saya letakkan jabatan keduanya (ketua KNPI dan Hipmi, Red.) apabila saya terpilih nanti sebagai ketua Kadin,” tutupnya.
Bak gayung bersambut, ternyata dukungan buat Donna terus mengalir. Salah satunya dari Kadin Kutai Barat (Kubar). Ketua Kadin Kubar, Ellyson Emmanuel menegaskan, Kadin Kubar menyatakan dukungan kepada Donna saat musda, Februari lalu.
“Kami bulat dan solid mendukung Donna Faroek menjadi ketua Kadin Kaltim,” tegas Elly. Tak hanya Kubar, pengurus kabupaten/kota lain juga menyatakan dukungannya kepada Donna.
Sebagai informasi, Musprov Kadin Kaltim akan digelar di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, 31 Maret-2 April mendatang. Selain memilih ketua, juga digelar berbagai kegiatan. Salah satunya adalah peletakan batu pertama untuk sekretariat Kadin Kaltim di Jalan PM Noor.
Dalam musprov, calon ketua akan memperebutkan 60 suara. Rinciannya, masing-masing Kadin kabupaten/kota mendapatkan jatah lima suara. Mereka ini juga mewakili asosiasi di bawahnya. Kemudian, 20 persennya, diserahkan kepada anggota luar biasa, yakni organisasi atau asosiasi pengusaha atau perusahaan yang tergabung di Kadin. Mereka memiliki 10 suara. (gun)







