• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Perempuan Diduga Hendak Menculik Anak Dibekuk, Ternyata Positif Gunakan Narkoba

by M Zulfikar Akbar
10 Januari 2020, 16:30
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
SR dimintai keterangan oleh Satreskoba Polres Bontang atas penggunaan sabu. (AKP I GUSTI NGURAH SUARKA UNTUK KP)

SR dimintai keterangan oleh Satreskoba Polres Bontang atas penggunaan sabu. (AKP I GUSTI NGURAH SUARKA UNTUK KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Hati Rusman, warga Jalan Tennis, Kelurahan Apiapi, berdegup kencang. Pasalnya, kejadian tidak mengenakkan menimpa buah hatinya dua hari lalu. Saat jagoannya yang berumur 1,5 tahun bermain dengan saudaranya, tiba-tiba dihampiri perempuan misterius.

Menurut Rusman, perempuan itu datang dari arah Jalan Imam Bonjol sekira pukul 17.00 Wita kemarin. Dia menumpang ke salah seorang yang berprofesi karyawan perusahaan TV kabel. Seketika di depan hunian Rusman, dia langsung melemparkan helm di dekat titik bermain anaknya.

“Waktu itu, saya di depan rumah sendiri. Sembari melihat dua anak saya bermain yakni ARY (3 tahun), MRH (1,5 tahun) bersama sepupunya,” kata Rusman.

Setelah helm terjatuh, pengendara yang ternyata perempuan tersebut mendadak mengerem kendaraannya. Spontan, perempuan yang beridentitas SR ini melompat. Tujuannya satu, yakni mendekati MRH. Kondisi ini membuat Rusman bergerak menuju sekira 3 meter untuk memberi respons.

“Saat itu, saya posisinya membelakangi. Begitu dengar ada suara helm jatuh langsung balik badan. Ketika perempuan itu loncat, saya pikir mau ambil helm. Tetapi justru tangan anak saya ditarik. Loncatlah saya ke tengah jalan,” ucapnya.

Seketika warga berteriak untuk mendekati lokasi kejadian. Rusman pun langsung menahan sopir. Sementara SR dicegat oleh saudara ipar Rusman. “Langsung penuh orang di jalan itu. Sekira 30 orang ada,” terang dia.

Baca Juga:  Satlantas Sosialisasi Keselamatan Berkendara Ke Para Sopir dan Tukang Ojek

Sekitar 15 menit setelah kejadian, aparat kepolisian tiba di lokasi setelah ketua RT menghubungi pihak berwajib seiring adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Rusman pun mengaku sempat memukul salah satu bagian tubuh SR, agar dia dapat mengambil buah hatinya yang ditarik saat itu.

“Saat sudah lepas, anak langsung saya berikan ke tantenya,” sebut Rusman.

Ketika ditanya awak media terkait penuturan SR saat kejadian, Rusman pun menjawab setiap kata yang keluar tidak jelas. “Sempat dia (SR) mengaku putri Kalimantan, kalau ada yang macam-macam bisa bahaya,” paparnya.

SR langsung dibawa ke Mapolres Bontang untuk dimintai keterangan. Berdasarkan pengakuannya, SR hendak mengusir roh jahat di tubuh anak tersebut.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat mengatakan saat proses dimintai keterangan, SR sempat hendak melarikan diri. Dia berusaha lompat dari jendela ruang pemeriksaan.

Tak hanya itu, aksi nekat juga dilakukannya. Sebab, SR mencoba membuka baju atau telanjang. Namun, langkah itu langsung dicegah oleh polwan.

Baca Juga:  Pemuda Ngamuk Bawa Parang

“Intinya orangtua ketakutan saat anaknya dipegang oleh perempuan itu. Lalu mereka menghubungi kepolisian karena ada dugaan rencana penculikan anak,” katanya.

Menurut AKP Makhfud Hidayat, sulit untuk membuktikan aksi ini masuk kategori penculikan anak. Sebab, anak tidak sampai dibawa lari. “Karena hanya dipegang, belum ada aksi kejar-mengejar antara orangtua dan perempuan tersebut,” tutur dia.

