• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ratusan Guru Kutai Barat Mogok Mengajar, Tuntut TPP Setara Pegawai Struktural

by Redaksi Bontang Post
18 September 2025, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Aksi mogok guru di SD 1 Barong Tongkok, Kubar. (SUNARDI/KP)

Aksi mogok guru di SD 1 Barong Tongkok, Kubar. (SUNARDI/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kubar – Ratusan guru dari sejumlah sekolah di Kutai Barat sepakat melakukan aksi mogok mengajar selama tiga hari, mulai Rabu (17/9/2025) hingga Jumat (19/9/2025). Aksi guru mogok mengajar ini dipicu ketidakpuasan karena tuntutan mereka terkait Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) belum terpenuhi.

Sebagai bentuk protes, spanduk bertuliskan “Mogok kerja sampai tuntutan guru di Kubar dipenuhi” terpasang di beberapa sekolah. Para guru menuntut agar TPP mereka dikembalikan ke nilai sebelumnya serta disetarakan dengan TPP pegawai struktural.

“Tuntutan kami jelas, yakni agar TPP guru disetarakan dengan TPP struktural supaya tidak ada ketimpangan. Prinsip pembagian TPP harus berdasarkan keadilan demi kesejahteraan bersama. Kami juga menolak keras adanya pemotongan TPP di masa mendatang,” tegas salah satu guru peserta aksi.

Baca Juga:  Banjir Terparah! Ratusan Rumah Terendam di Kubar, Tak Ada Anggaran Penanganan di Paser

Kepala Dinas Pendidikan Kutai Barat Robertus Leopold Bandarsyah, mengakui keresahan para guru. Menurutnya, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap tuntutan tersebut.

“Kami memahami keresahan teman-teman guru. Pemerintah juga ingin memberikan penghargaan yang layak sesuai pengabdian mereka. Namun, sebagai ASN kita punya keterikatan aturan,” jelasnya.

Bandarsyah menyebut saat ini pemerintah sedang melakukan kajian bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk mencari formula penyetaraan TPP agar lebih adil.

“Kajian ilmiah sedang dilakukan agar hasilnya bisa memangkas kesenjangan yang selama ini dikeluhkan guru,” katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya TPP guru di Kutai Barat berada di kisaran Rp3,5 juta. Namun sejak 2024, pada masa pemerintahan Bupati FX Yapan, nominalnya dipangkas hingga tersisa sekitar Rp2 juta lebih.

Baca Juga:  Kutai Barat Perkenalkan Wisata Susur Sungai dan Gua

Pemerintah menegaskan, penyetaraan TPP tidak dapat langsung dilaksanakan dalam APBD Perubahan 2025 karena membutuhkan mekanisme hukum. Perubahan harus dilakukan melalui revisi Peraturan Bupati dan pembahasan bersama DPRD, serta mendapat fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri.

Saat ini dokumen APBD Perubahan 2025 sudah masuk tahap pembahasan di DPRD, sehingga penyesuaian tunjangan tidak bisa dilakukan tanpa revisi anggaran. (KP)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: guru KubarKubar
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berita Video; Baru Dibangun, Jalur Putar Balik dekat SMA 3 Bontang Sudah Hancur

Next Post

Polemik Kampung Sidrap, Pemkab Kutim Tegaskan Tak Ada Lagi Celah Upaya Hukum

Related Posts

Kutai Barat Perkenalkan Wisata Susur Sungai dan Gua
Kaltim

Kutai Barat Perkenalkan Wisata Susur Sungai dan Gua

24 April 2024, 09:00
Banjir Terparah! Ratusan Rumah Terendam di Kubar, Tak Ada Anggaran Penanganan di Paser
Kaltim

Banjir Terparah! Ratusan Rumah Terendam di Kubar, Tak Ada Anggaran Penanganan di Paser

14 Februari 2019, 16:00
Gunung Layung “Dibidik” Perusahaan Tambang, Masyarakat Adat Menolak
Kaltim

Gunung Layung “Dibidik” Perusahaan Tambang, Masyarakat Adat Menolak

13 Juni 2018, 11:32

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.