• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

PAD Kutim Sudah 70 Persen 

by BontangPost
5 Mei 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Badai defisit nampaknya mulai berakhir. Hal itu dapat terlihat dari pendapatan asli daerah (PAD) Kutai Timur pada triwulan pertama tahun ini yang sudah menunjukkan progres signifikan.

Kepala Badan Pendapatan Derah (Bapenda) Kutim Musyaffa menyatakan, dari 11 jenis pajak yang dikelolorganisasi perangkat daerah (OPD)-nya, sudah mencapai 70 persen dari target. Hal itu merupakan kabar gembira. Sebab, dapat diartikan sebagai tanda bahwa ekonomi di Kutim membaik, dan tingkat kepatuhan pengusaha dan masyarakat terhadap pajak semakin tinggi.

Diketahui, target pajak Kutim yang ditetapkan pemkab untuk tahun ini yaitu Rp 32,91 miliar. Dia sangat optimis target tercapai sebelum tutup tahun.

Diterangkannya, saat ini dari 11 jenis pajak, sektor perhotelan sudah mencapai Rp 134 juta (43 persen), sektor restoran Rp 7,4 miliar (56 persen), pajak hiburan Rp 21,8 juta (65 persen), dan reklame Rp 438 juta (54 persen). Kemudian, pajak penerangan jalan Rp 6,3 miliar (66 persen), pajak pengambilan bahan galian C Rp 929 juta (48 persen), dan pemasukan pajak paling minim yaitu parkir kendaraan Rp 2 ,1 juta (16 persen).

Baca Juga:  Tolak Jabatan, Banyak yang Antre

Musyaffa melanjutkan, pajak air dan tanah Rp 31 juta (48 persen), pajak sarang burung walet Rp 26 juta (104 persen), pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan Rp 686 juta (22 persen). “Lalu, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan Rp 8,4 miliar (210 persen),” ulas dia, ditemui kemarin.

Sementara untuk pengontrolannya, dia menjelaskan, pihaknya akan meluncurkan aplikasi sistem laporan realisasi PAD berbasis android. Dengan system yang diakses malului handphone androit tersebut, dapat memudahkan seluruh lapisan masyarakat dengan mudah mengetahui perkembangan pendapatan asli daerah (PAD).

Sebelumnya, Bupati Kutim Ismunandar menegaskan kepada kepala OPD untuk mengejar peningkatan PAD. Hal tersebut sebagai salah satu cara untuk melawan badai defisit. Di sisi lain, peningkatan PAD diperlukan untuk menunjang pembiayaannya pembangunan daerah.

Baca Juga:  Kerap Berinovasi, Miliki Sejuta Cara Ramaikan Masjid dan Lingkungan

“Di tengah kondisi seperti ini, kita semua harus inovatif. Defisit tidak menjadikan alasan untuk program tidak berjalan, kita kejar semua potensi yang bisa menambah pendapatan daerah,” tegas Ismunandar. (hd/mon)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kutimPendapatan Asli DaerahSangatta Post
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak ‘Kekayaan’ Kutim belum Dikembangkan 

Next Post

Bangun Bandara hingga Hotel di Hutan karts

Related Posts

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim
Kaltim

Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim

27 Juni 2023, 08:05
Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok
Kaltim

Bocah 8 Tahun Diseret Buaya saat Berenang di Pantai Teluk Lombok

5 September 2021, 16:59
Biaya Tinggi Politik Dinasti: Proses Lelang Diatur, Tindakan Korup Melenggang Jelang Pilkada
Kaltim

Tiga Hari, 38 Orang Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Kutim

27 Juli 2020, 09:19
Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan
Bontang

Jelajah Hutan Kutim (1): Menikmati Karya Seni Nan Agung yang Terukir di Bebatuan

13 Juli 2020, 17:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.