• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Resmi! Pemkot Bontang Imbau Masyarakat Salat Id di Rumah

by Fitri Wahyuningsih
20 Mei 2020, 20:15
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rapat penentuan salat Id di Bontang memutuskan untuk mengimbau warga salat Id di rumah masing-masing. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Rapat penentuan salat Id di Bontang memutuskan untuk mengimbau warga salat Id di rumah masing-masing. (Nasrullah/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pemkot Bontang resmi mengeluarkan imbauan agar umat muslim di Kota Taman menggelar salat id di rumah masing-masing. Tidak berjemaah di masjid atau ruang terbuka lainnya seperti yang telah lalu.

Kesepakatan ini diambil usai Pemkot Bontang menggelar rapat koordinasi lanjutan terkait penentuan boleh tidaknya salat id digelar berjamaah di masjid.

Adapun rapat ini melibatkan banyak pihak. Di antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bontang. Dinas Kesehatan (Diskes), DPRD, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Satpol PP, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kemenag Bontang.

Serta melibatkan Forum Masjid, dan organisasi kemasyarakatan islam seperti Muhammadiyah, Nahdlatul ‘Ulama, serta Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Forum dimulai pukul 16.45 Wita dan berakhir tak lama usai azan salat magrib berkumandang.

Baca Juga:  Menjelang Purna Tugas, Sekda Aji Erlynawati Titip Pesan Haru untuk ASN Bontang

Setiap orang diberi ruang untuk menyampaikan gagasannya. Tidak terjadi tarik ulur atau perdebatan berarti dalam forum. Semua berlangsung lancar.

Sebagian besar sepakat bahwa sangat riskan bila Bontang memaksakan salat id berjemaah di masjid atau lapangan.

Pertimbangan utamanya, tentu saja dari sisi kesehatan. Virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dapat menjangkiti siapapun, dan akan sulit menerka bagaimana virus itu menyebar. Muda, tua, perempuan, laki-laki, semua dapat terinfeksi. Tidak mengambil risiko dinilai lebih bijak.

Kedua, posisi Bontang yang diapit daerah zona ungu (Kasus Covid-19 di atas 31), yakni Kutim dan Kukar. Pun kedua daerah tersebut telah mencatat kasus transmisi lokal (penyebaran virus antar-masyarakat).

Pemerintah semakin ragu mengizinkan salat id. Pasalnya, dari hasil sampling rapid test yang dilakukan terhadap 570 orang secara acak, 25 di antaranya menunjukkan hasil reaktif Covid-19.

Baca Juga:  Anggaran BBM Disesuaikan, Neni Pastikan Pelayanan Publik Bontang Tetap Optimal

Belum lagi melihat kondisi tenaga medis (nakes) yang harus berjuang sendirian melawan Covid-19. Semakin banyak orang tertular, semakin lama dan tak berujung nakes bekerja.

“Nakes lebih memilih merawat 50 pasien penyakit biasa ketimbang 1 pasien corona,” tegas Ketua IDI Bontang, dr Suhadi kala menyuarkan pendapatnya.

Sebagian besar sepakat salat id di rumah. Ada pula yang berharap pemerintah memberi sedikit kelonggaran. Dua anggota DPRD yang hadir dalam rapat itu; Agus Haris dan Bakhtiar Wakkang, satu suara berharap ada kelonggaran terkait salat id berjemaah di masjid.

Seperti diutarakan anggota DPRD Bakhtiar Wakkang. Menurutnya, seharusnya pemerintah mengizinkan salat id berjemaah di masjid. Namun tetap berpedoman pada protap Covid-19.

Lebih jauh, menurutnya salat id tidak akan berujung petaka karena praktik peribadatan tersebut tidak digelar lama, hanya satu jam.

Baca Juga:  Jangan Coba-Coba Nikah Online, Kemenag Bontang: Tidak Sah

Dia membandingkan larangan salat di masjid dan pusat perbelanjaan yang ramai tapi tidak dilarang. Menurutnya itu tidak adil.

“Coba tunjukkan pada saya kalau ada salat di masjid menyebabkan penyebaran virus corona. Lagian itu tidak lama, paling satu jam. Bandingkan dengan pusat belanja yang sekarang ramai,” ujarnya.

Usai diskusi panjang, dicapai mufakat bila salat idulfitri 2020 dilaksanakan di rumah saja. Tidak jemaah di masjid. Atau lapangan. Adapun imbauan tersebut akan diterbitkan Pemkot Bontang sepaket dengan pedoman salat id di rumah.

“Kita bukan melarang ibadah salat Id. Tetapi pelaksanaannya kami imbau masyarakat untuk tetap di rumah masing-masing. Ini demi kebaikan bersama,” tegas Wali Kota Neni sebelum menutup forum. (*)

Tags: coronaidulfitrilebaranpemkot bontangsalat id
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diskes Bontang Tidak Sarankan Salat Id Berjemaah, Berikut Alasannya

Next Post

Lebaran, Warga Tak Perlu Simpan Sampah, Petugas Kebersihan Tetap Bekerja

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.