• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Pendataan Warga Miskin di Bontang Hampir Tuntas, Pemkot Siapkan Data Tunggal agar Bantuan Tepat Sasaran

by Redaksi Bontang Post
8 November 2025, 14:00
in Pemkot Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Tim melakukan pendataan warga miskin di Kota Bonyang dengan tenggat waktu hingga 10 November mendatang. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Tim melakukan pendataan warga miskin di Kota Bonyang dengan tenggat waktu hingga 10 November mendatang. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Proses pendataan warga miskin di Kota Bontang hampir tuntas. Pemerintah Kota menargetkan seluruh data rampung sebelum tenggat waktu 10 November 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan data tunggal kesejahteraan warga, agar penyaluran bantuan sosial dan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan tepat sasaran.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjelaskan bahwa progres pendataan telah mencapai sekitar 80 persen. Pendataan dilakukan secara serentak di seluruh kelurahan, dengan proses verifikasi dan validasi melibatkan berbagai pihak, seperti Bapperida, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM), serta pemerintah kelurahan.

“Kami akan olah kembali dan periksa ulang bersama. Semua pihak hadir agar validasi benar-benar akurat,” ujar Agus Haris.

Menurutnya, data dikumpulkan berdasarkan kondisi riil keluarga di lapangan sesuai enam kriteria kemiskinan yang ditetapkan Kementerian Sosial (Kemensos). Data ini nantinya menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan dari APBD maupun program TJSL perusahaan.

“Kami ingin data yang real, bersumber dari masyarakat sendiri. RT dan lurah harus menyerahkan data faktual agar intervensi pemerintah dan perusahaan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga:  Dasuki Harapkan Happy Time Turut Promosikan Kartu Identitas Anak (KIA)

Selama ini, ketidaksesuaian data kerap membuat bantuan sosial tidak tepat sasaran. Karena itu, Pemkot Bontang bertekad membangun basis data tunggal yang bisa digunakan untuk mengukur efektivitas program sosial dan kontribusi perusahaan terhadap kesejahteraan warga.

“Kalau datanya tidak sesuai fakta lapangan, kita tidak bisa mengukur tingkat keberhasilan APBD atau TJSL. Kasihan juga perusahaan, sudah bantu tapi tidak fokus,” tutur Agus.

Verifikasi Lapangan dan Keterlibatan Multi Pihak

Data hasil pendataan nantinya akan dipresentasikan di hadapan seluruh perusahaan yang beroperasi di Bontang. Dari situ, pemerintah akan menentukan proporsi kontribusi sosial masing-masing perusahaan sesuai kondisi ekonomi warga.

Agus menjelaskan, saat ini Bontang tidak memiliki warga dalam kategori fakir miskin ekstrem (desil satu). Namun, masih terdapat warga di desil dua hingga empat yang menjadi prioritas penerima bantuan.

“Desil dua sampai empat itu yang jadi sasaran intervensi bersama. Perusahaan juga akan tahu kondisi ekonomi per rumah tangga dan bisa menentukan porsi bantuannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Tarif Kios Lang-Lang Dinilai Memberatkan, Wali Kota Bontang Siap Lakukan Evaluasi

Terkait jumlah pasti warga miskin, Agus menyebut belum dapat dipastikan karena pendataan masih berjalan. Namun, ia memperkirakan angka kemiskinan menurun dibandingkan data sebelumnya.

“Sepertinya turun. Tapi nanti setelah final, data resmi akan diserahkan ke Kemensos. Tidak ada lagi dua versi data. Semua akan terintegrasi jadi satu data tunggal,” tegasnya.

Ia menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) kini hanya berperan mengawal dan mengevaluasi proses validasi, bukan lagi sebagai pengelola data terpisah.

“BPS tidak punya data sendiri. Mereka hanya mendampingi saat penetapan data bersama Pemkot. Setelah itu, data tunggal diserahkan ke Kemensos,” jelasnya.

Pendataan Hampir Selesai

Sementara itu, Kepala Dissos-PM Bontang, Toetoek Pribadi Ekowari, mengungkapkan bahwa proses pendataan sudah memasuki tahap akhir. Tim enumerator hanya menyisakan sekitar 877 jiwa dari total 16.384 jiwa yang harus disurvei.

Baca Juga:  Pengurus Gapensi Resmi Berganti, Pemkot Bontang Beri Catatan Soal Profesionalisme

“Data terus bergerak. Waktu tersisa lima hari, tinggal sekitar 877 jiwa lagi yang harus disurvei. Ini sudah mencapai 94 persen,” ungkap Toetoek.

Tim enumerator mengumpulkan data secara detail, mulai dari biodata, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, pengeluaran, aset, hingga status rumah. Selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan warga dalam kelompok desil yang tepat.

Adapun rincian kepala keluarga (KK) yang sudah disurvei per kecamatan yaitu:

  • Bontang Selatan: 2.400 KK

  • Bontang Utara: 1.700 KK

  • Bontang Barat: 675 KK

Pemkot Bontang berharap, setelah data tunggal ini disahkan, seluruh bantuan sosial maupun program TJSL perusahaan dapat tersalurkan secara lebih tepat sasaran. Data tunggal ini juga akan menjadi tolok ukur baru efektivitas program pengentasan kemiskinan di kota industri tersebut.

“Kami ingin tidak ada lagi tumpang tindih data. Dengan satu data yang valid, pemerintah dan perusahaan bisa berkolaborasi lebih efisien dalam menurunkan angka kemiskinan di Bontang,” tutup Agus Haris. (ak)

 

Tags: diskominfo bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dianggap Bikin Resah dan Suka Mengancam, Pengamen Ini Ditangkap Satpol PP Bontang

Next Post

Kuota Toko Modern Waralaba Diatur per Kecamatan, Pemkot Bontang Siapkan Perda Baru

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.