• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

“Salah Resep” Anggaran Kaltim: Mewah di Kendaraan Dinas, Merana di Jalan Rusak

by Redaksi Bontang Post
9 Maret 2026, 09:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Purwadi Purwoharsojo

Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Purwadi Purwoharsojo

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOPOST.ID, Samarinda – Polemik rencana pengadaan kendaraan dinas mewah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus bergulir dan menuai kritik dari berbagai kalangan. Setelah rencana pembelian mobil dinas Gubernur senilai Rp8,5 miliar dibatalkan akibat gelombang protes publik, perhatian kini beralih pada rencana pengadaan kendaraan operasional DPRD Kaltim yang nilainya mencapai Rp6,8 miliar.

Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Purwadi Purwoharsojo, menilai rencana pengadaan kendaraan dengan nilai besar tersebut tidak tepat sasaran. Ia mengibaratkannya seperti memberikan obat kepada orang yang tidak sedang sakit.

Menurut Purwadi, persoalan utama yang dihadapi Kalimantan Timur saat ini justru berada pada sektor kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari kemiskinan, stunting, infrastruktur jalan rusak, hingga persoalan ketersediaan air bersih dan listrik yang belum merata di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  KPK Soroti Pembatalan Mobil Dinas Kaltim, Ingatkan Belanja Aset Harus Sesuai Kebutuhan

Ia menegaskan bahwa marwah daerah seharusnya tidak diukur dari kemewahan fasilitas pejabat, melainkan dari kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan publik. Termasuk di antaranya antrean panjang BBM, kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan, serta kondisi infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian serius.

Purwadi juga menyarankan agar anggaran bernilai besar tersebut dialihkan ke sektor yang lebih mendesak. Di antaranya bantuan permodalan bagi UMKM, perbaikan fasilitas pendidikan seperti gedung sekolah, serta pembangunan dan perbaikan jembatan di daerah pelosok.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan aset negara. Pengawasan ketat dinilai perlu dilakukan sejak tahap perencanaan pengadaan hingga proses pelelangan kendaraan di masa mendatang guna mencegah potensi kerugian negara.

Baca Juga:  Mobil Dinas Mewah Rp8,5 M Berjok Pijat untuk Gubernur Kaltim Disorot, DPRD Akui Kecolongan

Menurutnya, peran inspektorat sangat penting untuk memastikan nilai aset tetap wajar serta mencegah penyalahgunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Jika efisiensi anggaran menjadi tujuan utama, maka pembatalan rencana pengadaan kendaraan operasional tersebut dinilai sebagai langkah yang tepat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menjelaskan bahwa rencana pengadaan kendaraan operasional senilai Rp6,8 miliar masih berada pada tahap perencanaan dan belum direalisasikan.

Ia menegaskan keputusan akhir mengenai pengadaan tersebut akan ditentukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim. Hasanuddin juga menyebut kendaraan tersebut direncanakan untuk menunjang mobilitas alat kelengkapan dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan anggaran, bukan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga:  Mobil Rp8,5 M di Jakarta, Jalan Rusak di Kaltim: Rudy Mas’ud Jadi Sorotan Nasional

Polemik ini sendiri berawal dari rencana pengadaan mobil dinas Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, berupa Range Rover senilai Rp8,49 miliar yang akhirnya dibatalkan pada Senin (2/3/2026) setelah menuai kritik luas dari masyarakat.

Unit kendaraan yang sebelumnya telah berada di Jakarta kini sedang diproses untuk dikembalikan kepada penyedia, dengan syarat seluruh dana pembelian harus kembali utuh ke kas daerah. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengambil kebijakan di Kalimantan Timur untuk lebih sensitif dalam mengelola anggaran daerah di tengah berbagai persoalan ekonomi dan kebutuhan masyarakat yang masih mendesak. (prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: mobil gubernur kaltimmobil mewah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Telan APBD Perubahan Rp75 Miliar, Pengadaan Mobil Pendeteksi Sinyal di Kutim Jadi Sorotan

Next Post

Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan

Related Posts

Mobil Operasional Pemkot Samarinda Diduga Habiskan Rp7,6 Miliar untuk Sewa sejak 2023
Kaltim

Mobil Operasional Pemkot Samarinda Diduga Habiskan Rp7,6 Miliar untuk Sewa sejak 2023

16 Maret 2026, 10:00
Mobil Range Rover Dikembalikan, Dana Rp7,5 Miliar Resmi Masuk Kas Daerah Kaltim
Kaltim

Mobil Range Rover Dikembalikan, Dana Rp7,5 Miliar Resmi Masuk Kas Daerah Kaltim

12 Maret 2026, 14:00
Sindir Polemik Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Isran Noor: Gubernur Harus Jaga Marwah
Kaltim

Sindir Polemik Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Isran Noor: Gubernur Harus Jaga Marwah

10 Maret 2026, 11:40
KPK Soroti Pembatalan Mobil Dinas Kaltim, Ingatkan Belanja Aset Harus Sesuai Kebutuhan
Kaltim

KPK Soroti Pembatalan Mobil Dinas Kaltim, Ingatkan Belanja Aset Harus Sesuai Kebutuhan

3 Maret 2026, 14:31
Pengamat Sebut Retur Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Kaltim Tanpa Dasar Hukum, Berpotensi Rugikan Daerah
Kaltim

Pengamat Sebut Retur Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Kaltim Tanpa Dasar Hukum, Berpotensi Rugikan Daerah

3 Maret 2026, 09:00
ICW Curigai Selisih Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar, di Website Resmi Rp6,02 Miliar
Kaltim

Sudah Dibayar APBDP, Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar Kini Kembali ke CV Afisera

3 Maret 2026, 08:02

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban Beras Basah Bontang Berlanjut, Empat Gazebo Warga Dibongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.