• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Soal Salah Input Bantuan Seragam Sekolah, Agus Haris; Segera Koordinasi Pusat

by Redaksi Bontang Post
22 Maret 2022, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris.

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kesalahan mengenai penginputan perencanaan anggaran bantuan seragam sekolah gratis mendapat kritik dari legislator.  Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta kepada OPD terkait untuk segera mengambil solusi. Agar satu sekolah tersebut dapat menerima bantuan sesuai dengan waktu penyaluran satuan pendidikan lainnya.

“Kekeliruan ini agar segera ambil langkahnya. Jangan sampai satu sekolah justru menerima seragam di akhir tahun,” kata Agus Haris.

Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan jika sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) dikunci, maka harus segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Untuk mengubah dari belanja pegawai ke barang/jasa.

“Saya rasa BPK dan DPRD tidak menyoalkan kalau itu dialihkan langsung. Karena ada nomenklatur sama. Apalagi ini hanya satu sekolah,” ucapnya.

Baca Juga:  Anggaran Disebut Mencukupi, Dewan Minta Perlengkapan Sekolah Gratis Dibagi ke Semua Pelajar

Bahkan bila dipandang aman untuk diajukan dalam pergeseran anggaran, maka bakal disetujui wakil rakyat. Namun legislator dari dapil Bontang Utara ini menyayangkan penyaluran seragam hanya bagi pelajar di jenjang awal.

Padahal tahun sebelumnya program ini menyasar seluruh kelas. Dari SD hingga SMA. Namun kali ini justru disasar kelas I SD dan VII SMP. “Heran saya mengapa dulu dengan total APBD sama tetapi bisa semua sekarang hanya jenjang awal,” tutur dia.

Kebijakan ini tentu membuat kecemburuan sosial. Sebab pelajar di jenjang lainnya membutuhkan bantuan itu. Mulai dari lunturnya seragam dimiliki, kerusakan, hingga perubahan tubuh pelajar.

Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Yoga Saputra mengatakan ada satu sekolah yang salah menginput.

Baca Juga:  Ketua Dewan Sebut Pemkot Tak Serius Salurkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis

Mengingat kegiatan ini dimasukkan dalam belanja pegawai. Bukan belanja barang dan jasa. Ia menjelaskan kemungkinan operator di sekolah pada akhir tahun disibukkan dengan SPT dana BOS. “Mungkin tidak diperhatikan sehingga masuk. Akhirnya satu sekolah lolos,” kata Yoga.

Sementara revisi tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Harus menunggu pembahasan APBD Perubahan. Pasalnya sistem saat ini terintergrasi dengan pemerintah pusat. Bila terjadi revisi di tengah perjalanan maka BPKAD harus berkoordinasi dengan pusat.

“Bisanya direvisi di anggaran perubahan. Beda kalau dulu skemanya masih manual. Sekarang semua sudah harus pakai SIPD,” ucapnya.

Dijelaskan dia, sistem saat ini hanya dibuka untuk kegiatan bersumber dana alokasi khusus (DAK) dan bantuan keuangan (Bankeu). Itu pun kegiatan DAK hanya bisa dimasukkan sesuai dengan hasil dari asistensi kementerian terkait. Yoga menerangkan untuk pembahasan APBD perubahan akan dipercepat. Sekira Agustus atau September.

Baca Juga:  Seragam Sekolah Gratis Mulai Dijahit, Libatkan 600 Penjahit Lokal di Bontang

Kejadian ini dapat dipetik hikmahnya. Sebab sistem perencanaan, penyusunan anggaran, sampai pertanggungjawaban harus dicermati dan diteliti baik-baik. Karena semua sudah berbasis digital. Menggunakan aplikasi yang terintegrasi dengan pemerintah pusat. “ASN pun juga harus teliti untuk membantu verifikasi,” pungkasnya. (*/ak)

Tags: Seragam Sekolahseragam sekolah gratis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Capaian 2021, Basri-Najirah Boyong 12 Penghargaan

Next Post

Indonesia Ajak Singapura Garap Food Estate dan IKN

Related Posts

838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying
Bontang

838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying

23 September 2026, 15:27
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan
Bontang

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan

1 September 2026, 19:26
Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab
Kaltim

Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab

21 Juli 2026, 08:59
Wali Murid di Kaltim Keluhkan Harga Seragam, Dugaan Monopoli Penjualan Atribut Mencuat
Kaltim

Wali Murid di Kaltim Keluhkan Harga Seragam, Dugaan Monopoli Penjualan Atribut Mencuat

20 Juli 2026, 11:00
Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan
Bontang

Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan

14 Juli 2026, 14:43
Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran
Bontang

Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran

14 Juli 2026, 11:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.