bontangpost.id – 228 kios kosong di Pasar Taman Rawa Indah rencananya akan segera diundi ulang pada akhir September ini.
Kepala Diskop-UKMP Bontang Kamilan mengatakan untuk merealisasikan wacana tersebut lebih dulu pihaknya akan menyurati seluruh pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun.
Tujuannya untuk meminta mereka kembali menempati kios yang kosong dan melakukan penertiban pedagang yang terletak di luar area bangunan pasar Tamrin.
Sehingga, penggunaan Pasar Tamrin terlihat lebih maksimal. Terlebih Mal Pelayanan Publik (MPP) bakal diresmikan pada 12 Oktober.
“Kami inginnya ketika MPP diresmikan roda ekonomi di pasar juga berjalan dengan maksimal. Sehingga bangunan ini ramai,” jelasnya, Senin (12/9/2022).
Kata Kamilan, sudah seyogyanya pemerintah melakukan sosialisasi sebelum pengundian. Bila tidak dilakukan sosialisasi dikhawatirkan terjadi miskomunikasi antar pedagang juga pemerintah.
“Sasaran kami, mereka yang berjualan di atas trotoar. Sebenarnya mereka itu punya kios di atas (bangunan Pasar Tamrin). Cuman enggak dimanfaatkan,” sambungnya.
Adapun, pemberian surat kepada pedagang dilakukan sebanyak tiga kali secara bertahap dengan jangka waktu sepekan. Dengan harapan pedagang tidak lagi berjualan di atas trotoar Jalan KS Tubun.
“Terus siapa yang mau ngisi kalau bukan pedagang di situ. Bakal jadi masalah nanti kalau kami kasih peluang di luar mereka,” timpalnya.
Sejatinya, tim terpadu untuk menangani hal ini yang terdiri dari unsur Forkopimda, TNI, Polri, Dishub, Satpol PP juga UPT Pasar telah dibentuk. Hanya saja, pihaknya masih menunggu SK wali kota.
“Sebentar lagi mungkin terbit. Nanti mereka yang tergabung dalam SK itu akan melakulan sosialisasi ke pedagang. Kalau tidak dibentuk tim maka sosialisasi di lapangan bisa kacau,” tandasnya. (*)







