• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Soal Penanganan Difteri, Wajib Cari Solusi 

by BontangPost
8 Januari 2018, 18:54
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Herlang Mappatiti(Dok)

Herlang Mappatiti(Dok)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kutim sudah dinyatakan berstatus kejadian luar biasa (KLB) Difteri sejak sepekan lalu. Kini, pemkab tengah mempersiapkan pencegahan tersebarnya wabah penyakit itu dengan vaksin Outbreak Response Imunization (ORI), meski diketahui anggaran masih terbatas karena keuangan daerah sedang defisit.

Anggota Komisi D DPRD Kutim Herlang mengatakan, pemkab harus berupaya lebih lagi untuk melindungi kesehatan masyarakat, meski keadaan keuangan negara sedang terbatas, karena pemangkasan anggaran dari pusat. “Harus bisa memikirkan jalan alternatif untuk memaksimalkan penanganan. Jangan ada kata tak ada anggaran, tidak boleh seperti itu dalam hal penanganan kesehatan masyarakat,” ucap dia, Jumat (5/1).

Bila perlu, lanjut Herlang, menggunakan uang pribadi. Sebab, dalam hal wabah penyakit seperti difteri itu, negara harus bisa hadir di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Tanjung Prancis Potensi Tingkatkan PAD 

Dia mengakui, adanya banyak pemangakasan anggaran dari pemerintah pusat membuat gerak pemkab menjadi terbatas. Bahkan, berbagai kegiatan di tahun anggaran 2017 harus ditangguhkan ke 2018. Merupakan hal yang dilematis.

Maka dari itu, ucap dia, perlu ada komunikasi lintas sektoral, dan melibatkan perusahaan-perusahaan swasta maupun badan usaha milik negara (BUMN) untuk berkontribusi dala penanganan difteri di Kutim. “Sebab, ada banyak sekali perusahaan di Kutim ini. Jumlahnya (perusahaan) sekitar 600 yang tercatat, dan mungkin 1.000 lebih jika ditambah dengan yang belum terdata,” ulas dia.

Apalagi, sambung dia, tidak sedikit perusahaan perkebunan telah menggarap usaha menggunakan hingga 20 ribu hektare (ha) lahan di Kutim. “Perlu kita adakan rapat, memanggil para perusahaan untuk terlibat. Bila bisa berkolaborasi dengan membantu anggaran, maka masalah seperti itu bakal teratasi. Jangan terpaku dengan CSR (corporate social responsibility),” tukas Herlang. (hd)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta PostWabah Difteri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Isran-Hadi, Pasangan Pertama yang Daftar ke KPU

Next Post

Ungkap Sulitnya Saat Liputan, Belajar Disiplin Lewat Deadline 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan, Polisi Ringkus 24 Tersangka Narkoba, Kasus Terbanyak di Bontang Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.