• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Polisi Ikut Selidiki Proyek Eskalator, PNS Takut Jadi PPTK

by BontangPost
20 April 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
DIDUGA BERMASALAH: Eskalator di kantor DPRD Bontang yang diduga tersangkut masalah hukum.EDWIN AGUSTYAN/KALTIM POST

DIDUGA BERMASALAH: Eskalator di kantor DPRD Bontang yang diduga tersangkut masalah hukum.EDWIN AGUSTYAN/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Dugaan mark-up pada pengadaan eskalator di Sekretariat DPRD Bontang terus menggelinding. Tidak hanya Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang yang melakukan penyelidikan, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Bontang pun turut memantau.

Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixon mengatakan, tengah melakukan klarifikasi. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan proyek. “Kami sudah memanggil staf Setwan. Namun, dia belum membawa data yang lengkap,” katanya.

Menurutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejari Bontang jika memang ditemukan adanya penyelewangan dana. Diketahui, pengadaan dua unit eskalator yang didatangkan dari Tiongkok tersebut memakan dana hingga Rp 2,9 miliar. Pekerjaan dilakukan CV Etika Sejahtera.

Sementara itu, dari pantauan Kaltim Post  di Kantor DPRD Bontang kemarin (19/4), dua unit eskalator tidak difungsikan. Tidak hanya itu, salah satu sumber mengatakan akibat kasus ini, sebagian PNS enggan ditunjuk menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Baca Juga:  DPRD Minta Pemkot Gerak Cepat terkait Pemanfaatan Air Kolam Bekas Tambang

“Mereka takut nanti diperiksa, karena sudah banyak staf di sini (Setwan) yang dipanggil kejaksaan,” ungkapnya.

Pengadaan eskalator di Kantor DPRD Bontang menyisakan masalah. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang tengah menyelidiki dugaan adanya penyelewengan anggaran dalam proyek tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang Budi Setyadi menuturkan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan sejak Maret lalu. Korps Adhyaksa bahkan telah melakukan perpanjangan masa penyelidikan untuk mengumpul barang bukti dan meminta keterangan saksi.

Saat ini, sudah 15 orang dimintai keterangan oleh kejaksaan. Meski begitu Budi menerangkan belum bisa berbicara banyak terkait pihak-pihak yang telah dipanggil. “Karena ini masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Walau masih enggan membeber lebih jauh, mantan Koordinator Bidang Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Kaltim itu optimistis kasus ini bisa naik ke tahap penyidikan. (edw/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontangeskalatorkasus korupsi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kenalkan Media Cetak untuk Pembaca Masa Depan, Tantang Siswa DHBS Menulis di Halaman Zetizen

Next Post

Cegah Berita Hoax, Polres Gencar Soisalisasi

Related Posts

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat
Kriminal

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat

15 Desember 2025, 16:57
Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati
Kaltim

Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati

12 Desember 2025, 19:05
Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh
Bontang

Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh

12 Desember 2025, 11:11
Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang
Kaltim

Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang

10 Desember 2025, 21:36
Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar
Kriminal

Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar

7 Desember 2025, 14:25
Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi RPU Kutim, Polda Kaltim Pamerkan Barang Bukti Rp7 Miliar
Kriminal

Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi RPU Kutim, Polda Kaltim Pamerkan Barang Bukti Rp7 Miliar

3 Desember 2025, 19:53

Terpopuler

  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.