• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PDAM Sebut Desalinasi Bukan Solusi Air Bontang

by M Zulfikar Akbar
29 Januari 2019, 20:22
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Seorang warga tengah mempraktikkan pengisian air bersih menggunakan teknologi sea water reverse osmosis di Pulau Gusung, beberapa waktu lalu. (Dok/Humas Pemkot)

Seorang warga tengah mempraktikkan pengisian air bersih menggunakan teknologi sea water reverse osmosis di Pulau Gusung, beberapa waktu lalu. (Dok/Humas Pemkot)

Share on FacebookShare on Twitter

PROSES produksi air bersih dari air laut menjadi air tawar atau desalinasi mulai diterapkan di Bontang. Yaitu untuk memenuhi kebutuhan air minum di Pulau Gusung, Kelurahan Guntung, Bontang Utara. Namun, PDAM Tirta Taman Bontang menyebut, desalinasi bukan solusi jangka panjang bagi masalah air bersih di Bontang.

Direktur PDAM Tirta Taman, Suramin menyatakan, penerapan desalinasi ini masih perlu kajian yang betul-betul mendalam. Walaupun saat ini Pemkot Bontang telah mencoba berinovasi dengan pengaplikasiannya di Gusung, bukan lantas teknologi ini bisa diterapkan di daerah lain di Bontang. Khususnya sebagai produksi utama bagi kebutuhan masyarakat di daratan.

“Kalau untuk desalinasi itu memang perlakuan khusus. Peruntukkannya betul-betul daerah yang memang sangat sulit air (seperti Gusung),” terang Suramin kepada BontangPost.id.

Dia menjelaskan, desalinasi bukan alternatif produksi air bersih yang diperuntukkan bagi kebutuhan domestik dalam kapasitas besar. Lantaran biaya produksi dan biaya operasionalnya terbilang sangat tinggi dan tidak memungkinkan untuk diterapkan. Bahkan per kubik airnya saja membutuhkan Rp 15 ribu. Dengan harga tersebut, akan memberatkan warga untuk membelinya.

Baca Juga:  Bendungan Marangkayu Dibangun, PDAM Bontang Bakal Dapat Air Baku

“Kalau yang di Gusung itu kan (produksi airnya) khusus untuk kebutuhan air minum. Dengan kapasitas 900 liter per hari. Nah kalau desalinasi dipakai untuk mandi atau cuci, itu namanya bukan pemborosan lagi, tapi sudah tidak mungkin. Karena harga operasionalnya tidak sebanding dengan harga jualnya,” urai Suramin.

Selain itu, dia juga menyebut bila biaya maintenance atau perawatan perangkat desalinasi ini juga cukup besar. Dengan tenaga listriknya dipasok dari sel surya, biaya dan peralatan desalinasi terbilang mahal. Termasuk untuk baterai dan akinya. Sehingga pihaknya berupaya keras agar paket desalinasi di Gusung bisa bertahan lama.

“Karena kalau (mesin) baru itu nanti semua bisa menggunakannya. Tapi perawatannya itu yang harus betul-betul (supaya awet),” tambahnya.

Baca Juga:  Perawatan WTP PDAM Bontang Digelar Akhir Pekan Ini, Berikut 27 Area Terdampak

Sehingga kalaupun desalinasi diterapkan, benar-benar menjadi salah satu alternatif untuk kondisi-kondisi tertentu di daerah pulau-pulau seperti Gusung. Sementara untuk wilayah daratan, untuk jangka panjangnya diupayakan produksi dari air-air permukaan seperti waduk. Untuk jangka pendeknya, PDAM masih menggunakan sumur bawah tanah sebagai sumber air.

“Kami tetap memenuhinya (kebutuhan air) dengan menggunakan sumur bawah tanah dahulu. Sembari kita mencari solusi ke depan. Karena untuk kebutuhan air ini tidak bisa ditolak dan tidak bisa ditahan-tahan lagi (pemenuhannya),” jelas Suramin.

Di satu sisi, desalinasi ini juga bisa menjadi pilihan bagi penyediaan air bersih untuk perusahaan atau industri. Lantaran industri dianggap mampu membeli dengan harga Rp 15 ribu per kubik air bersih hasil desalinasi. “Tapi untuk masyarakat menengah ke bawah boro-boro (mampu membeli). Harga air PDAM sekarang ini kan rata-rata Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu,” pungkasnya. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: desalinasipdam bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Semburan Gas di Balikpapan, Rumah Warga Ikut Terbakar

Next Post

Hore! Beasiswa dari Pemkot Bontang Meningkat Rp 500 Juta

Related Posts

Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres
Bontang

Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres

13 April 2026, 12:26
Pelanggan Diberi Kelonggaran Bayar Air
Bontang

Tagihan Air Membengkak, DPRD Bontang Desak PDAM Cek Langsung ke Lapangan

10 April 2026, 17:20
Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi
Bontang

Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi

8 April 2026, 14:41
Sejumlah Warga Bontang Protes Tagihan Air Melonjak, Tembus Jutaan Rupiah
Bontang

Sejumlah Warga Bontang Protes Tagihan Air Melonjak, Tembus Jutaan Rupiah

3 April 2026, 16:16
Perumda Tirta Taman Perbaiki Pompa Sumur Brokoli, Tekanan Air di Sejumlah Wilayah Bontang Berpotensi Turun
Bontang

Perumda Tirta Taman Perbaiki Pompa Sumur Brokoli, Tekanan Air di Sejumlah Wilayah Bontang Berpotensi Turun

17 Maret 2026, 10:00
Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih
Bontang

Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih

20 Februari 2026, 16:00

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.