• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sudah Sepekan, Harga Telur Merangkak Naik 

by BontangPost
11 Juli 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
HARGA NAIK: Pedagang merasa pasar pengunjung.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

HARGA NAIK: Pedagang merasa pasar pengunjung.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kenaikan harga telur ayam di sejumlah pasar di Sangatta menimbulkan keresahan bagi masyarakat se-Kutai Timur (Kutim), baik penjual maupun pembeli.

Dari sisi penjual, mereka cemas daya beli masyarakat akan menurun jika harga tak kunjung stabil. Sedangkan dari konsumen sendiri akan merasa rugi dengan harga yang terus melambung.

Salah seorang penjual di Pasar Sangatta Selatan, Yulia mengaku khawatir jika harga terus naik, pembeli akan membatasi konsumsi telur ayam yang berdampak pada penurunan penjualannya. Maka ia akan mengalami kerugian karena stok tidak laku yang membusuk.

Dirinya mengatakan tidak mengetahui pasti alasan kenaikan harga telur. Dia memperkirakan kenaikan dikarenakan faktor kelangkaan atau masih suasana pascalebaran.

Baca Juga:  “Tak Ada Atlet Bayaran!” 

“Kalau pembeli sedikit, barang saya tidak laku. Itu berarti keuntungan saya menipis. Jangan sampai barang busuk semua, malah bisa-bisa saya rugi besar,” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/7).

Ditemui di tempat berbeda, Ani, pedagang warung makan di kawasan Sangatta Selatan, mengeluhkan naiknya harga telur yang terpaut tinggi. Menurutnya harga tersebut dianggap tidak wajar. Pasalnya, harga awal hanya Rp 52 ribu sekarang bisa mencapai Rp 60 ribu.

“Naiknya jauh sekali, kalau hanya Rp 1.000-Rp 2.000 tidak apa-apa. Ini malah bisa sampai Rp 8.000,” keluhnya.

Menurutnya lebih baik membeli daging ayam. Karena harga tidak semahal telur. Dia berharap pemerintah bisa lebih memerhatikan harga bahan pokok agar tidak naik terus-menerus.

Baca Juga:  Batik Khas Kutim Ikuti Ajang Bergengsi Nasional

“Saya ini jualan masakan, bumbu saja sudah masuk hitungan, kalau telur naik juga, ya jualan saya tidak ada untungnya, hanya capek saja. Lebih baik saya beli ayam atau hanya tahu dan tempe,” tandasnya. (*/la)

Tags: Harga TelurSangatta Post
Share10TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WASPADA!!! Alquran Palsu Beredar Di Kutim 

Next Post

Pilrek Unmul Diwarnai Ricuh 

Related Posts

Harga Telur Makin Mahal, Tembus Rp 70 Ribu Per Piring
Bontang

Harga Telur Makin Mahal, Tembus Rp 70 Ribu Per Piring

3 April 2023, 14:16
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.