• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

RSUD Taman Husada Hadirkan Terapi TMS untuk Atasi Gangguan Saraf

by BontangPost
1 Desember 2024, 20:57
in Society
Reading Time: 2 mins read
0
RSUD Taman Husada Bontang terus berinovasi dengan menyediakan layanan Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), sebuah terapi non-invasif yang bertujuan merangsang jaringan saraf otak, tulang belakang, serta saraf tepi.

RSUD Taman Husada Bontang terus berinovasi dengan menyediakan layanan Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), sebuah terapi non-invasif yang bertujuan merangsang jaringan saraf otak, tulang belakang, serta saraf tepi.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – RSUD Taman Husada Bontang terus berinovasi dengan menyediakan layanan Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), sebuah terapi non-invasif yang bertujuan merangsang jaringan saraf otak, tulang belakang, serta saraf tepi. Kehadiran alat ini menjadikan RSUD Taman Husada sebagai satu-satunya rumah sakit di Kalimantan Timur yang menyediakan layanan tersebut.

Menurut Kepala Bidang Penunjang Medik dan Non-Medik RSUD Taman Husada, Sri Warsuni, TMS menggunakan aliran listrik untuk menciptakan medan magnet yang mampu memodifikasi aktivitas saraf otak.

“Terapi TMS efektif digunakan untuk menangani berbagai kondisi seperti depresi, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), migrain, nyeri kronis, gangguan kognitif, serta masalah motorik. Ini adalah terapi tambahan yang mempercepat penyembuhan, bukan pengganti pengobatan lain,” jelasnya baru-baru ini.

Baca Juga:  Meski Kerap Terjadi Kecelakaan, Tanjakan RSUD Bontang Belum Masuk Prioritas Perbaikan Pusat

Sri menambahkan, TMS didukung oleh alat Electromyography (EMG) untuk mengukur respons motorik dan Electroencephalography (EEG) yang membantu memantau perkembangan pasien sebelum dan sesudah terapi. Dengan kombinasi ini, dokter dapat mengevaluasi kondisi pasien secara menyeluruh dan akurat.

“Terapi ini mirip dengan penggunaan alat USG. Gelombang magnetik dipancarkan untuk merangsang area tertentu di otak, dan hasil deteksi aktivitas langsung muncul di layar monitor. Proses ini memungkinkan evaluasi real-time terhadap efektivitas terapi,” paparnya.

Prosedur Terapi TMS

Sebelum menjalani terapi, pasien diharuskan melepas perhiasan atau benda berbahan logam seperti kacamata, karena magnet TMS dapat memengaruhi benda logam di tubuh.

“Selama perawatan, pasien mungkin merasakan sensasi seperti ketukan ringan di kepala, tetapi terapi ini tidak menyakitkan dan tidak memerlukan anestesi,” tambah Sri.

Baca Juga:  Terapi Penyakit Kulit, RSUD Bontang Luncurkan Layanan Baru di Poli Kulit dan Kelamin

Setelah sesi terapi selesai, pasien dapat langsung melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa memerlukan waktu pemulihan, menjadikannya pilihan praktis untuk berbagai kalangan.

Langkah Maju Layanan Neurologis

Sri menegaskan bahwa kehadiran alat TMS ini merupakan wujud komitmen RSUD Taman Husada dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan gangguan saraf.

Dengan layanan TMS, RSUD Taman Husada Bontang berharap dapat menjawab tantangan dalam penanganan berbagai gangguan neurologis, menawarkan solusi pengobatan yang lebih modern, dan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup pasien.

“Ini adalah langkah maju yang signifikan. Saat ini, alat seperti ini belum tersedia di rumah sakit lain di Kalimantan Timur. Kami optimis terapi ini akan memberikan manfaat besar bagi pasien yang membutuhkan penanganan gangguan saraf,” ujarnya. (*)

Baca Juga:  Pasien RSUD Bontang Dievakuasi Gegara Bau Kabel Terbakar
Tags: RSUD Taman Husada Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kelurahan Gunung Elai Gunakan Dua Strategi Andalan untuk Cegah Stunting

Next Post

Seleksi Kompetensi PPPK di Bontang Dibagi Tiga Sesi, Berikut Ketentuannya

Related Posts

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD
Bontang

Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD

14 Oktober 2026, 11:30
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut

3 September 2026, 09:51
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00
RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis
Bontang

RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis

24 Juli 2026, 10:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.