• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

September Terparah, 9 Titik Api Terdeteksi

by M Zulfikar Akbar
18 September 2019, 12:00
in Bontang
Reading Time: 4 mins read
0
Sebagian wilayah di Bontang tertutup oleh kabut asap akibat dari kebakaran lahan.  (Adiel Kundhara/KP)

Sebagian wilayah di Bontang tertutup oleh kabut asap akibat dari kebakaran lahan. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Taman telah teridentifikasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan). Mereka menilai sebagian besar kejadian diduga dibakar oleh petani di lahan tersebut. Saat memulai proses merintis lahan.

Kasi Penyelamatan dan Investigasi Disdamkartan Anas Taneng mengatakan, dugaan ini bersumber dari lokasi kejadian. “Sebab ada kebakaran lahan yang terjadi jauh dari jalan. Sekira 600 meter. Tidak mungkin kalau unsur ketidaksengajaan,” kata Anas.

Umumnya, pemilik lahan lalai dalam memperhatikan lingkungan sekitar. Karena bagian sisi kanan dan kiri tidak dibersihkan terlebih dahulu. Sekira dua meter dari empat sisi lahan tersebut.

Baca juga: Kabut Asap Imbas Karhutla, Kualitas Udara Bontang Diukur

“Harusnya ada sekat-sekatnya. Sehingga api tidak bisa pindah. Tetapi ini tidak dilakukan oleh petani,” ucapnya.

Selain itu, faktor alam bisa menjadi penyebab terjadinya karhutla. Terlebih saat ini di Bontang masuk musim kemarau. Tercatat pada September terjadi sembilan kasus Karhutla. Sebanyak lima kasus terjadi di Kelurahan Bontang Lestari.

Dengan total luasan lahan yang terbakar ialah sekira 21,45 hektare. Kebakaran terbesar terjadi pada 12 September. Lahan seluas seluas 7,6 hektare ludes dilalap si jago merah di Jalan Abdi Negara, RT 13, Kelurahan Bontang Lestari.

Baca Juga:  Ketahuan! Lahan Bekas Terbakar Ditanami Sawit
Rekap Kejadian Karhutla 2019
Bulan Jumlah kejadian Luas Lahan yang Terbakar
Januari 2 2,3 hektare
Februari 6 22,75 hektare
Maret 19 37,259 hektare
April 2 3,2 hektare
Mei 1 2 hektare
Juni – –
Juli 2 3,03 hektare
Agustus 1 0,31 hektare
September* 9 21,45 hektare
Total 42 92,29 hektare
Sumber : BPBD Bontang
*: data diambil hingga 17 September pukul 12.00 Wita

Dijelaskan Anas, kendala yang dihadapi oleh petugas ialah jauhnya tempat kejadian dengan lokasi pengambilan air. Bila Karhutla terjadi di Bontang Lestari.

“Karena sungai Bontang pun kondisinya surut. Tetapi kami bersyukur PDAM Tirta Taman pun masih membantu,” tutur dia.

Bila armada tidak dapat menjangkau kebakaran akibat medan terlalu jauh. Maka penanganan dilakukan secara manual.

“Sempat kami membawa personel 17 orang karena sulit dijangkau oleh armada pemadam kebakaran. Karena kalau jauh tekanan airnya tidak sampai,” jelasnya.

Anas pun mengimbau agar pembakar lahan diproses lewat jalur hukum. Sebab selama ini ia tidak pernah mendengar ada kasus yang tidak ditindaklanjuti.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Ahmad Yani membenarkan sebaran titik api selama September. Sebenarnya terdapat satu titik lagi yang ditangani oleh BPBD. Akan tetapi lokasinya masuk kawasan Kutai Timur.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Penyebab Warga Muara Badak Meninggal Usai Karhutla, Diduga Tertimpa Bangunan Walet

Titik tepatnya di Jalan Pipa Bukit Kusnodo. Belakang area wisata Alam 77. Yani berujar luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut yakni dua hektare.

