• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rumahkan Non-PNS, Pemkot Pakai Tiga ‘Jurus’ Ini

by BontangPost
6 Januari 2017, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bontang Amiluddin Pegawai akhirnya angkat bicara seputar kabar dirumahkannya pegawai non-PNS di lingkungan Pemkot Bontang.

Disebutkan bahwa ada tiga sistem yang dilakukan untuk mengevaluasi pegawai non PNS. Yakni ada yang tetap masuk di bulan Januari. Itu berlaku hanya bagi tenaga honorer yang betul-betul melekat seperti supir pejabat, ajudan serta bagian administrasi yang memang pekerjaannya sejak lama dan kekurangan tenaga PNS.

Tetapi kalau ada PNS yang bisa menghandle pekerjaannya, maka akan tetap dirumahkan. “Seperti di kantor ini, ada 43 non-PNS, dan tidak semua kami rumahkan,” jelas dia saat ditemui belum lama ini.

Dikatakannya, merumahkan pegawai non-PNS, karena kontrak mereka habis di tanggal 31 Desember 2016. Sementara, untuk bisa bekerja kembali perlu memperpanjang SK.

Baca Juga:  Pemkot Buka Kesempatan Salat Id di Masjid, BW Berharap Terealisasi

Makanya, semua non-PNS diminta untuk memasukkan lamarannya kembali. “Ada juga yang ditunda perpanjangannya, semua itu karena kondisi keuangan Bontang, ada yang Maret dipanggil lagi, karena kami menganggap Maret itu waktu yang tepat setelah utang-utang terbayar ke kontraktor,” paparnya.

Sementara sistem ketiga, lanjut Amiluddin adalah mengevaluasi pegawai non-PNS dengan ukuran Analisa Beban Kerja (ABK).

“Mereka yang ABK-nya kurang, datang hanya nongkrong-nongkrong maka bisa jadi tidak diperpanjang lagi,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan non-PNS itu urusannya perangkat daerah masing-masing. Biasanya, mereka akan disesuaikan dengan ABK, karena mereka berdasarkan kegiatan di setiap SKPD. “Itu kami kembalikan ke masing-masing SKPD,” singkatnya.

Terpisah, Ketua Forum non-PNS Bontang, Heru Wahyudi mengatakan pihaknya belum bisa mengomentari lebih jauh isu tersebut bila belum ada kejelasan.

Baca Juga:  Pemkot Bantu Insentif Guru Swasta dan SLB

Hanya, Heru menyatakan bahwa SPK non-PNS memang berakhir di tahun 2016. Artinya secara otomatis akan berhenti. Tetapi, di tahun 2017 ini ada perbedaan teknis dalam hal pelaksanaannya dengan tahun sebelumnya.

“Jika sebelumnya, non-PNS tetap masuk meski SPK berakhir dengan alasan pekerjaan yang tidak bisa ditunda dengan catatan tahun sebelumnya kondisi keuangan masih normal, tahun 2017 ini sebaliknya,” ungkapnya.

Sehingga, non-PNS yang dirumahkan sementara sambil melihat evaluasi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melihat kebutuhan urgential, khususnya yang menyangkut pelayanan publik.

Adapun hal yang dapat digaris bawahi ialah, OPD memiliki kewenangan mutlak dalam menentukan kebijakan, yakni memanggil dengan segera untuk bekerja kembali dengan SPK baru.

Kemudian, klasifikasi dirumahkan ini juga terbagi dalam 3 kriteria. Di antaranya dapat dipanggil sejak Januari, dipanggil diluar Januari mengingat biasanya DPA keluar diatas bulan Januari atau pemanggilan oleh OPD yang lebih ditekankan untuk operasional pelayanan publik yang tidak bisa ditunda. “Sekali lagi, ini bersifat umum, tetapi kebetulan perlakuannya saja yang berbeda sehingga timbul keresahan dikalangan non-PNS, ditambahn situasi dan kondisi keuangan yang belum normal,” bebernya.

Baca Juga:  Soal Pengalihan Dana ke Bank Konvensional, Ini Kata Basri

Heru berharap, kunci dari semua permasalahan ini ialah dibukanya komunikasi yang baik dengan pihak terkait, baik eksekutif ataupun tim yang diberikan amanah. Semua ini, agar baik pada evaluasi jumlah maupun rasionalisasi nominal pendapatan. Komunikasi juga diperlukan agar informasi yang disampaikan tidak membias kemana-mana.

“Saya siap berkontribusi dalam memberikan pemikiran-pemikiran positif yang konstruktif, guna membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah rekan-rekan non-PNS,” tutupnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Honorerpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wahana Mandi Bola Paling Digemari Anak di TPA Pasar Telihan

Next Post

Pasrah PNBP Naik, Warga Minta Pelayanan Ditingkatkan 

Related Posts

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
APBD 2027 Bontang Terancam Tanpa Bankeu Kaltim, Agus Haris Minta Gubernur Bersikap Adil
Pemkot Bontang

AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

27 April 2026, 13:01
Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan
Pemkot Bontang

Hari Otonomi Daerah, Wali Kota Bontang: Diminta Mandiri, Kewenangan Malah Dipangkas

27 April 2026, 12:08
Sentil ASN Bontang, Neni Minta Program Tak Sekadar Jalan di Awal
Pemkot Bontang

Sentil ASN Bontang, Neni Minta Program Tak Sekadar Jalan di Awal

23 April 2026, 08:00
Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun
Pemkot Bontang

Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

22 April 2026, 15:08
Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni
Pemkot Bontang

Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

22 April 2026, 11:32

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.