• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Proton Rasa Mitsubishi Jadi Rasa Geely

by M Zulfikar Akbar
27 Agustus 2018, 05:44
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on Twitter

Proton bangkit lagi. Setelah dua kali hampir mati. Setelah Geely masuk berinvestasi.

Bulan depan, mobil jenis barunya diluncurkan: SUV.

Ikut-ikutan merk lain.

Pasar SUV itu memang besar. Lagi disenangi. Mengakhiri era sedan. Yang pernah jadi lambang gengsi. “Proton harus kembali jadi raja di negaranya sendiri.”

Yang mengucapkan itu Dr Li Chenrong. CEO baru Proton. Mewakili pemegang saham baru: Geely. Asal Tiongkok. Tepatnya dari Hangzhou. Propinsi Zhejiang. Dekat Shanghai.

Proton SUV itu diberi nama aneh: Boyue. Salah satu andalan Geely di Tiongkok. Saya tidak menemukan: Boyue itu artinya apa. Tulisan mandarinnya saya tahu: 博越. Tapi saya sulit mencari artinya. Bisakah ditafsirkan ‘lebih kaya’?

Yang jelas Geely kini memang lebih kaya. Sekarang sudah menjadi produsen mobil nomor dua. Di Tiongkok. Setelah BYD.

Nasib Li Shufu memang baik. Lahir di Tiongkok. Memulai usaha mobilnya di sana. Yang pejabat pemerintahnya tidak menghina kemampuan anak bangsanya.

Padahal mobil pertama yang dibuat Li Shufu sungguh sederhana pasa tahun 1998.  Mirip Suzuki Carry. Tapi jauh lebih jelek lagi. Bus mini yang sangat mini. Sangat-sangat sederhana.  Dibuat di bengkelnya. Bukan di pabrik. Tidak seperti mobil pada umumnya.

Saya jadi ingat Dasep Ahmadi. Yang membuat mobil listrik pertama. Atau Ricky Elson. Yang membuat jenis lainnya.

Mobil yang dibuat Dasep itu, yang hijau itu, yang pernah saya coba itu, jauh lebih baik. Dari mobil pertama yang  dibuat Geely.

Bedanya, Geely dapat izin masuk pasar. Dengan kualitas apa adanya itu. Pemerintahnya mendukung.

Siapa sangka Geely jadi raja.  Terbesar kedua. Hanya dalam tempo 20 tahun.

Prinsip awalnya sederhana. Biar pun jelek tetap saja ada pasarnya. Karena murah. Itu yang membuat Li Shufu belajar. Bikin yang lebih baik. Tapi belum juga baik.

Li Shufu terus belajar. Keras. Terus bekerja. Keras. Kian baik.

Tidak ada pihak yang ingin membunuhnya. Saat Geely baru lahir. Akhirnya Geely bisa bikin mobil beneran.

Punya pabrik. Punya tim desain. Punya segala-galanya.

Toyota marah. Geely dianggap menjiplak desain Toyota Aygo. Roll Roys juga sewot. Mobil super mewahnya di-copy Geely. Jadi Roll Roys rasa Geely. Atau Geely GE tampak Roll Roys.

Li Shufu jalan terus. Inovasi terus. Jualan terus. Sangat maju.

Lalu bikin kejutan. Tiba-tiba membeli Volvo. Yang sudah dimiliki Ford. Lalu membeli Lotus. Merk mobil Inggris itu.

Lalu beli saham Marcedez Benz. Jadilah Li Shufu pemegang saham perorangan terbesar di Mercy: 12 persen.

Ia kemudian juga beli Shanghai Maple Dan banyak lagi. Jadilah Li Shufu orang terkaya no 63 di Tiongkok.

Terakhir Geely beli Proton. Mobil Malaysia itu. Memegang 49,9 persen sahamnya.

Mahathir pun senang.

Setelah minggu lalu ke Tiongkok. Antara lain ke Geely.

Mahathir tampak duduk di dalam Geely… eh… Proton. Di belakang kemudi. Mendengarkan dengan serius. Penjelasan gadis yang duduk di sebelahnya.

Gadis itu dari keluarga Tionghoa Malaysia. Yang lagi kuliah di sana. Yang sudah menguasai tatacara mengemudikan Proton baru.

Yang bisa dikendalikan dengan suara. Lewat artificial intellegence. “Buka jendela depan kiri,” kata gadis itu.

Maka kaca jendela di sebelah Mahathir membuka.

”Dengan Boyue ini Proton akan mengalahkan Honda. Di Malaysia,” ujar CEO Proton, Dr Li Chunrong.

Kabarnya Geely Boyue akan dijual jauh lebih murah dibandingkan dengan  Honda CRV.

Proton pun akan bangkit lagi. Akan menyerbu Indonesia pula.

Yang menjual Proton ke Geely sebenarnya Najib Razak. Saat Najib jadi perdana menteri.

Waktu itu Mahathir marah. Waktu masih oposisi.

Kini Mahathir senang.

Setelah jadi perdana menteri lagi. Apalagi setelah melihat sendiri. Pabrik Protonnya di Geely.

Proton City akan ramai lagi.

Yang di negara bagian Perak  itu.Yang karyawannya 12.000 itu. Yang segera memproduksi Geely… eh Proton…lagi.

Mahathir yang melahirkannya.

Mahathir pula yang akan membangkitkannya.  Dulu Proton rasa Mitsubishi.

Kini Proton rasa Geely. (dahlan iskan)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HIBURAN SEKALIGUS BERAMAL

Next Post

Pupuk Kaltim Lepas Anggota Kopnel BEM

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.