Jadi Wadah Tingkatkan Keimanan dan Mental Siswa
SANGATTA-Pembangunan Masjid Nurul Ilmi di kawasan SMA N 1 KecamatanTeluk Pandan mulai dibangun, Senin (24/7) lalu. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Bupati Kutim Ismunandar bersama Wabup Kasmidi Bulang. Prosesi tersebut turut pula disaksikan Asisten Pemerintah danKesejahteraan Rakyat Mugeni, Camat Teluk Pandan Amir, para guru, siswa, dan wali murid.
Pada kesempatan tersebut, Ismunandar meminta pihak sekolah memperhatikan proses pembangunan, sehingga tidak akan terhenti di jalan. Sebab masjid itu merupakan wadah dalam meningkatkan keimanan dan mental para siswa.
“Jika menunggu pendanaan dari proposal tentu akan membutuhkan waktu lama. Semoga dalam pembangunannya, ini bisa dianggarkan di APBD perubahan,” kata Ismu.
Dia pun berharap bahwa kegiatan peletakan batu pertama yang sudah dilakukan. Jangan sampai ditinggal. Namun guna mengantisipasi hal tersebut terjadi, Pemkab Kutim akan memberikan bantuan sebesar Rp 30 juta.
“Kalau ada rezeki kami akan menambah dana lagi agar pembangunan ini tidak terhenti, ” tutur Ismu.
Sekedar infomrai, masjid yang dibangun tersebut berada tidak jauh dan berada di sisi kiri lahan sekolah. Dengan ukuran 10×10 Meter yang merupakan hasi hibah seorang wali murid, Erna Setiwati Risma.
Kepala SMA Negeri 1 Teluk Pandan Istadi melalui wakilnya Siti Yulianah menjelaskan, Masjid Nurul Ilmi sangat dinanti, karena dapat dipergunakan siswa melaksanakan salat zuhur dan asar bersama. Selain itu, sekolah ini telah menerapkan pula full day, yaitu mewajibkan siswa belajar muli dari pukul 7.15 hingga 16.00 Wita.
“Jika masjid ini telah rampung, tentu tidak perlu salat di kelas dengan menggeser meja dan bangku. Apalagi dengan jumlah siswa sekira 150 siswa, tentu ruangan yang ada kurang maksimal digunakan salat bersama. Ini juga merupakan impian kami para guru, siswa, dan wali murid,” terangnya.
Yuliana juga mengharapkan pembangunan bisa segera rampung. Yang diperkiraan dalam waktu dua hingga tiga bulan . Kemudian untuk pendanaan, selain menuggu dari pemerintah, pihak sekolah akan mencoba ke para donator.
“Selain dukungan para orang tua murid yang menyumbang berupa material, seperti batu dan pasir serta mengerjakan pembangunan masjid ini. Pihak sekolah akan mencoba ke perusahaan, seperti PT Indominco Mandiri dan lainnya yang ada di sekitar Teluk Pandan,” ungkapnya. (hms7/ver)







