• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

SPMB 2026: Jalur Afirmasi SMK Sediakan Kuota Minimal 15 Persen untuk Siswa Kurang Mampu

by Redaksi Bontang Post
20 Juni 2026, 12:36
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Para siswa melakukan regristasi saat pra pendaftaran SPMB SMK di Aula SMA 1 Bontang. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Para siswa melakukan regristasi saat pra pendaftaran SPMB SMK di Aula SMA 1 Bontang. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun ajaran 2026/2027 kembali menjadi salah satu jalur yang memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas untuk memperoleh akses pendidikan yang setara.

Pemerintah menetapkan kuota jalur afirmasi untuk SMK paling sedikit 15 persen dari total daya tampung setiap satuan pendidikan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bontang, Suyanik, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas. Tujuannya agar akses pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kuota Domisili Prioritas SMK di Bontang Hanya 10 Persen, Cek Wilayah yang Masuk Jalur Ini

Ia menjelaskan, calon murid yang mendaftar melalui jalur afirmasi wajib memiliki bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu yang diterbitkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Data tersebut harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, dokumen yang digunakan tidak dapat berupa kartu kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Dokumen yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jadi tidak semua jenis kartu bantuan dapat dijadikan dasar untuk mendaftar melalui jalur afirmasi,” katanya.

Selain itu, peserta jalur afirmasi diwajibkan memilih sekolah yang lokasinya paling dekat dengan domisili sebagaimana tercantum dalam Kartu Keluarga (KK).

Baca Juga:  SPMB Kaltim Diperpanjang hingga 26 Juni, Siswa Bontang Diminta Manfaatkan Tambahan Waktu

Khusus untuk jenjang SMK, calon murid diberikan keleluasaan memilih hingga 10 kompetensi keahlian dalam satu wilayah penerimaan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang peserta diterima sesuai minat dan bakatnya.

Suyanik menambahkan, setiap pendaftar jalur afirmasi juga wajib melampirkan surat pernyataan dari orang tua atau wali yang menyatakan kesediaan diproses sesuai hukum apabila terbukti memalsukan dokumen persyaratan.

“Pemerintah sangat serius menjaga integritas pelaksanaan SPMB. Jika ditemukan dugaan pemalsuan dokumen, sekolah bersama cabang dinas pendidikan akan melakukan verifikasi lapangan dan menindaklanjutinya sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan SPMB SMK, jalur afirmasi menjadi salah satu dari lima jalur penerimaan yang tersedia, yakni domisili prioritas, afirmasi, prestasi, mutasi, dan reguler. Apabila kuota jalur afirmasi tidak terpenuhi, sisa kuota akan dialihkan ke jalur reguler.

Baca Juga:  SPMB SD di Bontang Dibuka Hari Ini, Jalur Domisili dan Afirmasi Mulai Seleksi

Pendaftaran tahap pertama SPMB SMA dan SMK dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Sementara itu, hari ini menjadi batas akhir proses pra-pendaftaran sebelum data calon peserta didik diverifikasi oleh operator sekolah. (ak)

Tags: SPMB bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Baru Keluar Lapas, Dua Residivis Narkoba Kembali Edarkan Sabu di Bontang

Next Post

Vonis Kasus DBON Kaltim, Zairin Zain Dihukum 4 Tahun dan Agus Hari Kesuma 2,5 Tahun

Related Posts

SPMB Offline SMKN 2 Bontang Isi 86 Kursi, Sekolah Tunggu Kepastian Daftar Ulang
Bontang

SPMB Offline SMKN 2 Bontang Isi 86 Kursi, Sekolah Tunggu Kepastian Daftar Ulang

9 Juli 2026, 16:02
SPMB Usai, 86 Bangku di SMKN 2 Bontang Masih Lowong, Ini Penyebabnya
Bontang

SPMB Usai, 86 Bangku di SMKN 2 Bontang Masih Lowong, Ini Penyebabnya

6 Juli 2026, 10:00
Masih Ada Kesempatan! Siswa yang Tersisih dari SMA Bontang Bisa Daftar ke SMK, Ini Syaratnya
Bontang

Masih Ada Kesempatan! Siswa yang Tersisih dari SMA Bontang Bisa Daftar ke SMK, Ini Syaratnya

2 Juli 2026, 14:30
Kuota Domisili SMA Negeri di Bontang Hampir Penuh, Hari Ketiga SPMB Diprediksi Jadi Penentu
Bontang

Kuota Domisili SMA Negeri di Bontang Hampir Penuh, Hari Ketiga SPMB Diprediksi Jadi Penentu

1 Juli 2026, 13:07
SPMB Tahap Pertama Tuai Sorotan, Wali Murid Bontang Keluhkan Sistem hingga Transparansi
Bontang

SPMB Tahap Pertama Tuai Sorotan, Wali Murid Bontang Keluhkan Sistem hingga Transparansi

29 Juni 2026, 10:55
Pendaftar Jalur Prestasi Membludak, SMA 1 dan SMA 2 Bontang Kelebihan Kuota
Bontang

Pendaftar Jalur Prestasi Membludak, SMA 1 dan SMA 2 Bontang Kelebihan Kuota

26 Juni 2026, 10:13

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.