bontangpost.id – Penjagaan di Tugu Selamat Datang mulai diberlakukan Pemkot Bontang mulai Kamis (6/5/2021). Kebijakan ini diambil untuk mendukung larangan mudik Lebaran 2021. Hasil pemantauan hari ketiga, Sabtu (8/5/2021) malam, kendati terjadi kenaikan jumlah pengendara, tapi mereka bisa dengan mudah melenggang ke Bontang.
Pengendara sebagian besar datang dari Samarinda dan daerah penyangga sekitar Bontang. Untuk pengendara dari Samarinda, sebagian besar adalah pelaku perjalanan pergi-pulang untuk keperluan pekerjaan. Seperti pedagang yang sengaja ke Samarinda untuk berbelanja. Tak sedikit dari pengendara itu adalah mahasiswa. Yang datang ke Bontang karena pulang ke rumah.
”Pantauan kami, malam ini (Sabtu) memang cukup ramai. Banyak warga sekitar ke Bontang alasan mau belanja,” kata Perwira Pengendali (Padal) dari Polres Bontang, Ipda Junaiddin kala disambangi bontangpost.id lokasi penyekatan, Sabtu (8/5/2021) malam.
Junaiddin dan timnya masuk tim jaga sif ke-3. Mereka bertugas selama 12 jam, mulai pukul 20.00 Wita hingga 08.00 Wita. Total anggota tim jaga ada 22 orang. Di antaranya, diisi kepolisian 10 orang; TNI 7, Dishub 2, Satpol PP 2, juga dari Palang Merah Indonesia (PMI) Bontang.
”Kalau malam tidak ada tim dari Dinkes. Mereka tugas hanya di sif pagi sampai sore,” bebernya.
Ketika disambangi sekira pukul 21.40 Wita, Junaiddin mengaku belum ada pengendara yang diminta putar balik. Atau pengendara yang menunjukkan surat keterangan rapid tes antigen negatif Covid-19.
Skrinining pun tak dilakukan ke seluruh pengendara. Petugas hanya mengambil beberapa sampel. Minta menunjukkan KTP sebagai bukti mereka warga Bontang. Sementara warga penyangga sekitar Bontang, yang sebagian besar menggunakan sepeda motor, hanya dicek suhu tubuh.
Pengendara bakal ditanya detail; ditanya asal dan tujuannya di Bontang, serta keterangan rapid antigen, bila mereka kedapatan menggunakan kendaraan bernomor polisi luar Kalimantan Timur. Selebihnya, pengendara dapat masuk ke Kota Taman dengan mulus tanpa pengawasan berlebih.
”Kami tidak nanya sedetail itu (untuk semua pengendara). Beberapa saja. Yang jelas kalau pengendara motor pasti dicek suhu tubuh,” tandasnya. (*)







