• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PLS Harus Diisi Kegiatan Positif 

by BontangPost
13 Juli 2017, 12:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BERI PENJELASAN: Salah satu kegiatan SMPN 1 saat PLS yakni penyampaian tata tertib sekolah yang dilakukan oleh kakak kelas.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

BERI PENJELASAN: Salah satu kegiatan SMPN 1 saat PLS yakni penyampaian tata tertib sekolah yang dilakukan oleh kakak kelas.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Diharapkan Beradaptasi di Sekolah Baru

BONTANG – Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah mulai dilaksanakan Rabu (12/7) kemarin. PLS akan berlangsung selama tiga hari kedepan hingga Jumat (14/7) besok. Beberapa SMP sudah mengemas kegiatan ini dengan agendanya masing-masing, salah satunya SMPN 4 mengisi PLS dengan kegiatan ceramah.

“Sekolah kami melaksanakan PLS dengan kegiatan penyampaian materi tentang organisasi, perangkat, dan lingkungan sekolah,” terang Panitia PLS SMPN 4 Suriyanto.

Kegiatan PLS di SMPN 4 diisi dengan kegiatan yang mendidik. Penekanannya terdapat pada poin kepribadian peserta didik baru. Menururt Suriyanto aspek kepribadian lebih penting daripada aspek pengetahuan.

“Jika pribadi peserta didik baru bagus maka akan berbanding lurus dengan daya pengetahuannya,” tambahnya.

Mengenai atribut-atribut yang menjadi langganan saat pelaksanaan PLS berusaha dihilangkan, semisal peserta didik harus memakai pengikat rambut dan sebagainya. Sekolah bahkan memfasilitasi untuk membuat kartu nama peserta didik baru.

Baca Juga:  Hobi Membuahkan Hasil, Jadi Sarana Mengabdi 

“Peserta didik baru lebih jauh mengenal sekolah dan beradaptasi secara cepat terhadap materi yang disampaikan pembicara,” harapnya.

Kegiatan ini juga dibarengi dengan pemeriksaaan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Bontang Barat. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi rekomendasi kepada orang tua mengenai kesehatan peserta didik baru.

Lain halnya dengan SMPN 4, SMPN 1 menekankan peserta didik baru terhadap penguatan pendidikan karakter pada PLS ini. Sekolah yang menjadi piloting project ini menitik-beratkan terhadap lima aspek yakni religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, serta integritas.

“Selama tiga hari ini, peserta didik baru akan dilatih supaya cepat beradaptasi dengan lingkungan baru secara fisik dan non fisik. Fisik yang dimaksudkan ialah pengenalan perangkat sekolah sedangkan non fisiknya yaitu pendidikan karakter itu sendiri,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 1 Purwanto.

Baca Juga:  Eksotisme Sungai Belanda

Aspek religius misalnya peserta didik baru akan melakukan shalat dhuhur bersama sebelum mereka pulang. Aspek nasionalisme dapat terlihat saat peserta didik baru dilatih melalui Peraturan Baris-Berbaris (PBB) oleh kakak kelasnya. Peserta didik baru juga akan ditumbuhkan rasa kemandirian saat melakukan presentasi diri, artinya menghilangkan rasa ketidakpercayaan diri.

Menumbuhkan rasa cinta lingkungan dengan melakukan penataan taman di depan kelas masing-masing menjadi poin gotong-royong. Sedangkan aspek integritas sudah terlihat saat pelaksanaan PPDB kemarin dengan tidak adanya siswa titipan, artinya transparansi kepada publik sekolah lakukan.

Salah satu kegiatan PLS yang dilakukan oleh SMPN 1 ialah demo esktrakurikuler. Tiap ekstrakurikuler diberi jatah waktu 10 menit guna memberikan pencerahan kepada peserta didik baru untuk memilih kegiatan yang disukainya.

Baca Juga:  Kelurahan TLI Kerja Bakti Bersama Warga

“Total ada 20 ekstrakurikuler yang eksis di SMPN 1,” tambahnya.

SMPN 1 juga terkenal sebagai sekolah ramah anak, artinya peraturan sekolah tanpa dilakukan pemberian poin hukuman. Sejauh ini, siswa memahami peraturan sekolah bahkan tiap kelas membuat kesepakatan bersama mengenai tata tertib tambahan di kelas masing-masing. Jumlahnya cukup bervariasi antara lima hingga tujuh peraturan.

“Karena sekolah ramah anak, setiap pelanggaran harus ditelusuri penyebabnya. Contohnya, saya perintahkan guru untuk mengecek ke rumah apabila ada siswa yang sering terlambat supaya solusinya dapat diketemukan, belum tentu anaknya salah, siapa tahu ada faktor lainnya,” tandas Purwanto.

Sehubungan dengan maraknya kasus kekerasan dan perploncoan saat PLS, kedua sekolah ini sepakat melaksanakan PLS dengan kegiatan yang positif. (*/ak)

Tags: bontangPengenalan Lingkungan Sekolah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perbaikan Drainase di Sidrap Molor 

Next Post

Rusunawa Belum Bisa Ditempati, Pemkot Tunggu Hibah Presiden Jokowi

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Masa PLS Pelajar SD Tahun Ini Jadi Dua Pekan
Bontang

Masa PLS Pelajar SD Tahun Ini Jadi Dua Pekan

4 Juli 2023, 13:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.