• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

RSUD AWS: Usus Dikeluarkan Sesuai dengan Penanganan Medis

by BontangPost
24 Maret 2017, 12:34
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DIRAWAT: Nurul dirawat di RSUD Kudungga, Sangatta Utara, Kamis (23/3) kemarin. Usus bocah malang ini ke luar dari perut setelah menjalani proses operasi, empat bulan lalu. (DEDY SANGATTA POST)

DIRAWAT: Nurul dirawat di RSUD Kudungga, Sangatta Utara, Kamis (23/3) kemarin. Usus bocah malang ini ke luar dari perut setelah menjalani proses operasi, empat bulan lalu. (DEDY SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Usus terurai dari perut balita 3 tahun Nurul dikatakan bukan kesalahan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie (AWS) Samarinda. Rumah sakit pelat merah terbesar di Kaltim tersebut mengklaim, keluarga korban tidak mengerti maksud tim medis mengeluarkan usus dari perutnya.

Diketahui, kesedihan Nurul bermula dari sakit perut, yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Kudungga Sangatta, dirawat selama 4 hari. Setelah divonis usus buntu, bocah asal daerah Kabo, Gang Mulia, RT 11, Desa Swarga Bara, Sangatta Utara, Kutim tersebut dilarikan ke RSUD AWS Samarinda. Rawat inap selama 4 bulan sejak November 2016, Nurul sudah dua kali dioperasi.

Kedua orang tuanya, Sartika (23) dan Hamdi Ismail (30) memutuskan untuk pergi dari rumah sakit pelat merah terbesar di Kaltim tersebut, sebab khawatir dengan kondisi anaknya yang tampak memprihatinkan. Usus terurai di perut kanan, ditambah luka pasca operasi tambahan di tulang ekor hingga punggung, menjadi sumber kesedihan.

Baca Juga:  Lilin Disenggol Kucing, Rumah Tukang Parkir Terbakar 

Humas RSUD AWS dr Febian Satrio menjelaskan, sebenarnya isu kesehatan Nurul yang dianggap merupakan kesalahan pihak rumah sakit adalah akibat miss komunikasi. Pihak keluarga pasien tidak memahami maksud dan tujuan yang dikemukakan, bahwa usus bocah 3 tahun tersebut memang harus dikeluarkan dari tubuh, untuk sementara.

“Teknik pengobatan dunia medis, yakni disebut stoma, memang mengharuskan untuk mengeluarkan usus dari tubuh pada keadaan kesehatan yang dialami Nurul. Tindakan tersebut diperbolehkan dalam keadaan tertentu, supaya bisa buang air. Itu sudah sesuai ilmu medis,” ungkap Satrio, kemarin.

Dia menerangkan, akibat usus yang tampak berada di luar tubuh merupakan hal yang tidak biasa bagi orang awam, sehingga disebut-sebut sebagai usus yang terurai akibat kesalahan medis. Padahal, itu hanya opini masyarakat akibat tidak memahami jenis pengobatan medis pada keadaan kesehatan tertentu, seperti yang dialami Nurul.

Baca Juga:  Sulap Drum Bekas Jadi Perahu, Disumbangkan untuk Korban Banjir

Lantaran keluarga pasien menganggap hal tersebut buruk, lanjut Satrio, pengobatan terputus. Bahkan dijadikan buah bibir di tengah masyarakat. “Sebenarnya Nurul harus melanjutkan pengobatan di RSUD AWS, untuk mendapatkan kembali kesehatannya. Jangan terputus di tengah jalan,” ungkap dia. (mon/hd)

Tags: Orang PinggiranpenyakitSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

TNI Plototi Narkoba

Next Post

Bupati Langsung Instruksikan Penanganan

Related Posts

Virus Mirip SARS dari Tiongkok Jangkiti 5 Negara
Internasional

Virus Mirip SARS dari Tiongkok Jangkiti 5 Negara

20 Januari 2020, 11:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.