Sementara itu, setelah kejadian kurang mengenakkan dua hari lalu, kondisi MRH kurang baik. MRH mengalami demam. Walhasil, orangtuanya membawa ke petugas medis untuk diperiksa.  “Anak saya demam sejak setelah kejadian itu. Ini habis dari puskesmas,” kata Rusman (ayah MRH) seusai dihubungi awak media Kaltim Post.

Ia menyebut, sebelum kejadian, kondisi MRH sangat bugar. Namun, kini dia menjadi rewel. Sering menangis dan meminta air susu ibu (ASI). Tak hanya itu, psikologis MRH terganggu. Biasanya dia bermain di luar rumah saat sore. Akan tetapi, dia menjadi mendadak enggan beranjak dari huniannya. “Ini mainan tapi hanya di dalam rumah,” ucapnya.

POSITIF NARKOBA

PENGUNGKAPAN identitas SR pun terkuak. Bahwa sebelum kejadian tersebut, SR mengaku telah menggunakan sabu-sabu. Tepatnya di salah satu toilet wisma karaoke Pantai Harapan, Berbas Pantai. Hasil diketahui saat aparat kepolisian melakukan tes urine kepada SR.

Baca Juga:  Kantor DPK Bontang Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 20 Juta

“Hasilnya positif ada kandungan metamfetamin,” kata Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskoba AKP I Gusti Ngurah Suarka.

Saat dimintai keterangan setelah dilimpahkan kasusnya dari Satreskrim, SR masih dalam pengaruh barang haram tersebut. Bahkan, ia sempat hendak telanjang di hadapan petugas. Akan tetapi, tindakannya berhasil dicegah.

Perwira berpangkat tiga balok itu menjelaskan, saat menggunakan sabu-sabu, SR dilihat oleh anaknya yang berusia sekira 3 tahun. Dia mengaku membeli sabu menggunakan pendapatannya sebagai pramuria.

AKP I Gusti Ngurah Suarka mengatakan, SR telah menggunakan sabu sejak tiga bulan ini. Barang tersebut didapatkan dari salah satu pengedar yang identitasnya telah dikantongi Satreskoba Polres Bontang. Jumlahnya satu poket. Hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan barang bukti. “Kami akan tetap kembangkan kasus ini,” sebut dia.

Kini SR menjalani asesmen di IPWL RSUD Bontang. Tujuannya mengetahui kapan SR menggunakan narkotika. Karena hanya pengguna, nantinya SR diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan rehabilitasi. (*/ak/kri/k16/kpg)

Source: Prokal
Tags: Penculikan Anakpolres bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Potongan Video CCTV Tabrakan Maut di Jalan Cipto Mangunkusumo Beredar

Next Post

Bangun Pabrik Amonium Nitrat, Kapasitas Produksi Diprediksi Mencapai 75 Ribu Ton

Related Posts

Bontang

Pesan Penculikan Anak Catut Polres Bontang, Polisi Pastikan Bukan Imbauan Resmi

1 September 2026, 15:12
Polda Kaltim Ungkap Kasus Penculikan dan Pembunuhan Bocah 7 Tahun di Sangatta
Kriminal

Polda Kaltim Ungkap Kasus Penculikan dan Pembunuhan Bocah 7 Tahun di Sangatta

3 Juni 2026, 20:53
Bocah 7 Tahun yang Hilang di Sangatta Ditemukan Meninggal Dunia di Bukit Pelangi
Kaltim

Bocah 7 Tahun yang Hilang di Sangatta Ditemukan Meninggal Dunia di Bukit Pelangi

3 Juni 2026, 15:36
Bocah 7 Tahun di Sangatta Kutim Dilaporkan Hilang, Polisi Periksa CCTV dan Kerahkan Tim Pencarian
Kaltim

Bocah 7 Tahun di Sangatta Kutim Dilaporkan Hilang, Polisi Periksa CCTV dan Kerahkan Tim Pencarian

3 Juni 2026, 12:24
Kapolres Bontang Agendakan Tes Urine Dadakan untuk Seluruh Personel
Bontang

Kapolres Bontang Agendakan Tes Urine Dadakan untuk Seluruh Personel

26 Februari 2026, 09:00
Polisi Ungkap Jaringan Penjualan Anak lintas Provinsi, Balita Korban Penculikan Ditemukan di Jambi
Nasional

Polisi Ungkap Jaringan Penjualan Anak lintas Provinsi, Balita Korban Penculikan Ditemukan di Jambi

11 November 2025, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.