Perdana, Gelar Pawai Merdeka
SANGATTA – Sejak Kutim dimekarkan, Sangatta Selatan belum pernah menggelar acara 17-an semeriah tahun ini. Ini merupakan pagelaran perdana saat menyambut kemerdekaan RI.
Wajar saja, perlombaan yang dilaksanakan selama 18 hari itu mengundang perhatian masyarakat Sangatta Selatan. Masyarakat cukup antusias menyemarakkan. Mulai ikut berpartisipasi dalam lomba hingga hanya menjadi penonton setia.
Banyak ragam acara yang ditampilkan. Mulai dari perlombaan tradisional hingga modern. Sedikitnya terdapat 16 cabang perlombaan. Untuk lomba tradisional seperti tarik tambang dilumpur, upacara dilumpur, lomba lari karung di lumpur, panjat pinang dan lainnya. Sedangkan yang modern seperti lomba takraw, masak, mendandani wajah, voli dan kebersihan lingkungan.
Namun yang cukup menarik perhatian ialah lomba kebersihan lingkungan dan pawai merdeka. Pasalnya, lomba kebersihan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk menyadarkan masyarakat agar menjaga lingkungan.
Sedangkan lomba pawai merupakan wadah mempererat silaturahmi antar sesama. Semua elemen terlibat. Sedikitnya 33 kelompok yang mengikuti. Mulai dari pemerintahan kecamatan, desa, RT, paguyuban, serta masyarakat.
“Jadi kami sangat senang sekali bisa menggelar kegiatan ini. Karena baru pertama kali di Sangatta Selatan. Tujuan kami tak lain untuk silaturahim, mengingat perjuangan para pahlawan dan tentunya menyambut kemerdekaan ini dengan penuh riang gembira,” ujar Camat Sangatta Selatan, Hasdiyah.
Tentu saja kebahagiaan ini akan terus digalakkan dalam setiap tahunnya. Bahkan kebersamaan dengan warga akan terus dirajut pada setiap momen.
“Jadi akan kami jadikan sebuah budaya perayaan ini. Sehingga masyarakat senang juga. Kami bisa juga selalu dekat dengan masyarakat, ” kata Hasdiyah.
Sementara itu, Hamsah salah seorang peserta lomba pawai turut senang dengan acara 17-an ini. Terlebih ini merupakan acara pertama yang pernah dilakukan di Sangatta Selatan.
“Ramai sekali acaranya. Kami turut senang. Mudahan saja acara seperti ini terus digelar. Bukan hanya pada saat momen seperti ini saja, akan tetapi disetiap kesempatan,” kata Hamsah. (dy)







