• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Status Tak Jelas, Buruh PT Win Tuntut Hak 

by BontangPost
19 April 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TUNTUT HAK: Pengunjuk rasa membawa berbagai atribut saat menggelar aksi di beberapa titik, Rabu (18/4) kemarin. (LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

TUNTUT HAK: Pengunjuk rasa membawa berbagai atribut saat menggelar aksi di beberapa titik, Rabu (18/4) kemarin. (LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sejumlah buruh PT Wira Inova Nusantara (WIN) yang tergabung di dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (18/4) kemarin. Puluhan peserta aksi itu dipimpin langsung Ketua Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN), Protus.

“Teman-teman buruh tergabung di perusahaan PT. Wira Inova Nusantara, Desa Susuk Dalam, Kecamatan Sandaran. Dengan jumlah puluhan buruh,” ungkapya saat ditemui usai menggelar aksi di halaman Kantor Bupati Kutim.

Menurut Protus, agenda tuntutan buruh digelar di kantor Disnakertrans kemudian dilanjut ke kantor Bupati, dan berakhir di kantor DPRD Kutim. Menurutnya, ia dan rekan-rekan buruh menyampaikan 21 tuntutan, sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Beberapa tuntutan mereka antara lain, keterbukaan mengenai hubungan kerja karyawan. Kemudian, status karyawan yang bekerja di atas tiga bulan bahkan lima tahunan tidak diangkat PWKT dan PWKTT. Lalu sistem upah kelebihan jam kerja tidak dihitung lembur dan premi juga tidak jelas bahkan dihilangkan.

Baca Juga:  Kutim Belajar Pengelolaan Kawasan Karst ke Malaysia 
Saat berorasi di halaman Kantor Bupati, mereka ditemui Wabup Kasmidi Bulang.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Mereka juga menuntut soal kepesertaan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan para buruh. Pasalnya, mereka tidak terdaftar di dalam sistem jaminan sosial meski gaji mereka dipotong untuk premi setiap bulan. Para buruh juga meminta jaminan kecelakaan kerja dan kesehatan serta santunan kematian.

Selain itu, karyawan mengaku kesulitan saat meminta slip gaji kepada perusahaan.

Dia mengatakan, setiap buruh berhak mendapatkan hak kehormatan dan hak perlindungan. Baginya semua tuntutan tersebut masih dalam batas wajar.

“Kami tidak memiliki wadah bermediasi, jadi kami lakukan demo. Kami butuh surat perjanjian kerja. Jangan hanya memakai tenaga saja, tetapi jika terjadi sesuatu tidak bertanggung jawab. Bahkan 10 tahun bekerja dan kena PHK pun tidak mendapat pesangon sama sekali,” terangnya.

Baca Juga:  Sampah Berserakan di Sangsel 

Wakil Bupati, Kasmidi Bulang mengatakan buruh memiliki hak dalam perusahaan. Makanya pemerintah akan melakukan kajian terlebih dahulu, kemudian mengajak pimpinan perusahaan untuk mediasi pekan depan.

“Rencananya kami akan mediasi Senin depan, mungkin saat coffe morning ataupun setelahnya. Kami meminta pimpinan langsung yang datang. Setidaknya yang mampu mengambil keputusan. Nanti dilihat apakah mereka benar melakukan kesalahan atau tidak. Jika memang terbukti besalah, pasti ada sanksi. Bisa dari teguran atau sanksi berat,” papar Kasmidi.

Di tempat berbeda, Wakil Ketua I DPRD Kutim, Yulianus Palangiran mengatakan pihaknya sangat terbuka dengan hal seperti ini. Baginya segala kebutuhan masyarakat merupakan keutamaan.

“Kami terbuka dengan aduan seperti ini. Selasa depan, tanggal 24 April 2018 nanti kami undang pimpinan perusahaan untuk membahas semua hal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terkait Pajak Warung Makan, Bapenda Minta Taat Aturan 

Aksi demo buruh kali ini tampak mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Jumlah personil kepolisian yang diturunkan pada aksi ini lebih banyak dibanding peserta demo. Mereka hadir mengamankan kawasan kantor Disnakertrans sebelum massa tiba di kantor bupati dan DPRD. Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan.

“Kami lakukan pengawalan sejak mereka berangkat. Prosesnya estafet dari tiap polsek. Personelpun kami turunkan sebanyak 100 orang. Hingga saat ini, aksi terbilang aman dan tertib,” tutupnya. (*/la)

Tags: Hak BuruhSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Parkir di RSUD Kini Berbayar 

Next Post

Kodim 0908/BTG Gelar Latihan Posko 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.