SAMARINDA – Sempat berkeinginan menjadi calon gubernur (cagub), Andi Sofyan Hasdam justru menyatakan diri hanya siap menjadi pendamping ketua DPD I Golkar Kaltim, Rita Widyasari. Rita sendiri sudah diusung dalam Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) Golkar se-Kaltim di Berau beberapa waktu lalu.
Perubahan keinginan itu, menurut Hasdam, didasari karena dirinya adalah kader yang taat akan keputusan partai. Sehingga, tak mungkin dirinya maju sendiri sebagai cagub. Hal itu dianggapnya menolak keputusan partai secara kelembagaan nantinya.
“Awalnya memang saya berkeinginan (jadi cagub), dan saya pikir itu hal yang wajar. Tapi kan sekarang berbeda, partai sudah memutuskan Ibu Rita yang menjadi cagub dari Golkar. Ya saya harus taat akan hal itu. Nah sekarang saya siap bersaing dengan kandidat lainnya, untuk berebut menjadi cawagub-nya,” kata Hasdam, Jumat (17/3).
Menurut mantan Wali Kota Bontang dua periode ini, kandidat cawagub Rita terbuka untuk umum. Artinya, tak menutup kemungkinan dari kader internal Golkar sendiri juga terpilih. Selain itu lagi, dirinya masuk dalam tiga prasyarat, yakni laki-laki, usia lebih tua, dan memiliki pengalaman birokrasi.
“Kalau tiga syarat itu jelas masuk lah, tapi kan mekanisme nanti yang memutuskannya. Paling tidak kredit poinnya, kader internal Golkar. Itu saja. Sisanya diserahkan kepada Ibu Rita untuk memilih pendampingnya siapa. Sekali lagi, kalau ditanyakannya ke saya, ya saya sampai kapanpun akan siap,” ujarnya.
Untuk lebih memantapkan komitmennya dalam mendukung Rita, kendati dirinya akhirnya nanti tidak terpilih, dirinya pun siap tetap mendukung dan memenangkan Rita.
“Apalagi saya ini adalah Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Bappilu DPP Golkar. Itu dukungan sudah harus saya lakukan. Golkar harus menang dalam pilkada. Itu (kemenangan pilkada, Red.) sudah harga mati yang harus saya laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai pengurus DPP Golkar,” ujarnya dengan tegas.
Untuk diketahui, Hasdam memang sempat secara masif menyosialisasikan dirinya siap maju menjadi cagub Kaltim 2018. Sejumlah spanduk, baliho, dan di berbagai kesempatan, Hasdam menyatakan diri siap sebagai cagub tersebut.
“Ya biasa saja itu, kan dulu belum ada keputusan rapimdasus yang mendukung Ibu Rita sebagai cagub tunggal. Nah sekarang sudah ada, ya saya batal jadi cagub, beralih ke cawagub-nya saja. Itupun hanya upaya, bahwa tidak terpilih sebagai cawagub, ya tetap mendukung Rita dan pendampingnya untuk memenangkan Pilgub Kaltim 2018 tahun depan,” tandasnya. (hai/kpg/gun)







