• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Satpol PP Tunggu Perintah Penertiban Pedagang Lagi di Jalan KS Tubun

by Redaksi Bontang Post
4 Agustus 2020, 13:37
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sejumlah pedagang masih nekat berjualan di bahu Jalan KS Tubun, mereka ialah pedagang yang tidak mempunyai jatak lapak di bangunan baru Pasar Taman Rawa Indah. (Adiel Kundhara/KP)

Sejumlah pedagang masih nekat berjualan di bahu Jalan KS Tubun, mereka ialah pedagang yang tidak mempunyai jatak lapak di bangunan baru Pasar Taman Rawa Indah. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sejumlah pedagang di Jalan KS Tubun masih berjualan di bahu jalan maupun atas trotoar. Pantauan Kaltim Post (induk Bontangpost.id), Senin (3/8/2020) di samping bangunan baru Pasar Taman Rawa Indah, masih ada penjual ayam potong yang melakukan transaksi jual beli.

Pun demikian, dengan penjual ikan di dekat akses masuk Gang Arwana. Beberapa meja ditambah payungnya masih tertata di bahu jalan. Walaupun seluruh penjualnya tidak berada di lokasi.

Ketua Tim Kota Penataan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL), Zulkifli mengatakan masih membutuhkan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, sehubungan langkah selanjutnya. Mulai dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), UPT Pasar, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Baca Juga:  Pedagang Pasar Taman Rawa Indah Diminta Tertib, Akses Barang Jadi Lokasi Parkir

“Rencananya besok (hari ini, Red.) kami akan rapat tentang itu (penertiban pedagang, Red.),” kata Zulkifli.

Sementara Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP, Andi Harto menyebut petugas masih menunggu dari leading sector penataan PKL. Berkenaan dengan tindakan selanjutnya pasca penertiban. Ia membenarkan masih ada pedagang yang nekat berjualan di bahu jalan. Kendati secara regulasi yakni Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2012 itu tidak diperkenankan.

“Kami malakukan patroli tiap harinya pasca penertiban,” kata Andi Harto.

Namun, langkah ini hanya sebatas menegur pedagang. Tujuannya agar penjual kembali memundurkan lapaknya hingga batas dalam ujung parit. Dalam sehari, petugas dua kali melakukan pemantuan. Sekira pukul 09.00 dan 15.00 Wita. Pasalnya di waktu ini terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Baca Juga:  Disorot Paling Banyak Alpa, Ini Tanggapan Kasatpol PP

“Jika sudah ada perintah selanjutnya maka kami bakal turun lagi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pedagang meminta kelonggaran saat penertiban lalu. Mereka berjanji bakal berjualan hingga Iduladha. Akan tetapi, pasca lebaran kembali penjual meminta perpanjangan waktu. Tepatnya hingga Kamis (6/8/2020) mendatang. Mengingat mereka harus membersihkan lahan kosong untuk dijadikan lokasi transaksi jual-beli. Ditambah dengan pemasangan jembatan kayu di atas parit sebagai akses konsumen untuk mendekati lapak. Meski demikian, ia mengaku belum mendapatkan izin dari pemilik tanah.

“Kami masih mencari pemiliknya,” sebut dia.

Pembiayaan mengenai pemasangan jembatan menjadi tanggung jawab pedagang. Ia belum bisa mengkalkulasi kebutuhan dana yang dibutuhkan. Nantinya, tiap pedagang bakal mengumpulkan iuran.

Baca Juga:  Diskop-UKMP Bontang Kaji Rencana Pedagang Pasar Kerja Sama dengan Ojol, Belanja Lewat Aplikasi

“Intinya kami tetap berjualan. Kalau tidak bagaimana kami bisa hidup. Beli kayu itu diambil dari iuran pedagang,” pungkasnya. (*/ak/kpg)

Tags: pasar taman rawa indahpasar tamrinPenertiban PedagangSatpol PP
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dinilai Tidak Netral, Oknum PNS Dilaporkan ke KASN

Next Post

Pedagang Pinggir Jalan KS Tubun Minta Solusi

Related Posts

Satpol PP Amankan 10 Pelajar yang Bolos dan Nongkrong di Kafe Saat Jam Sekolah
Bontang

Satpol PP Amankan 10 Pelajar yang Bolos dan Nongkrong di Kafe Saat Jam Sekolah

21 September 2026, 14:52
Sebulan Tak Berfungsi, Lift Pasar Taman Rawa Indah Dikeluhkan Pedagang
Bontang

Sebulan Tak Berfungsi, Lift Pasar Taman Rawa Indah Dikeluhkan Pedagang

20 Mei 2026, 19:19
Uji Coba Parkir Nontunai di Tiga Pasar Bontang Mulai April 2026
Bontang

Uji Coba Parkir Nontunai di Pasar Bontang Tuai Pro-Kontra, Warga Minta Tunai Tetap Ada

31 Maret 2026, 16:34
Pedagang Pasar Rawa Indah Minta Ketegasan Pemerintah Tertibkan Pedagang yang Buka  Lapak di Trotoar
Bontang

Pedagang Pasar Rawa Indah Minta Ketegasan Pemerintah Tertibkan Pedagang yang Buka Lapak di Trotoar

16 Desember 2025, 10:59
Satpol PP dan Dishub Bontang Lakukan Penertiban PKL serta Parkir Liar di Trotoar Jalan Ahmad Yani
Bontang

Satpol PP dan Dishub Bontang Lakukan Penertiban PKL serta Parkir Liar di Trotoar Jalan Ahmad Yani

14 September 2025, 11:42
Pedagang Pasar Rawa Indah Nilai Penertiban Masih Lemah, Desak Pemkot Tegas
Bontang

Pedagang Pasar Rawa Indah Nilai Penertiban Masih Lemah, Desak Pemkot Tegas

23 Agustus 2025, 14:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.