“Karena lebih dekat maka kami segera inisiatif untuk memadamkam api. Supaya dampaknya tidak menyebar hingga kawasan Bontang. Kami pun telah berkoordinasi dengan BPBD Kutim saat itu,” kata Yani.

Kejadian Karhutla Selama September 2019
Waktu Kejadian Lokasi Luas Lahan Terbakar
Minggu (1/9/2019) Jl AP Mangkunegoro, RT 7, Berbas Pantai 0,1 hektare
Senin (2/9/2019) Jl Pipa Bukit Kusnodo, teluk Pandan, Kutim 2 hektare
Jl Marmer Blok 115, Bontang Lestari 1,7 hektare
Kamis (12/9/2019) Jl Abdi Negara, RT 13, Bontang Lestari 7,6 hektare
Jl Karya Bakti, RT 06, Bontang Lestari 4,39 hektare
Jl KS Tubun, RT 16, Bontang Kuala 0,01 hektare
Jumat (13/9/2019) Jl Soekarno-Hatta, Bontang Lestari 0,62 hektare
Minggu (15/9/2019) Jl Soekarno-Hatta, RT 01, Kanaan 7 hektare
Senin (16/9/2019) Jl Soekarno-Hatta, RT 01, Kanaan lokasi sama
Sumber : BPBD Bontang

Adapun cara pra penanggulangan BPBD ialah melakukan patroli. Upaya ini digelar dua kali dalam sehari. Pagi dan sore hari.

“Dengan langsung bertemu dengan pemilik kebunnya. Langsung melakukan sosialisasi di sana,” ucapnya.

Pihaknya pun tidak melarang warga untuk melakukan aktivitas bercocok tanam. Sesuai dengan Instruksi Presiden 11/2012. Tetapi yang dilarang ialah membakar lahan.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan HOP 7, Mobil Damkar Sempat Terhambat Event Car Free Night

“Termasuk kami mengidentifikasi masyarakat membakar lahan. Ini berdasarkan laporan dari masyarakat sendiri. Kami awasi terus saat patroli tersebut,” tutur dia.

Termasuk sosialisasi dengan beberapa masyarakat yang memiliki hunian khususnya di Bontang Lestari. Harapannya agar menegur bila bertemu dengan pemilik lahan yang hendak melakukan aktivitas itu.

“Karena dampaknya juga akan terkena. Meski api tidak menjalar tetapi asapnya pasti akan menyasar hunian itu,” sebutnya.

Bentuk penanggulangan lainnya ialah melakukan sosialisasi di tempat ibadah. Kegiatan ini telah berlangsung selama dua tahun belakangan.

“Kami rasa ini efektif dibandingkan mengumpulkan orang di salah satu tempat. Karena saat pendeta atau ustaz diberi imbauan. Maka saat menyampaikan lebih dahsyat,” terang dia.

Yani menilai kondisi Bontang saat ini masih aman. Belum ditetapkan sebagai daerah darurat karhutla. Tak hanya itu, kondisi kabut yang terjadi belakangan pun sumbangsih dari daerah luar Bontang.

“Ada juga yang dari kiriman Kukar dan Kutim,” tegasnya.

Kasus Karhutla tahun ini berdasarkan data BPBD meningkat dari 2018. Tahun lalu tercatat 14 kejadian dengan luas lahan yang terbakar sejumlah 29,3 hektare. (*/ak/kp)

Tags: kabut asapKarhutla
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

37 Orang Utan Terkena ISPA Akibat Kabut Asap

Next Post

Jarak Pandang Penerbangan di Bandara LNG Badak Masih Aman

Related Posts

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap
Bontang

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

30 Oktober 2026, 08:43
Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Titik Panas di Berau Sudah Tembus 700, Terbanyak di Kaltim
Nasional

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup

20 Oktober 2026, 08:39

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.