• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Imbas Demo Sopir Angkot, Tagar #SaveGojek Ramai di Medsos

by BontangPost
9 Maret 2017, 13:01
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
DUKUNG OJEK: Salah satu komentar yang mendukung keberadaan Gojek di Samarinda.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

DUKUNG OJEK: Salah satu komentar yang mendukung keberadaan Gojek di Samarinda.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Aksi demo para sopir angkutan kota (Angkot) yang menolak keberadaan ojek online GoJek di Samarinda mendapat perhatian besar dari masyarakat. Hal ini tergambar dari ragam komentar di media sosial (Medsos) seperti facebook sepekan terakhir. Dalam status dan komentar yang diunggah para pengguna facebook, hashtag atau tanda pagar (Tagar) #SaveGojek pun ramai terlihat.

Sebagian besar warga Kota Tepian yang memiliki akun facebook menyesalkan kejadian demo sopir angkot tersebut. Apalagi sampai berujung aksi anarkis yang meresahkan masyarakat. Menurut mereka, aksi demo tersebut tidak perlu dilakukan. Karena baik sopir angkot dan ojek berbasis aplikasi online GoJek sama-sama memiliki pangsa pasar yang berbeda.

Akun bernama Marliana Taha dalam komentarnya di grup Bubuhan Samarinda membandingkan jenis pelayanan yang antara Gojek dan angkot. Dia mengungkapkan bila Gojek lebih fleksibel karena bisa masuk ke dalam gang-gang. Serta bisa mengantarkan makanan ke rumah.

“Angkot gak bisa beliin kita makanan. Angkot gak bisa nganterin barang kita masuk-masuk gang. Angkot gak bisa nalangin dulu kalau kita jual barang. Angkot gak bisa beliin kita pizza atau pecel kalau kita mau pesan. Lah kenapa Gojek yang jadi sasaran? Nyadar dong, kalau memang angkot bisa bekerja seperti Gojek bolehlah biar Gojek dihapuskan, angkot yang bergerak. Gimana bisa nggak? Jangan main anarkis kalau belum mampu seperti di atas,” tulis Marliana panjang.

Baca Juga:  Tergiur Harga Murah, Banyak Orang Tertipu Kosmetik Ilegal 

Sementara itu akun bernama Iyar Edware Edware menulis perbedaan lain antara Gojek dan Angkot. Dalam hal ini dia menyebut pekerjaan angkot lebih mudah ketimbang Gojek. Bahkan kata dia, penghasilan angkot bisa lebih banyak.

“Padahal kalau dihitung-hitung angkot sama Gojek lebih banyak angkot yang dapat penghasilan karena dia bisa bawa lebih banyak penumpang dan bisa lebih banyak bawa barang. Kalau Gojek paling bisa 1 penumpang. Muatan seadanya,” tulis akun Iyar Edware Edware.

“Ya Gojek itu kerjanya tak seenak sopir angkot. Mereka harus mencari lokasi pesanan dulu. Kadang berhenti dulu lihat lokasi yang dituju jadi waktu lebih banyak terbuang. Tapi kalau sopir dia Cuma di jalan-jalan raya. Kadang Gojek itu sampai masuk-masuk gang kecil demi menjemput pelanggannya. Makanya kata pepatah hidup ini keras kawan. Tidak kerja tidak makan,” tambahnya.

Baca Juga:  Adi Tempel Nusyirwan di Bursa Cawagub

Sedangkan beberapa akun lainnya menyarankan para sopir dan pengelola angkot untuk dapat berbenah. Khususnya dalam hal pelayanan dan dapat mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang ada. Sehingga, dapat bersaing dan tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Hal ini yang diungkapkan Ratna Abdi dalam komentarnya menanggapi salah satu kiriman di grup Bubuhan Samarinda.

“Sopir angkot harus berbenah. Sopirnya mendapat penataran sikap dan perilaku dan di beri ID card. Jika terjadi sesuatu mudah dikenalin dari ID cardnya. Jika sopir angkot suka menaikkan tarif seenaknya maka jangan salah jika ditinggalkan penumpangnya yang lebih memilih kenyamanan dan murah,” tulis Ratna.

Beberapa akun mengeluhkan pelayanan angkot yang dinilai tidak aman dan nyaman. Sehingga  banyak yang mengaku enggan menggunakan jasa angkot. Evy Rismaya Putri misalnya, akun ini menulis pengalaman buruknya pelayanan yang diberikan angkot. Hal ini membuatnya beralih menggunakan Gojek.

“Saya kapok naik angkot, setiap saya bayar pakai uang besar Rp 20 ribuan gak pernah dbalikin kembaliannya. Terus ugal-ugalan, sempat kelahi di jalanan mau mukul orang pake kunci Inggris. Dan saya penumpang satu-satunya disitu. Terus pernah juga beberapa kali sopirnya lagi mabuk, jadi saya beralih ke gojek. Pelayanannya memuaskan,” tulisnya.

Baca Juga:  Aji Dedi Melesat

Dari pantauan Metro Samarinda (Bontang Post Group/Kaltim Post Group), sebagian besar kiriman di facebook terkait demo Gojek membela keberadaan layanan ojek online ini. Beberapa kiriman di grup Bubuhan Samarinda yang membahas #SaveGojek mendapatkan ratusan komentar dan puluhan kali dibagikan. Termasuk akun “Kaltim Kece” yang membuat video parodi demo Gojek ini dengan mengambil cuplikan film “Titanic”.

Diberitakan sebelumnya, para sopir angkot melakukan demo di balai kota, Senin (6/3). Mereka meminta aktivitas ojek online berbasis aplikasi GoJek untuk dihentikan. Pasalnya, keberadaan Gojek dinilai menggerus pendapatan mereka. Gojek juga dinilai melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Tidak Dalam Trayeknya. Yang disayangkan, aksi demo ini lantas disusul aksi anarkis pengeroyokan salah seorang driver Gojek pada malam harinya. (luk)

Tags: demogojekMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dapat Jatah Lima Ribu Sertifikat Tanah Gratis

Next Post

Optimistis Pimpin Kadin Kaltim, Donna Fokus Membina

Related Posts

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong
Bontang

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong

18 Agustus 2026, 18:38
Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09
Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot
Bontang

Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot

12 September 2022, 15:43
Jumlah Driver Membludak, Pengemudi Grab Minta Pembatasan Armada
Nasional

Tarif Baru Ojol Diberlakukan, Segini Tarifnya

3 September 2019, 12:30
Jumlah Driver Membludak, Pengemudi Grab Minta Pembatasan Armada
Nasional

Tarif Ojol Naik Bikin Order Turun

8 Mei 2019, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.