• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pengecer Biang Kelangkaan Premium

by M Zulfikar Akbar
2 Oktober 2017, 13:29
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Dok/sangatta post
SELALU KOSONG: Bahan bakar premium sulit didapat di SPBU. Anehnya, premium justru melimpah di pengecer

Dok/sangatta post SELALU KOSONG: Bahan bakar premium sulit didapat di SPBU. Anehnya, premium justru melimpah di pengecer

Share on FacebookShare on Twitter

Warga Menduga Ada Oknum SPBU yang Bermain

SANGATTA – Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kerap kali mengalami kekosongan. Warga menduga pengecer merupakan biang utama.

Pasalnya, meskipun di SPBU kosong, akan tetapi BBM jenis premium di pengecer tetap melimpah.

Fenomena kekosongan ini hampir terjadi setiap hari. Tentu saja masyarakat umum khususnya kalangan bawah yang menjadi tumbal. Mereka harus membeli di pengecer dengan harga yang terbilang tinggi. Mulai dari Rp9 ribu hingga Rp10 ribu.

Belum lagi kemurnian minyak laik dipertanyakan. Terparah, takaran nya tak sampai satu liter. Tentu saja warga mengeluh. Ini ibarat sudah jatuh ketiban tangga.

“Kasihan warga yang enggak pernah dapat jatah beli di SPBU. Jika sudah seperti itu terpaksa beli di pengecer. Jika ada uang ya paling beli pertalite,” ujar Adian warga Sangatta Utara.

Pengecer tak sepenuhnya dipersalahkan. Sebenarnya ada yang paling disorot. Yakni oknum yang diduga bermain di SPBU. Ini yang menjadi perhatian. Sebab mereka yang melegalkan pembelian premium sekala besar.

“Ini hanya dugaan saja, jika ada oknum SPBU yang bermain. Kan aneh, premium datang terus tapi enggak pernah dirasakan masyarakat. Hanya segelintir saja. Tetapi di pengecer pada penuh. Kan lucu,” kata Aan warga lainnya.

Seharusnya, dalam jangka panjang ada aturan mengenai hal ini. Pertama terkait pelarangan pengecer dalam kota. Jikapun ada di batasi jaraknya. Sehingga masyarakat fokus ke SPBU dan rakyat kecil merasakan haknya.

Sedangkan jangka pendek wajib adanya pengawasan kepada pengecer dan petugas SPBU. Sehingga semua merasakan premium.

“Ya harus tepat sasaran. Kasihan mereka yang punya hak. Untuk itu harus ada aturan yang jelas,” kata Aan.

Sebelumnya dikabarkan jika Disperindag Kutim akan menertibkan pengecer yang tidak sesuai dengan aturan. Namun sayang, hingga saat ini belum ada tindakan. Entah sampai kapan, yang jelas rakyat terus menunggu aksi nyata tersebut. (dy)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Musti Tajir, Ada TKI dan Guru SLTA

Next Post

Pupuk Jiwa Nasionalisme Lewat Kontes Mural

Related Posts

Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir
Bontang

Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

2 November 2026, 19:13
Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri
Kaltim

Dua Mesin ATM Dibobol di Samarinda, Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

2 November 2026, 17:30
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.