• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Di Sini, Golongkan KDRT Bukan Kriminal

by M Zulfikar Akbar
17 Januari 2017, 13:40
in Internasional
Reading Time: 1 min read
0
ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah rancangan undang-undang yang menggolongkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bukan tindak kriminal lolos dalam pembahasan pertama di parlemen Rusia, Duma.
Hal tersebut memicu kemarahan di kalangan para pegiat perempuan. RUU itu antara lain menggolongkan kekerasan fisik pertama yang menyebabkan cedera tidak serius hanya sebagai pelanggaran administratif dan bukan kriminalitas.

Anggota parlemen, Yelena Mizulina, yang mengusulkan RUU merngatakan orang sebaiknya tidak dipenjara dan mendapat cap sebagai kriminal karena ‘menampar’. Namun para pengkritiknya mengkhawatirkan RUU ini akan menjadi langkah mundur dalam mengatasai masalah kekerasan rumah tangga yang diperkirakan terjadi secara meluas di Rusia.

Sebanyak 368 anggota parlemen mendukung RUU yang oleh media Rusia diberi julukan ‘Undang-undang Menampar’ dan hanya satu anggota yang menentang sementara satu lagi memilih abstain. RUU ini juga meningkatkan kekhawatiran terhadap perlakuan orang tua atas anak mereka maupun antara suami dan istri.

Baca Juga:  Kecanduan Judi Online, Istri di Kukar Bakar Suami

Salah seorang yang ikut menyusun RUU, Olga Batalina, menyebutkan kekerasan yang tercakup adalah yang menyebabkan cedera yang tidak membutuhkan pengobatan di rumah sakit maupun yang tidak sampai membuat orang absen kerja karena sakit.

Berdasarkan UU maka pelanggaran pertama dalam kekerasan di atas tidak tergolong kriminal dan sanksinya terbatas pada hukuman komunitas namun jika terjadi lagi baru akan masuk kejahatan dan terancam hukuman penjara.

Namun Olga Bobrova, wartawan di Novaya Gazeta, mengecam RUU dengan mengatakan dalam banyak kasus, kekerasan tidak meninggalkan bekas namun tetap membuat korban ‘hidup seperti dalam neraka’.

Sementara Olga Yurkova -Direktur Eksekutif pusat penanganan kekerasan seksual, Sister- mengatakan selama ini saja sudah banyak kasus yang tak terungkap. “Sejumlah besar perempuan membiarkan kekerasan rumah tangga dan tidak mengungkapkan ke umum. Dekriminalisasi akan membuatnya lebih buruk.” tegasnya. (net)

Baca Juga:  Sembunyi di Plafon, Saksikan Istri dan Selingkuhan Beradegan Intim
Tags: kdrtkekerasan dalam rumah tanggarusia
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Janji Bayar Kontraktor Akhir Januari

Next Post

Gelar Demo, Tolak Pelantikan Trump

Related Posts

Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain
Kriminal

Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain

30 November 2025, 16:50
Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap
Kriminal

Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap

17 November 2025, 17:57
Suami di Sangatta Bakar Istri, Anak Ikut Jadi Korban
Kriminal

Suami di Sangatta Bakar Istri, Anak Ikut Jadi Korban

7 November 2025, 17:21
Ibu Kandung Dilaporkan Anak ke Polisi karena Dimarahi saat Main HP
Nasional

Ibu Kandung Dilaporkan Anak ke Polisi karena Dimarahi saat Main HP

2 November 2025, 20:02
Tersinggung Ditegur karena Kentut, Suami di Batulicin Aniaya Istri hingga Bonyok
Kriminal

Tersinggung Ditegur karena Kentut, Suami di Batulicin Aniaya Istri hingga Bonyok

4 Oktober 2025, 17:02
Kesal Tak Diberi “Jatah”, Suami di Samarinda Bogem Wajah Istri
Kaltim

Kesal Tak Diberi “Jatah”, Suami di Samarinda Bogem Wajah Istri

24 September 2025, 18:27

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.