• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Waspada Sapi Berpenyakit, Tak Bersertifikasi, Haram Dijual 

by BontangPost
20 Agustus 2017, 12:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
BERDATANGAN: Pedagang sapi dari dalam maupun luar daerah mulai berdatangan memperjualbelikan sapi menjelang Iduladha.(DEDY/SANGATTA POST)

BERDATANGAN: Pedagang sapi dari dalam maupun luar daerah mulai berdatangan memperjualbelikan sapi menjelang Iduladha.(DEDY/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Dinas Pertanian (Distan) Kutim meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai beredarnya sapi yang berpenyakit.

Himbauan ini dilontarkan menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha. Diketahui,  saat ini sudah marak pedagang sapi yang memadati Kutim. Tidak hanya berasal dari lokal saja, akan tetapi hingga luar daerah.

Jangan sampai warga membeli sapi yang kurang sehat. Terlebih untuk berqurban. Karena hal tersebut tidak dibenarkan. Baik dari sudut agama maupun pemerintah.

“Kami meminta kepada  masyarakat untuk  jeli dalam memilih sapi. Jangan sampai membeli sapi yang tidak sehat,” pesan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Mardi Suaibman.

Untuk mengantisipasi hal itu pula, pihaknya akan menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di lapangan.  Semua sapi akan diperiksa. Mulai dari kesehatan hingga sertifikasi. Jika dirasa sehat maka akan di berikan tanda kelaikan.

Baca Juga:  Kantor Pelayanan Juga Disidak 

“Jadi kami akan periksa dua kali. Sebelum dan sesudah qurban. Kalau sebelum melihat umur, keadaan dan sertifikasi. Sedangkan sesudahnya mengenai penyakitnya. Ini sekaligus mendata sapi yang di qurbankan,” jelasnya.

Bila  keadaan sapi tidak masuk kreteria, maka diharap tidak diperjualbelikan. Sapi diminta untuk ditarik. Karena hal itu akan membahayakan masyarakat.

“Jadi kalau tidak laik, maka kami minta untuk tidak dijual. Begitu juga bila tidak memiliki sertifikasinya. Tetapi aman saja karena sapi kami beri tanda. Yang laik ada tandanya,” katanya. (dy)

Tags: Kesehatan HewanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bupati Wacanakan Buat Sayembara Lingkungan Terbersih

Next Post

Setelah 17 Tahun, Masyarakat Sambut Meriah 17-an 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.