• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rusunawa Belum Bisa Ditempati, Pemkot Tunggu Hibah Presiden Jokowi

by BontangPost
13 Juli 2017, 12:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
MASIH DIKAJI: Tarif sewa saat ini masih dikaji tim Pokja, dengan gambaran harga pertama sebesar Rp 250 ribu. (DOK/BONTANG POST)

MASIH DIKAJI: Tarif sewa saat ini masih dikaji tim Pokja, dengan gambaran harga pertama sebesar Rp 250 ribu. (DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Hunian rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kelurahan Api-api yang semestinya sudah bisa ditempati pada bulan Mei lalu belum dapat dinikmati warga.  Pemkot belum menentukan besaran tarif sewa di hunian berlantai lima tersebut, lantaran harus menunggu dihibahkan presiden RI Joko Widodo.

Sekretaris Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang Maksi Dwiyanto mengatakan, masih berupaya agar rusunawa segera dihibahkan ke Pemkot. Agar bisa secepatnya dibuat aturan mengenai besaran tarif sewa.

“Kami tidak bisa menyusun tarif jika belum dihibahkan. Karena nilainya di atas Rp 10 miliar, maka harus presiden yang memberi hibah. Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) juga membantu mempermudah agar bisa segera dihibahkan,” terangnya.

Baca Juga:  Akibat Selingkuh, Banyak PNS Gugat Cerai

Jika tetap dipaksakan segera ditinggali, katanya, maka Pemkot menyalahi aturan dan bisa tersangkut pidana. “Itu yang kami hindari,” ungkapnya.

Nantinya, tarif sewa bergantung dari letak hunian. Lantai dasar rencana dikenakan biaya sebesar Rp 250 ribu. Besarannya berkurang jika naik ke lantai berikutnya. “Ada pengelola tersendiri yang akan kami bentuk,” katanya

Tarif Rp 250 ribu per bulan, sejalan dengan keinginan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang menghendaki tarif termurah bagi rusun perdana Kota Bontang tersebut, sebagai upaya Pemkot  dalam meringankan beban ekonomi warga.

Pengkajian tarif tersebut pun sudah ditangani Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang bertugas merumuskan kriteria penghuni Rusun.  Sambil menunggu proses serah terima dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga:  Bontang Kirim Empat Duta Pemuda

“Tarif  Rp 250 ribu ini sesuai harapan Wali Kota Bontang. Karena ibu bilang, kalau bisa dengan harga segitu, ya coba dikaji dulu dengan harga itu. Tapi bila ada kekurangan, pemerintah bisa memberikan subsidi dulu,” jelasnya.

Dalam pengkajian tarif tersebut, tim teknis akan mempertimbangkan sejumlah indikator. Misalnya, apakah tarif tersebut akan bisa mencukupi untuk biaya pengelolaan Rusunawa yang nantinya akan ditangani Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).

Dan ketika benar diterapkan, ia menilai, Rusunawa Api-api, menjadi hunian dengan tarif termurah di Indonesia. “Di Balikpapan saja, harga sewa Rusunawa  lebih tinggi. Mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 380 ribu per bulan,” tuturnya.

Baca Juga:  Terus Berkembang, FOBI Bontang Berharap Barongsai Bisa Ikut PON 

Sementara itu, untuk rusunawa di Kelurahan Guntung, Maksi mengungkapkan akhir tahun bangunan itu harus rampung. Proyek yang menggunakan dana APBN itu ditargetkan bisa ditempati pada 2018.

“Saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Tarif sewa nantinya tidak jauh berbeda dengan rusunawa di Api-Api,” pungkasnya. (*/nug)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangrusunawa
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PLS Harus Diisi Kegiatan Positif 

Next Post

Perampok Planet Ban Diringkus, Todong Karyawan Pakai Samurai, Ambil Uang Belasan Juta

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
DPRD Bontang Kaget, Warga Rusunawa Api-Api Keluhkan Tarif Air Rp13 Ribu Per Kubik
Bontang

DPRD Bontang Kaget, Warga Rusunawa Api-Api Keluhkan Tarif Air Rp13 Ribu Per Kubik

26 Agustus 2025, 11:35
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Tersisa Satu Pasien Covid-19 Isolasi di Rusunawa Guntung Bontang
Bontang

Pemkot Bontang Usul Pembangunan Rumah Susun bagi PNS di Bontang Lestari

16 Februari 2023, 16:00
Sepi Penghuni, Tinggal di Rusunawa Guntung Tak Wajib Pakai KTP Bontang
Bontang

Bulan Depan Hibah Rusunawa Guntung dan Loktuan Jadi Aset Pemkot Bontang

9 Februari 2023, 09:06

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.