• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Rp13 Triliun Dana Korupsi CPO, Bisa Perbaiki 8.000 Sekolah dan Bangun 600 Kampung Nelayan Modern

by Redaksi Bontang Post
21 Oktober 2025, 15:01
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Presiden Prabowo Subianto hadir langsung eksekusi pengembalian Rp13,2 triliun hasil tindak pidana korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) di Kejaksaan Agung .(Foto: Derry Ridwansyah/Jawapos.com).

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung eksekusi pengembalian Rp13,2 triliun hasil tindak pidana korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) di Kejaksaan Agung .(Foto: Derry Ridwansyah/Jawapos.com).

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dana hasil sitaan kasus korupsi ekspor minyak kelapa sawit (CPO) senilai Rp13 triliun akan dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan perikanan.

Dalam pernyataannya di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Senin (20/10/2025), Prabowo menjelaskan potensi besar dari dana yang berhasil diselamatkan dari praktik korupsi tersebut.

“Rp13 triliun ini bisa digunakan untuk memperbaiki dan merenovasi lebih dari 8.000 sekolah,” ujar Prabowo.

Selain pendidikan, dana tersebut juga akan menopang pembangunan Kampung Nelayan Modern, program prioritas pemerintah yang ditargetkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menurut Prabowo, pembangunan satu kampung nelayan modern membutuhkan anggaran sekitar Rp22 miliar. Dengan begitu, dana sitaan tersebut dapat membiayai hingga 600 kampung nelayan baru di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Kontraktor Bontang yang Terjaring KPK Kerap Menangi Tender dari Pusat

“Pemerintah akan memperbaiki dan membangun desa-desa nelayan dengan fasilitas modern. Rencananya hingga akhir 2026 akan berdiri 1.100 kampung nelayan,” paparnya.

Presiden juga menyoroti kejahatan korupsi di sektor sumber daya alam, yang disebutnya sebagai tindakan paling kejam dan tidak berperikemanusiaan.

“Hasil bumi milik bangsa diambil dan dibawa ke luar negeri, sementara rakyat kesulitan membeli minyak goreng,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, uang Rp13 triliun itu bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa pemberantasan korupsi dapat memberi dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (KP)

Tags: korupsi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Khatulistiwa FC Disiapkan Jadi Klub Profesional Wakili Bontang, Butuh Modal Awal Rp7,1 Miliar

Next Post

Pemkot Bontang Siap Akuisisi PSDS Deli Serdang, Klub Legendaris Asal Sumatra Bakal Jadi Bontang Khatulistiwa FC

Related Posts

Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Triliunan Rupiah

30 Oktober 2026, 12:56
Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa
Bontang

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

28 Oktober 2026, 13:43
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

OTT KPK di Jabodetabek Seret Dirjen ATR/BPN dan Politikus Golkar Fahd A Rafiq, Uang Ratusan Miliar Disita

15 September 2026, 11:39
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang
Bontang

Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang

4 Agustus 2026, 12:06

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.