BONTANGPOST.ID, Bontang – Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Bontang belum bisa dipastikan. Setelah ditargetkan akan digeber pada akhir Mei. Namun hingga awal Juni program tersebut tak kunjung dilaksanakan.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Surya Dwi Saputra mengatakan belum bisa memastikan kapan MBG akan dimulai. “Belum ada perkembangan lagi ini,” kata Surya.
Bahkan hingga saat ini baru dua dapur yang disiapkan oleh SPPG. Dapur itu berada di Jalan Soekarno-Hatta (Bontang Barat) dan di Guntung (Bontang Utara).
Produksi kedua dapurnya mencapai 7.000 porsi. Estimasi harga makanan tiap porsinya mencapai Rp15 ribu.
Adapun satu dapur mitra yang ditunda yakni salah satu usaha katering di Kelurahan Satimpo. Pasalnya dapur mitra ini masih menyelesaikan kontrak dengan instansi lain.
“Kalau bermitra dengan BGN otomatis dapurnya tidak bisa menjadi satu. Dalam artian masih menerima pesanan di luar BGN maka harus menyiapkan dapur lain,” ucapnya.
Bahkan pemilik katering ini masih ragu untuk belanja alat makan atau ompreng. Sehingga belum didaftarkan oleh SPPG.
SPPG juga akan melakukan koordinasi dengan pemkot, instansi terkait, dan calon mitra dalam waktu dekat. Sementara SPPG juga sudah menggelar pelatihan terkait dengan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG.
Diharapkan dengan pembekalan tersebut proses distribusi MBG bisa berjalan dengan lancar. Salah satunya meminimalisasi kesalahan dalam penyiapan makanan untuk para pelajar.
Diprediksi MBG di Bontang akan dimulai pada saat tahun ajaran baru pendidikan. Mengingat saat ini masuk dalam tahapan penerimaan murid baru.
Diketahui untuk proses pendaftaran ulang untuk jenjang SD dan SMP akan dilakukan pada akhir bulan ini. Sementara untuk jenjang SMA atau SMK proses pengenalan sekolah berlangsung pertengahan Juli mendatang. (ak/kp)







