• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Perusda AUJ Klaim Untung, Ternyata Ini Alasan Tidak Setor Dividen

by M Zulfikar Akbar
18 Januari 2020, 09:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Plasa Taman. (dok/bontangpost.id)

Plasa Taman. (dok/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Manajemen Perusda AUJ menepis pernyataan kalangan DPRD Bontang. Mereka mengklaim untung Rp 1,35 miliar, tapi diberikan kepada PT BPR Bontang Sejahtera.

BONTANG – Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) mengklaim memiliki keuntungan pada tahun lalu. Nilainya Rp 1,35 miliar. Manajer Pemasaran dan Pengembangan Usaha Perusda AUJ Arif mengatakan, keuntungan itu diperoleh dari tiga unit usaha.

Yakni, dari Bontang Transport (anak Perusda AUJ) sebesar Rp 850 juta serta laba dari videotron dan parkir sebesar Rp 500 juta. Arif membantah pernyataan legislator yang menyebut Perusda AUJ tidak menyetor dividen ke kas daerah.

Sesungguhnya, kata dia, penyetoran hendak direalisasikan. Namun, Pemkot Bontang justru menyarankan agar diberikan kepada PT BPR Bontang Sejahtera sebagai modal usaha. “Bukannya kami tidak mau menyetor dividen, tapi ada permintaan agar diberikan ke PT BPR Bontang sejahtera supaya tidak kena likuidasi,” kata Arif.

Saat disinggung permintaan itu berwujud lisan atau tertulis, Arif belum dapat memastikannya. Secara regulasi, Arif memandang itu tidak bertentangan. Sebab permintaan ini berasal dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Kemiskinan Terendah, Stunting Tinggi, Ketua DPRD Bontang; Anggaran Jangan hanya untuk Rapat

Dividen yang rencana bakal disetorkan sejumlah dari keuntungan yang dikantongi Perusda AUJ. Ia mengklaim kondisi keuangan Perusda AUJ kini dalam posisi sehat. Termasuk utang yang diwariskan oleh pimpinan sebelumnya, sebagian telah terbayarkan.

Mulai gaji karyawan hingga utang pajak. “Artinya, kami tidak mati suri. Pengembangan unit usaha nyata,” kilahnya.

Bahkan kondisi keuangan itu terlihat dari jumlah karyawan Perusda AUJ. Sebelumnya hanya ada empat orang yang masuk struktur perusahaan. Kini, bertambah drastis menjadi 21 orang. Bertambah 17 orang dari karyawan sebelumnya.

Padahal sejak 2017, Perusda AUJ menolak adanya penyertaan modal dari Pemkot Bontang. “Bahkan soal gaji tidak pernah terlambat diberikan,” tutur mantan anggota dewan ini.

Terkait PT BPR Bontang Sejahtera, Arif menyetujui jika dipisah dari Perusda AUJ. Sebab di daerah lain tidak ada BPR yang masuk struktur Perusda AUJ. Rencana ini masih dalam pembahasan legislator dengan Tim Asistensi Peraturan Daerah.

Baca Juga:  Pemkot Diminta Tegas Realisasikan Janji Penutupan Prakla

Konon DPRD belum menyetujui rencana pemisahan tersebut. Perusda AUJ memiliki dua unit usaha baru per Oktober tahun lalu. Meliputi usaha bongkar muat barang dan jasa pengurusan transportasi.

Perusda AUJ juga menggarap kerja sama pengelolaan Pelabuhan Loktuan dengan Pelindo IV. Diakuinya SPBN Tanjung Limau belum ada keuntungan lantaran terseok-seok dengan modal. Namun sekarang, nelayan lebih mudah dalam penyediaan bahan bakar.

Tahun ini direksi berencana mengembangkan dua unit usaha. Memaksimalkan pendapatan dari sektor parkir menjadi fokus manajemen. Dua titik parkir baru bakal dikelola oleh Perusda AUJ. Sebab, saat ini sektor parkir yang masuk perusda hanya Plaza Ramayana.

Tak hanya itu, penyedia jasa tenaga kerja bongkar muat juga masuk rencana kerja perusahaan. “Intinya kami akan mengembangkan usaha dari unit yang sesuai perda,” bebernya.

Baca Juga:  Cari Solusi Banjir Guntung, Komisi I Usul Buat Sodetan

Sebelumnya diberitakan, legislator menyoroti kinerja direksi Perusda AUJ lantaran tidak memberikan dividen pada 2019. Anggota Komisi II DPRD Etha Rimba Paembonan menuturkan, pemkot harus bertanggung jawab dengan kondisi ini. Sebab uang yang dijadikan investasi ialah uang rakyat.

Bentuknya dengan mengevaluasi kinerja sumber daya manusia di jajaran perusda. Baik karyawan maupun direksi. Sebab, Perusda AUJ merupakan perusahaan kategori profit center bukan cost center.

“Kalau mereka tidak menyetor dividen atau menyetor tetapi dengan nominal yang tidak memuaskan, harusnya menjadi masalah besar. Sebagai (perusahaan) profit center, it’s not okay (itu tidak bagus),” kata Etha.

Senada, Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta pemkot segera melakukan evaluasi terhadap kinerja direksi Perusda AUJ. Jika tidak, DPRD bakal memanggil direksi melalui rapat komisi. Bila tidak ada perbaikan, rekomendasi untuk mengganti posisi pimpinan perusahaan bentukan Pemkot Bontang itu dilakukan. “Rekomendasi ini sifatnya wajib dilakukan,” tandasnya. (*/ak/kri/k16/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: dividendprd bontangperusda AUJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Diresmikan, Bangunan Ini Sudah Rusak

Next Post

Penuhi Panggilan Bawaslu, Dasuki Dicecar 19 Pertanyaan

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.