• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Senam Maumere Disukai karena Musiknya, Gerakan Memutar dan Naik Turun Jadi Ciri Khas 

by BontangPost
1 Januari 2017, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DIGEMARI 2016: Senam Maumere digemari hingga kerap dibuat perlombaan. (ist)

DIGEMARI 2016: Senam Maumere digemari hingga kerap dibuat perlombaan. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

“Putar ke kiri e, nona manis putarlah ke kiri, ke kiri, ke kiri, dan ke kiri, ke kiri manise. Sekarang kanan e, nona manis putarlah ke kanan, ke kanan, ke kanan, dan ke kanan, ke kanan, ke kanan manise.”

LUKMAN MAULANA, Bontang

Itulah sepintar lirik dari lagu Gemu Fa Mi Re yang diciptakan dan dinyanyikan Nyong Franco, seniman asal Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Namun di telinga warga Bontang, lagu ini lebih akrab dikenal dengan nama “Maumere”. Karena musiknya yang terdengar menyenangkan dan membuat badan bergoyang, lagu ini pun dijadikan lagu pengiring dalam senam aerobik yang dikenal sebagai senam Maumere.

Di Bontang, gerakan senam Maumere menjadi tren sepanjang 2016. Berbagai komunitas, instansi, dan perusahaan menjadikannya salah satu variasi senam dalam kegiatan senam mereka. Mulai dari komunitas warga hingga polisi wanita di jajaran Polres Bontang ikut menjadikannya sebagai salah satu menu dalam sajian senam mereka. Lantas, bagaimana kisah senam Maumere tiba di Bontang?

Baca Juga:  Puluhan Tahun Berdiri Swadaya, Konsisten Lestarikan Seni Daerah

Dari penelusuran Bontang Post, diketahui bila senam ini pertama kali diperkenalkan oleh Lilik alias Lily Adam, salah seorang instruktur senam Bontang. Katanya, dia pertama kali mendengar lagu Gemu Fa Mi Re dalam sebuah kegiatan pramuka yang diikuti putranya, November tahun lalu. Saat itu lagu Gemu Fa Mi Re digunakan para pelajar untuk pentas seni.

“Saat saya dengar dari kejauhan, saya langsung mendekat. Setelah saya dengar seksama, ternyata lagunya menarik, saya pikir akan mengasyikkan bila digunakan untuk senam,” kisahnya.

Lilik lantas mencari tahu tentang lagu Gemu Fa Mi Re di dunia maya dan menemukan video-video senam Maumere di YouTube. Dari situ dia mempelajari gerakan-gerakan dasar senam Maumere, yang kemudian dimodifikasi dengan gerakan-gerakan inisiatifnya. Setelah menemukan rangkaian gerakannya, Lilik lantas mempraktikkannya pertama kali dalam acara Jalan Sehat HUT ke-5 Bontang Post yang digelar 20 November 2015.

Baca Juga:  Wacanakan Undang Jokowi ke Wehea

“Saat itu saya menyelipkan senam Maumere ini dalam senam yang dilakukan sebelum jalan sehat. Tanggapan masyarakat waktu itu sangat baik, mereka menyukainya,” kata Lilik.

Dari situlah menurut Lilik, senam Maumere mulai dipraktikkan instruktur-instruktur senam yang ada di Bontang. Sehingga perlahan mulai dikenal masyarakat Bontang. Dari pengalaman Lilik selama memimpin senam ini, banyak warga yang merasa senang dan meminta durasi tambahan untuk senam Maumere. Berbagai versi gerakan senam Maumere pun berkembang di kalangan komunitas senam.

“Kalau versi saya sih tergantung siapa yang senam. Kalau misalnya yang senam usianya sudah tua, gerakannya dibikin yang gampang,” jelasnya.

Menurutnya, booming-nya senam Maumere di Bontang lebih dikarenakan musiknya yang terdengar asyik serta gerakannya yang mudah. Sehingga senam ini bisa diikuti baik tua maupun muda. Meski bisa dimodifikasi, namun ada gerakan-gerakan yang menjadi ciri khas senam ini. Yaitu gerakan memutar ke kiri dan kanan, serta gerakan tangan naik dan turun. “Intinya gerakan naik turun dan memutar itu harus ada,” tambah Lilik.

Baca Juga:  Lestarikan Permainan Tradisional, Warga Lembah Ujung Menggelar Lomba Gasing

Meski begitu sebagai sebuah tren, dia tidak memungkiri bila ketenaran senam ini bisa meredup. Dia mencontohkan senam-senam populer yang dulu sempat banyak digandrungi salah satunya Poco-Poco. “Kalau saat ini memang sedang populer. Setiap kali Car Free Day selalu saja warga yang senam meneriakkan Maumere setiap ditanya mau senam apa. Selain itu sekarang juga banyak lombanya digelar,” tandas ibu dua anak ini. (***)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: budayatari
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berharap Kompetisi di 2017

Next Post

Amankan Malam Pergantian Tahun, 400 Personel Disiagakan

Related Posts

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan
Kaltim

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan

1 Juni 2022, 13:00
Kenalkan Kearifan Lokal dengan Menampilkan Adat Dayak
Feature

Kenalkan Kearifan Lokal dengan Menampilkan Adat Dayak

10 Oktober 2018, 11:00
Semarak Erau Pelas Benua Guntung
Bontang

Semarak Erau Pelas Benua Guntung

26 September 2018, 11:55
Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan
Bontang

Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan

19 September 2018, 11:52
Komunitas Gasing Sangatta Kenalkan Permainan Tradisional pada Warga
Feature

Komunitas Gasing Sangatta Kenalkan Permainan Tradisional pada Warga

8 September 2018, 11:00
Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba
Kaltim

Berkenalan dengan Sanggar Seni Tunas Rimba

26 Agustus 2018, 11:30

Terpopuler

  • PUPR Bontang Buka-bukaan soal Anggaran Rp10,9 Miliar di HOP 1, Bukan Sekadar Mini Soccer

    PUPR Bontang Buka-bukaan soal Anggaran Rp10,9 Miliar di HOP 1, Bukan Sekadar Mini Soccer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Ruas Jalan Kewenangan Pemprov Kaltim di Bontang Tahun 2026 Hanya Ditambal Sulam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Santan Ulu Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hilang Terseret Arus, Pekerja Sawit di Santan Ulu Ditemukan Tak Bernyawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Tawarkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Kanaan ke Rusunawa Guntung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.