• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Pindah Haluan, Dari Militer Masuk Dunia Politik

by BontangPost
2 Oktober 2018, 11:50
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Agus Suhadi(Adiel/Bontang Post)

Agus Suhadi(Adiel/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Karakter tegas melekat pada jiwa Agus Suhadi. Pasalnya, sebelum menduduki kursi dewan di Bontang Lestari, pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini pernah berkecimpung di dunia militer. Saat ini, beragam kepengurusan organisasi dijabatnya. Harapannya, agar kesehariannya lebih dekat dengan masyarakat.

ADIEL KUNDHARA, Bontang

Pagi kemarin, mobil sedan berwarna hitam metalik dengan merk Wira Proton terparkir di samping gedung DPRD Bontang. Mobil buatan tahun 2006 itu datang di saat belum banyak kendaraan roda empat milik legislator lainnya. Nomor kendaraannya pun unik: AG 45 PM. Itulah kendaraan yang selalu menemani Agus Suhadi. Sekretaris Komisi III DPRD yang terkenal dengan sebutan Agus PM.

Agus Suhadi sebelum masuk dalam dunia politik, terlebih dahulu menggeluti profesi sebagai prajurit. Pria yang lahir 12 Agustus 1965 ini memegang pangkat prajurit dua (prada) pada tahun 1983. Gemblengan fisik menjadi sarapan rutin. Mulai dari lari hingga push up selalu diberikan oleh komando di atasnya.

“Latihan fisik itu harus dilalui sepekan tiga kali,” kata Agus.

Baca Juga:  Polemik Tarif Air Bontang, Nursalam: “ Apalagi yang Mau Dituntut? Semua Sudah Diakomodir!”

Diakuinya, kerap kondisi badan tak menyanggupi. Bahkan pertanyaan pun selalu dilayangkan atasannya tiap kali latihan. Bunyinya “apakah sudah capek?”  Risiko pun kembali terlintas di benak suami dari Widuri Wulandiri ini. Jika dijawab tidak maupun iya, maka penambahan jumlah terpaan fisik pun siap menghampiri.

“Jadi jawabnya hanya siap saja,” ujarnya.

Menurutnya hal tersebut merupakan bentuk pengajaran kedisiplinan. Itulah sebabnya, ia tetap menjunjung nilai tersebut. Salah satu caranya dengan disiplin waktu.

Beragam penghargaan pun telah ia raih. Meliputi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Pakci Nararya, Satyalancana Dharma Bantala, dan Satyalancana Kesetiaan. Menunjukkan ukiran prestasi kala menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD).

Tahun 2010, ia memutuskan untuk berhenti sepenuhnya sebagai prajurit. Ia mendapat restu penuh, setelah mengemban tugas selama 26 tahun. Salah satu penyebab mundurnya dari prajurit karena ingin lebih dekat dengan masyarakat di sisa hidupnya.

Perjalanan hidupnya pun penuh tantangan. Setelah lepas dari TNI-AD, ia mulai menggeluti dunia wiraswasta. Ia bergabung dengan perusahaan yang bergerak di bidang supplier. Tak hanya itu, Agus pun menjabat pula sebagai ketua Koperasi Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI (Pepabri).

Baca Juga:  Nenek Kesurupan di Kantor Dewan

“Tadinya di militer kan cukup di pengamanan saja, kemudian saya memiliki harapan agar sisa hidup lebih dekat kepada masyarakat. Makanya saya lebih memilih masuk politik,” ucapnya.

Alumnus Universitas Trunajaya jurusan hukum ini mengaku sempat syok terjun di dunia politik lewat kursi dewan. Mengingat ketegasan yang pernah ia terima tidak sepenuhnya dapat diterapkan. Terlebih saat turun lapangan dengan mendatangi konstituennya.

“Memang berbeda sekali, jadi tegasnya saya saat melihat ada kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap masyarakat,” tutur ayah dari ketiga anak ini.

Ia pun juga mengatakan harus menimba ilmu kala duduk sebagai legislator. Mengingat seluruh permasalahan wajib diketahui. Tiap saat, ia sempatkan belajar kepada tokoh politik. Termasuk salah satunya ialah tokoh yang tak pernah ia lupakan, yakni almarhum Edi Purwanto.

Dikatakannya, ada beberapa ucapan yang hingga kini membekas di hati. Salah satunya harus meninggalkan identitas militernya saat berhadapan dengan masyarakat. “Karena dewan merupakan penyambung lidah dengan tujuan melayani masyarakat,” kata dia.

Baca Juga:  Komisi I Sorot BPJS Mandiri

Agus belum mengetahui langkah apa yang kembali diambil setelah menggeluti tiga profesi ini. Namun ia berharap keberadaannya di DPRD dapat mengabdikan diri untuk menjadikan Bontang lebih maju. (***)

Nama: Agus Suhadi

TTL: Kediri, 12 Agustus 1965

Alamat: Perum Griya Wisata, Jalan Kapten Piere Tandean F-4 RT 14, Bontang Kuala

Istri: Widuri Wulandari

Anak:

  • Festian Handardi Saputra
  • Destia Mutiara Sari Saputri
  • Kevin Heryadi Putra

Riwayat Pendidikan:

  • SDN 1 Pojok, Wates, Kediri, Jawa Timur
  • SMPN 2 Nganjuk, Jawa Timur
  • SMA Monamas Bontang
  • Sarjana Hukum, Universitas Trunajaya Bontang

Riwayat Organisasi:

  • Ketua Koperasi Pepabri
  • Sekretaris Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD)
  • Ketua Dewan Presidium Aliansi Demokrasi Bersih Bontang
  • Sekretaris Dewan Pimpinan Kota Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI)

Riwayat Pekerjaan:

  • Prajurit TNI AD (1983-2010)
  • Kontraktor Supplier (2010-2014)
  • Anggota DPRD Bontang (2016 – sekarang)
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Agus Suhadidprd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, TNI Gelar Doa Bersama

Next Post

Enam OPD Mulai Lelang Jabatan

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Ditutup atau Diperiksa, Agus Suhadi: Petugas Harus Tegas
DPRD Bontang

Ditutup atau Diperiksa, Agus Suhadi: Petugas Harus Tegas

22 April 2020, 16:00
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Lintas Komisi ke Karang Paci
Bontang

Lintas Komisi ke Karang Paci

21 Desember 2018, 17:30
Berawal Pengusaha Studio Foto, Baktikan Diri untuk Daerah
Bontang

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

21 Desember 2018, 17:10
Pemkot Disebut Minim Koordinasi
Bontang

Pemkot Disebut Minim Koordinasi

20 Desember 2018, 17:55

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.